Infeksi Ulang Omicron 5 Kali Lebih Tinggi daripada Delta, Gejalanya Tidak Lebih Ringan

Kompas.com - 20/12/2021, 06:31 WIB

LONDON, KOMPAS.com – Risiko infeksi ulang dari varian Omicron lima kali lebih tinggi dan gejalanya tidak lebih ringan daripada Delta.

Temuan tersebut merupakan hasil penelitian dari Imperial College London sebagaimana dilansir Reuters, Jumat (17/12/2021).

“Kami tidak menemukan bukti (risiko kasus rawat inap) Omicron memiliki tingkat keparahan yang berbeda dari Delta,” kata penelitian tersebut.

Baca juga: Inggris Laporkan 82.886 Kasus Covid-19 Baru, 12.133 Varian Omicron

Kendati demikian, para peneliti menggarisbawahi bahwa data pasien rawat inap dari varian Omicron masih sangat terbatas.

Penelitian tersebut juga mempertimbangkan berbagai faktor seperti status vaksinasi, usia, jenis kelamin, etnik, status tanpa gejala, wilayah, dan tanggal spesimen.

“Ini menyiratkan bahwa perlindungan terhadap infeksi ulang oleh Omicron dari infeksi Covid-19 di masa lalu mungkin hanya sekitar 19 persen,” sambung penelitian itu.

Baca juga: Kasus Omicron di Malaysia Berlipat Ganda, Bertambah 11 Orang

Di sisi lain, studi yang dilakukan oleh para peneliti dari Imperial College London tersebut masih harus menjalani peer-reviewed sebagaimana dilansir Reuters.

Jauh sebelumnya, SARS-CoV-2 Immunity & Reinfection Evaluation (SIREN) dari Inggris merilis hasil studi bahwa infeksi Covid-19 pertama menawarkan perlindungan 85 persen selama enam bulan berikutnya.

Kini, Imperial College London memberikan pandangan baru mengenai potensi infeksi ulang dari varian Omicron.

Baca juga: Varian Omicron Inggris Bertambah Tiga Kali Lipat Setiap Hari, Kematian Naik Jadi 7 Kasus

Data yang dianalisis oleh Imperial College London didasarkan pada 333.000 kasus Covid-19.

Di antara kasus tersebut terdapat 122.062 kasus varian Delta dan 1.846 kasus Omicron melalui pengurutan genom.

Temuan baru tersebut dapat mempercepat aturan pembatasan yang lebih ketat di sejumlah negara Eropa dalam upaya untuk membendung penyebaran varian Omicron.

Baca juga: Omicron Makin Meluas, Belanda Umumkan Lockdown Nasional sebelum Natal

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ukraina Bombardir Pangkalan Rusia dengan Meriam Howitzer Kiriman NATO

Ukraina Bombardir Pangkalan Rusia dengan Meriam Howitzer Kiriman NATO

Global
Tersangka Penembakan SD di Texas Tembak Neneknya Dulu Sebelum Lancarkan Aksinya

Tersangka Penembakan SD di Texas Tembak Neneknya Dulu Sebelum Lancarkan Aksinya

Global
Inilah Sosok Diplomat Rusia yang Pilih Mundur karena Malu atas Invasi di Ukraina

Inilah Sosok Diplomat Rusia yang Pilih Mundur karena Malu atas Invasi di Ukraina

Global
Rencanakan Pembunuhan George W. Bush, Pria Irak Ditangkap FBI di AS

Rencanakan Pembunuhan George W. Bush, Pria Irak Ditangkap FBI di AS

Global
Tanggapan Biden atas Insiden Penembakan Sekolah Dasar di Texas

Tanggapan Biden atas Insiden Penembakan Sekolah Dasar di Texas

Global
Ukraina Kumpulkan Mayat-mayat Tentara Rusia yang Bergelimpangan, Ini yang Akan Dilakukan

Ukraina Kumpulkan Mayat-mayat Tentara Rusia yang Bergelimpangan, Ini yang Akan Dilakukan

Global
UPDATE Penembakan Sekolah Dasar di Texas, Jumlah Siswa yang Tewas Jadi 18 Anak

UPDATE Penembakan Sekolah Dasar di Texas, Jumlah Siswa yang Tewas Jadi 18 Anak

Global
Korea Selatan: Korea Utara Tembakkan 3 Rudal Balistik ke Arah Laut Jepang

Korea Selatan: Korea Utara Tembakkan 3 Rudal Balistik ke Arah Laut Jepang

Global
Cacar Monyet Menyebar ke Austria, Ceko, dan Slovenia

Cacar Monyet Menyebar ke Austria, Ceko, dan Slovenia

Global
Di Mana Persoalannya, Nuklir Iran atau Nuklir Israel?

Di Mana Persoalannya, Nuklir Iran atau Nuklir Israel?

Global
Penembakan di Sekolah Dasar Texas, 14 Siswa dan 1 Guru Tewas Jadi Korban

Penembakan di Sekolah Dasar Texas, 14 Siswa dan 1 Guru Tewas Jadi Korban

Global
Rangkuman Hari Ke-90 Serangan Rusia ke Ukraina, Putin Incar Konflik Panjang, Batas Usia Militer Rusia Diubah

Rangkuman Hari Ke-90 Serangan Rusia ke Ukraina, Putin Incar Konflik Panjang, Batas Usia Militer Rusia Diubah

Global
[POPULER GLOBAL] Zelensky Hanya Ingin Bertemu Putin | Ragam Kegagalan Rusia dalam Perang Ukraina

[POPULER GLOBAL] Zelensky Hanya Ingin Bertemu Putin | Ragam Kegagalan Rusia dalam Perang Ukraina

Global
Pendudukan Rusia di Melitopol Mendapat Perlawanan Sengit dari Penduduk Kota

Pendudukan Rusia di Melitopol Mendapat Perlawanan Sengit dari Penduduk Kota

Global
Mengapa Kasus Cacar Monyet Tiba-tiba Muncul di Seluruh Dunia, Mungkinkah Ada Mutasi Virus?

Mengapa Kasus Cacar Monyet Tiba-tiba Muncul di Seluruh Dunia, Mungkinkah Ada Mutasi Virus?

Global
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.