Kompas.com - 08/12/2021, 08:38 WIB
Runtuhnya Uni Soviet: Presiden Rusia, Boris N. Yeltsin (tengah) berdiri di atas kendaraan lapis baja yang diparkir di depan Gedung Putih di Moskow, dengan para pendukung memegang bendera Federasi Rusia, 19 Agustus 1991. britannica.comRuntuhnya Uni Soviet: Presiden Rusia, Boris N. Yeltsin (tengah) berdiri di atas kendaraan lapis baja yang diparkir di depan Gedung Putih di Moskow, dengan para pendukung memegang bendera Federasi Rusia, 19 Agustus 1991.

KOMPAS.com - 8 Desember 1991. Yang merah menyala akhirnya padam. Uni Soviet dinyatakan runtuh dan tidak eksis lagi pasca-puluhan tahun berdiri.

Ekonomi yang buruk ditambah pendekatan lepas tangan Mikhail Gorbachev terhadap satelit Soviet, menginspirasi gerakan kemerdekaan di republik-republik di pinggiran Soviet.

Satu per satu, negara-negara Baltik (Estonia, Lituania dan Latvia) mendeklarasikan kemerdekaan dari Moskow.

Baca juga: Bentuk Pemerintah Rusia, Institusi Demokrasi Pasca-Soviet

Dilansir History, sebelumnya pada 18 Agustus 1991, anggota partai Komunis di militer dan pemerintah menempatkan Gorbachev di bawah tahanan rumah.

Alasan resmi yang diberikan untuk pemenjaraannya adalah "ketidakmampuannya karena alasan kesehatan" untuk memimpin sebagai presiden. Para pemimpin kudeta juga mengumumkan keadaan darurat.

Militer bergerak ke Moskow, tetapi tank mereka bertemu dengan rantai manusia dan warga yang membangun barikade untuk melindungi Parlemen Rusia.

Boris Yelstin, yang saat itu menjabat sebagai ketua parlemen, berdiri di atas salah satu tank itu untuk mengumpulkan massa di sekitarnya. Kudeta gagal setelah tiga hari.

Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah: 7 November 1931, Mao Zedong Deklarasikan Republik China Soviet

Pada tanggal 8 Desember, Gorbachev yang baru bebas melakukan perjalanan ke Minsk, di mana ia bertemu dengan para pemimpin Republik Belarus dan Ukraina.

Di sana ia menandatangani perjanjian yang berisi pemisahan kedua negara dari Uni Soviet.

“Uni Soviet sebagai subjek realitas internasional dan geopolitik tidak ada lagi,” tulis perjanjian itu.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber History
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bagaimana Kondisi Covid-19 di Tonga? Negara Kecil di Pasifik yang Baru Diterjang Tsunami

Bagaimana Kondisi Covid-19 di Tonga? Negara Kecil di Pasifik yang Baru Diterjang Tsunami

Global
Muslim di Sri Lanka Dihantui Diskriminasi dan Kekerasan, Dijadikan Musuh Baru Pasca-perang

Muslim di Sri Lanka Dihantui Diskriminasi dan Kekerasan, Dijadikan Musuh Baru Pasca-perang

Global
COVAX Kirim 1 Miliar Vaksin Covid-19, Tapi Kesenjangan Masih Tinggi

COVAX Kirim 1 Miliar Vaksin Covid-19, Tapi Kesenjangan Masih Tinggi

Global
Jelang Olimpiade Beijing, Kasus Covid-19 China Melonjak Tertinggi sejak Maret 2020

Jelang Olimpiade Beijing, Kasus Covid-19 China Melonjak Tertinggi sejak Maret 2020

Global
Kunjungi Timur Tengah, Presiden Korea Selatan Banggakan Pengaruh K-pop

Kunjungi Timur Tengah, Presiden Korea Selatan Banggakan Pengaruh K-pop

Global
Korea Utara Luncurkan Rudal Lagi, Uji Coba yang Keempat dalam Sebulan

Korea Utara Luncurkan Rudal Lagi, Uji Coba yang Keempat dalam Sebulan

Global
Inggris, Wales, dan Irlandia Utara Catatkan 70.924 Kasus Covid-19 dalam 24 Jam

Inggris, Wales, dan Irlandia Utara Catatkan 70.924 Kasus Covid-19 dalam 24 Jam

Global
Korea Utara Akhirnya Buka Perbatasan Darat, Kereta Kargo Pertama Menyeberang ke China

Korea Utara Akhirnya Buka Perbatasan Darat, Kereta Kargo Pertama Menyeberang ke China

Global
Dampak Tsunami Tonga sampai Jepang, Amerika, hingga Peru

Dampak Tsunami Tonga sampai Jepang, Amerika, hingga Peru

Global
Novak Djokovic Mendarat di Dubai Usai Dideportasi Australia

Novak Djokovic Mendarat di Dubai Usai Dideportasi Australia

Global
Orang-orang Superkaya Makin Bergelimang Harta Selama Pandemi

Orang-orang Superkaya Makin Bergelimang Harta Selama Pandemi

Global
Kabar Duka, Mantan Presiden Mali Meninggal Dunia

Kabar Duka, Mantan Presiden Mali Meninggal Dunia

Global
FBI Ungkap Identitas Penyandera di Sinagoge: Malik Faisal Akram dari Inggris

FBI Ungkap Identitas Penyandera di Sinagoge: Malik Faisal Akram dari Inggris

Global
Serangan Siber Besar-besaran Ukraina Hanyalah Tirai dari Tindakan yang Lebih Destruktif

Serangan Siber Besar-besaran Ukraina Hanyalah Tirai dari Tindakan yang Lebih Destruktif

Global
Gadis 5 Tahun Tewas Ditabrak Pemain Ski Berkecepatan Tinggi

Gadis 5 Tahun Tewas Ditabrak Pemain Ski Berkecepatan Tinggi

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.