Kompas.com - 15/12/2021, 21:05 WIB
Presiden Rusia Vladimir Putin saat berbincang dengan Francesco Rocca Presiden Federasi Internasional Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah, dalam video call di Moskwa, Rusia, Minggu (5/12/2021). SPUTNIK KREMLIN/MIKHAIL METZEL via APPresiden Rusia Vladimir Putin saat berbincang dengan Francesco Rocca Presiden Federasi Internasional Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah, dalam video call di Moskwa, Rusia, Minggu (5/12/2021).

MOSKOW, KOMPAS.com - Presiden Rusia Vladimir Putin dilaporkan telah melakukan panggilan telepon dengan Presiden China Xi Jinping pada Rabu (15/12/2021).

Dalam perbincangannya, Putin dikabarkan memuji "model" hubungan Rusia dengan China.

Putin juga menegaskan kepada Xi akan menghadiri Olimpiade Beijing 2022.

Baca juga: Presiden Perancis: Boikot Diplomatik Olimpiade Beijing Hanya Simbolis

Panggilan video ini berarti dilakukan beberapa hari setelah para menteri luar negeri G7 membahas rencana invasi Moskow terhadap Ukraina dan tindakan keras Beijing di Hong Kong dan Xinjiang.

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden sebelumnya juga pernah memperingatkan Putin dalam panggilan video pekan lalu agar tidak menginvasi Ukraina.

"Pada bulan Februari (2021) kami akhirnya dapat bertemu langsung di Beijing," kata Putin dalam siaran televisi nasional seperti dilansir Kantor Berita AFP, Rabu.

Setelah mengatakan akan menghadiri Olimpiade Beijing, Putin disebut menyebut Xi sebagai "sahabatnya".

AS, Inggris, Kanada, dan Australia diketahui telah mengumumkan bahwa mereka tidak akan mengirimkan perwakilan politik ke Olimpiade sebagai bentuk proses atas kesewenangan China terhadap Uyghur dan sebagian besar minoritas Muslim lainnya di Xinjiang.

Sementara, Beijing dan Moskow mengecam aksi boikot diplomati, dan Putin pada Rabu mengatakan dirinya dan Xi menentang setiap upaya untuk mempolitisasi olahraga dan gerakan Olimpiade.

Baca juga: Perancis Pilih Tak Ikut Boikot Diplomatik Olimpiade Beijing 2022

Ini merupakan sebuah kritik yang berulang kali dilontarkan Rusia ke Barat.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Taliban: Presenter TV Perempuan Afghanistan Wajib Kenakan Penutup Wajah

Taliban: Presenter TV Perempuan Afghanistan Wajib Kenakan Penutup Wajah

Global
Ramos-Horta Kembali Jadi Presiden Timor Leste, Janji Perkuat Hubungan dengan China

Ramos-Horta Kembali Jadi Presiden Timor Leste, Janji Perkuat Hubungan dengan China

Global
Di Singapura Dijual Brownies Seharga Rp 637 Ribu, Apa Istimewanya?

Di Singapura Dijual Brownies Seharga Rp 637 Ribu, Apa Istimewanya?

Global
Polisi AS Tembak Bocah 13 Tahun Tak Bersenjata, Diduga Bajak Mobil

Polisi AS Tembak Bocah 13 Tahun Tak Bersenjata, Diduga Bajak Mobil

Global
UAS Ditolak Masuk Singapura, Ini Hikmahnya bagi Penceramah dan Pemerintah Indonesia

UAS Ditolak Masuk Singapura, Ini Hikmahnya bagi Penceramah dan Pemerintah Indonesia

Global
Finlandia dan Swedia Daftar NATO, AS Nyatakan Dukungan Penuh

Finlandia dan Swedia Daftar NATO, AS Nyatakan Dukungan Penuh

Global
Setelah Tertunda, Senat AS Akhirnya Setujui Paket Bantuan Baru Rp586 Triliun untuk Ukraina

Setelah Tertunda, Senat AS Akhirnya Setujui Paket Bantuan Baru Rp586 Triliun untuk Ukraina

Global
China Berencana Beli Minyak Murah dari Rusia untuk Cadangan Strategis

China Berencana Beli Minyak Murah dari Rusia untuk Cadangan Strategis

Global
Kali Pertama Sejak Invasi di Ukraina, Petinggi Militer AS-Rusia Berdialog

Kali Pertama Sejak Invasi di Ukraina, Petinggi Militer AS-Rusia Berdialog

Global
Karena PR, Siswa di Malaysia Ini Dihukum Putari Lapangan 30 Kali Pakai Masker, Berujung Dibawa ke ICU

Karena PR, Siswa di Malaysia Ini Dihukum Putari Lapangan 30 Kali Pakai Masker, Berujung Dibawa ke ICU

Global
Merokok Sambil Mencaci Maki: Gaya Kim Jong Un saat Pimpin Rapat Covid-19

Merokok Sambil Mencaci Maki: Gaya Kim Jong Un saat Pimpin Rapat Covid-19

Global
McDonald's Akan Jual Bisnisnya di Rusia ke Operator Lokal, Ganti Nama Jadi MakDak?

McDonald's Akan Jual Bisnisnya di Rusia ke Operator Lokal, Ganti Nama Jadi MakDak?

Global
Waspada Wabah Cacar Monyet, Sudah Menyebar hingga Spanyol dan AS

Waspada Wabah Cacar Monyet, Sudah Menyebar hingga Spanyol dan AS

Global
Biden Fokus Jalani Agenda Kunjungan ke Korsel di Tengah Ancaman Nuklir

Biden Fokus Jalani Agenda Kunjungan ke Korsel di Tengah Ancaman Nuklir

Global
Tentara Rusia yang Dihukum Mati: Saya Minta Maaf Membunuh Warga Sipil

Tentara Rusia yang Dihukum Mati: Saya Minta Maaf Membunuh Warga Sipil

Global
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.