Israel Berlakukan Larangan Bepergian ke Inggris dan Denmark Terkait Varian Omicron

Kompas.com - 14/12/2021, 15:04 WIB
Tidak dianjurkan untuk pakai sandal jepit saat naik pesawat terbang. Salah satu alasan utamanya adalah faktor keamanan. FREEPIK/FABRIKASIMFTidak dianjurkan untuk pakai sandal jepit saat naik pesawat terbang. Salah satu alasan utamanya adalah faktor keamanan.

JERUSALEM, KOMPAS.com - Israel menambahkan Inggris dan Denmark ke daftar "merah" negara-negara yang dilarang dikunjungi oleh Israel, dengan alasan kekhawatiran atas penyebaran virus corona Varian Omicron.

Pembatasan perjalanan untuk Inggris dan Denmark akan mulai berlaku pada Rabu (15/12/2021), menurut Sharon Alroy-Preis, Direktur Kesehatan Masyarakat Israel, melansir Reuters pada Senin (13/12/2021).

Baca juga: Inggris Laporkan Pasien Covid-19 Pertama Meninggal karena Varian Omicron

Dia juga mengumumkan bahwa Belgia akan dimasukkan dalam larangan itu, tetapi Kementerian Kesehatan Israel kemudian mengatakan telah menilai kembali tingkat infeksi di sana. Mereka lalu memutuskan tidak memasukkan negara itu dari daftar "merah" saat ini.

Israel melarang masuknya orang asing untuk mencoba membendung tingkat infeksi Covid-19. Perintah isolasi diri tiga hingga tujuh hari juga diberlakukan untuk orang Israel yang kembali dari luar negeri.

Pada konferensi pers Alroy-Preis mengutip "penyebaran signifikan varian Omicron" di luar negeri dalam memberlakukan pembatasan baru.

Sekitar 50 negara, terutama di Afrika, telah dinyatakan "merah" oleh Israel sejak ditemukannya varian yang sangat menular.

Pejabat kesehatan mengatakan ada 55 kasus infeksi Omicron yang dikonfirmasi di Israel.

Sementara pemerintah Naftali Bennett berusaha untuk mempercepat program vaksinasi, sambil juga mempertimbangkan penegakan mandat masker yang lebih ketat.

Baca juga: Menkes Inggris: Penyebaran Varian Omicron Sangat Fenomenal

Sejak dunia mengetahui Omicron pada akhir November, pembatasan perjalanan terus mengalami perubahan dari menit ke menit.

Dengan informasi medis baru yang masuk, para pelancong menghadapi situasi yang rumit untuk liburan.

Setiap minggu, banyak lokasi perjalanan negara masuk atau keluar dari daftar risiko perjalanan yang berbeda di setiap negara.

Perancis, tujuan wisata utama dunia pra-pandemi, pindah ke kategori berisiko tertinggi pada Senin (13/12/2021), masuk di antara tujuh tujuan yang bergabung dengan risiko "sangat tinggi" minggu ini di Amerika Serikat menurut laporan CNN.

Baca juga: PM Inggris: 2 Dosis Vaksin Covid-19 Tak Cukup Bendung Gelombang Varian Omicron

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.