Aung San Suu Kyi Dipenjara 4 Tahun, PBB: Persidangan Palsu, Bermotif Politik

Kompas.com - 06/12/2021, 20:00 WIB
Demonstran Myanmar memegang poster dengan gambar pemimpin Myanmar yang digulingkan Aung San Suu Kyi ketika mereka mengadakan pawai protes anti-kudeta di Mandalay, Myanmar Senin (15/2/2021). APDemonstran Myanmar memegang poster dengan gambar pemimpin Myanmar yang digulingkan Aung San Suu Kyi ketika mereka mengadakan pawai protes anti-kudeta di Mandalay, Myanmar Senin (15/2/2021).

JENEWA, KOMPAS.com - Kepala HAM PBB, Michelle Bachelet, pada Senin (6/12/2021) mengecam junta Myanmar atas putusannya menghukum Aung San Suu Kyi empat tahun penjara, dan menuntut pembebasannya.

"Hukuman Penasihat Negara setelah persidangan palsu dalam proses rahasia di depan pengadilan yang dikendalikan militer, tidak lain adalah bermotif politik," kata Michelle Bachelet dikutip dari AFP.

"Ini bukan hanya tentang penolakan sewenang-wenang atas kebebasannya - ini menutup pintu lain untuk dialog politik."

Baca juga: Resmi, Aung San Suu Kyi Dipenjara 4 Tahun oleh Junta Myanmar

Suu Kyi (76) ditahan sejak para jenderal melancarkan kudeta Myanmar dan menggulingkan pemerintahannya pada 1 Februari, mengakhiri periode singkat demokrasi di negara tersebut.

Sejak saat itu Suu Kyi dikenai serangkaian tuduhan, termasuk melanggar undang-undang rahasia resmi, korupsi dan kecurangan pemilu, serta terancam hukuman penjara puluhan tahun jika terbukti bersalah atas semua tuduhan.

Pada 6 Desember 2021 Suu Kyi dijatuhi hukuman dua tahun penjara karena hasutan melawan militer, dan dua tahun lagi karena melanggar undang-undang bencana alam yang berkaitan dengan Covid-19.

Mantan presiden Myanmar, Win Myint, juga dijatuhi hukuman empat tahun atas tuduhan sama.

Bulan lalu, Than Naing mantan menteri perencanaan negara bagian Kayin, dan Nan Khin Htwe Myint mantan kepala menteri negara bagian Kayin, dijatuhi hukuman 90 dan 75 tahun penjara atas tuduhan korupsi, kata Bachelet.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.