2.500 Warga Myanmar Mengungsi ke Thailand Saat Terjadi Bentrok yang Melibatkan Militer

Kompas.com - 18/12/2021, 08:07 WIB

THAILAND, KOMPAS.com - Sedikitnya 2.500 orang dari Myanmar, termasuk ratusan anak-anak telah melarikan diri ke Thialand setelah terjadi bentrokan yang melibatkan militer Myanmar dan pemberontak etnis minoritas di Myanmar.

Ribuan orang tersebut dilaporkan telah mengungsi ke seberang perbatasan di Thailand.

Wakil Gubernur Provinsi Tak Barat, Somchai Kitcharoenrungroj, mengatakan orang-orang
yang mengungsi telah membanjiri kota Mae Sot di Thailand setelah terjadi pertempuran dalam beberapa hari terakhir antara Persatuan Nasional Karen (KNU) dan militer Myanmar.

Baca juga: Junta Myanmar Kurangi Hukuman Penjara Aung San Suu Kyi Menjadi 2 Tahun

Myanmar diketahui telah jatuh ke dalam banyak kekacauan ketika militer menggulingkan pemerintah sipil yang dipimpin oleh peraih Nobel Aung San Suu Kyi pada 1 Februari 2021 lalu.

Hal itu memicu protes di kota-kota dan bentrokan sporadis di pedesaan antara milisi anti-junta dan militer.

Ada juga pertempuran intensif antara militer dan pemberontak etnis minoritas di daerah perbatasan, seperti KNU, pasukan pemberontak tertua di Myanmar .

Somchai menyebutkan jumlah pengungsi yang berada di sisi perbatasan Thailand mencapai 2.503 orang.

Ye Min, seorang pejabat di Komite Aliansi Bantuan (Aid Alliance Committee) bagi kelompok migran Myanmar di Thailand, mengatakan bahwa di antara para pengungsi itu, 545 adalah anak-anak.

"Kami memberikan bantuan makanan. Kami bekerja sama dengan pihak berwenang Thailand," kata Ye Min sebagaimana dikutip dari Reuters, Sabtu (18/12/2021).

Baca juga: Aung San Suu Kyi Dipenjara 4 Tahun, PBB: Persidangan Palsu, Bermotif Politik

Dia menyebut sebagian besar pengungsi berasal dari Lay Kay Kaw dan desa-desa lain.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Video Pilihan

Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Putin Berencana Buka Penerbangan Moskwa-Bali, Tingkatkan Denyut Pariwisata

Putin Berencana Buka Penerbangan Moskwa-Bali, Tingkatkan Denyut Pariwisata

Global
Ukraina Mulai Pasok Listrik ke Eropa, Akan Ambil Pasar Energi yang Ditinggalkan Rusia?

Ukraina Mulai Pasok Listrik ke Eropa, Akan Ambil Pasar Energi yang Ditinggalkan Rusia?

Global
Rusia tentang G20: Tak Mungkin Pecahkan Masalah Ekonomi Global Tanpa Kehadiran Kami

Rusia tentang G20: Tak Mungkin Pecahkan Masalah Ekonomi Global Tanpa Kehadiran Kami

Global
Putin: Rusia Dukung Upaya Indonesia Persiapkan KTT G20

Putin: Rusia Dukung Upaya Indonesia Persiapkan KTT G20

Global
Putin Puas Bertemu Jokowi: Pembicaraan yang Bermakna

Putin Puas Bertemu Jokowi: Pembicaraan yang Bermakna

Global
Ini Wujud Tembok Perbatasan Baru Polandia dengan Belarus, Membentang hingga 186 Kilometer

Ini Wujud Tembok Perbatasan Baru Polandia dengan Belarus, Membentang hingga 186 Kilometer

Global
Keluh Kesah Putin kepada Jokowi

Keluh Kesah Putin kepada Jokowi

Global
Setelah Temui Putin, Jokowi Langsung Bertolak ke Abu Dhabi

Setelah Temui Putin, Jokowi Langsung Bertolak ke Abu Dhabi

Global
Usai Bertemu Jokowi, Putin Nyatakan Siap Penuhi Permintaan Pupuk Negara Sahabat, Termasuk Indonesia

Usai Bertemu Jokowi, Putin Nyatakan Siap Penuhi Permintaan Pupuk Negara Sahabat, Termasuk Indonesia

Global
Jokowi Bertemu Putin di Kremlin, Tegaskan Sejumlah Hal Penting

Jokowi Bertemu Putin di Kremlin, Tegaskan Sejumlah Hal Penting

Global
Rangkuman Hari Ke-127 Serangan Rusia ke Ukraina, Jokowi Bertemu Putin di Kremlin, 10 Rudal Hantam Perumahan di Mykolaiv

Rangkuman Hari Ke-127 Serangan Rusia ke Ukraina, Jokowi Bertemu Putin di Kremlin, 10 Rudal Hantam Perumahan di Mykolaiv

Global
[POPULER GLOBAL] Reaksi Media Rusia atas Kunjungan Jokowi ke Ukraina | Rusia Tingkatkan Serangan setelah Jokowi Berkunjung

[POPULER GLOBAL] Reaksi Media Rusia atas Kunjungan Jokowi ke Ukraina | Rusia Tingkatkan Serangan setelah Jokowi Berkunjung

Global
Upaya Jokowi Selamatkan Eksistensi KTT G20 di Bali

Upaya Jokowi Selamatkan Eksistensi KTT G20 di Bali

Global
Sri Lanka Bangkrut, IMF Minta 2 Hal Ini untuk Keluar dari Krisis

Sri Lanka Bangkrut, IMF Minta 2 Hal Ini untuk Keluar dari Krisis

Global
Rusia Mundur dari Pulau Ular agar Ukraina Bisa Ekspor Produk Pertanian

Rusia Mundur dari Pulau Ular agar Ukraina Bisa Ekspor Produk Pertanian

Global
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.