Menlu Jepang Dorong Peningkatan Kerja Sama dengan Indonesia, Ini yang Dibahas

Kompas.com - 05/12/2021, 18:03 WIB
Yoshimasa Hayashi Rodrigo Reyes MarinYoshimasa Hayashi

JAKARTA, KOMPAS.com – Menteri Luar Negeri Jepang Yoshimasa Hayashi mendorong peningkatan kerja sama antara Jepang dengan Indonesia dalam berbagai bidang.

Pada Jumat (3/12/2021), Hayashi mengadakan pertemuan tingkat Menteri Luar Negeri dengan Menteri Luar Negeri Republik Indonesia (RI), Retno Marsudi melalui sambungan telepon.

Pada awal pembicaraan, Menlu Jepang Hayashi mengatakan bahwa dirinya ingin membangun hubungan yang erat dengan Menlu Retno Marsudi.

Baca juga: Khawatirkan Omicron, PM Jepang Kemungkinan Batal Kunjungi AS

Dia kemudian menyampaikan keinginan untuk mendorong kerja sama dengan Indonesia, termasuk kerja sama di kawasan sekitar Laut Sulu, Sulawesi dan sebagainya untuk mewujudkan kawasan Indo-Pacific yang bebas dan terbuka serta ASEAN Outlook on Indo-Pacific.

Selain itu, Menlu Hayashi juga menyampaikan bahwa Jepang ingin bekerja sama di bidang pengembangan infrastruktur, pembinaan SDM, keamanan maritim, serta penanggulangan Covid-19.

Menanggapi hal itu, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang terjalin bersama Jepang selama ini dan mengungkapkan keinginan untuk mempererat kerja sama demi penguatan hubungan kedua negara.

Bertukar pendapat mengenai situasi kawasan

Kedua Menlu juga bertukar pendapat mengenai situasi kawasan.

Menteri Luar Negeri Hayashi menyampaikan bahwa Jepang menentang keras upaya yang dilakukan untuk mengubah status-quo secara sepihak di Laut China Timur dan Laut China Selatan dan kedua Menlu memastikan pentingnya supremasi hukum termasuk Konvensi PBB tentang Hukum Laut (UNCLOS).

Baca juga: Apa Itu Nine Dash Line yang Sering Dipakai China untuk Klaim Natuna?

Selain itu, kedua Menlu juga bertukar pendapat mengenai situasi Korea Utara (Korut) dan Menteri Hayashi memohon pengertian dan kerja sama dari Indonesia atas masalah penculikan warga Jepang oleh Korut.

Dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com dari Kedutaan Besar Jepang di Indonesia, Minggu (5/12/2021), disampaikan bhawa kedua Menlu juga sempat bertukar pendapat mengenai situasi Myanmar.

Menteri Luar Negeri Jepang Hayashi menjelaskan pentingnya kunjungan Utusan Khusus ASEAN ke Myanmar dalam waktu dekat dan menyampaikan bahwa Jepang terus mendukung secara penuh upaya ASEAN.

Menanggapi hal ini, Menteri Luar Negeri Retno menerangkan mengenai perkembangan terkini dan upaya ASEAN ke depan sehingga kedua Menlu menyepakati kerja sama ke depan untuk mengatasi situasi tersebut.

Mengingat Indonesia akan menjadi ketua G20 pada 2022 dan ketua ASEAN pada 2023 yang juga bertepatan dengan tahun peringatan ke-50 hubungan persahabatan antara Jepang dan ASEAN, maka kedua Menlu memastikan akan bekerja secara erat ke depan dalam menangani permasalahan kawasan dan masyarakat internasional.

Baca juga: Kronologi Konflik di Laut Natuna, China Tuntut Indonesia Setop Pengeboran Migas, Klaim sebagai Wilayahnya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Warga UEA Kali Pertama Kerja Hari Jumat: Rasanya Aneh, Panjang, dan Sulit

Cerita Warga UEA Kali Pertama Kerja Hari Jumat: Rasanya Aneh, Panjang, dan Sulit

Global
Lagi, Dokter AS Sukses Cangkok Ginjal Babi ke Manusia

Lagi, Dokter AS Sukses Cangkok Ginjal Babi ke Manusia

Global
Jam Kiamat Tak Bergerak 3 Tahun, Bumi Tetap 100 Detik Menuju Kehancuran

Jam Kiamat Tak Bergerak 3 Tahun, Bumi Tetap 100 Detik Menuju Kehancuran

Global
Rekaman Rahasia Ungkap Kepanikan Diktator Tunisia Sebelum Ditumbangkan Arab Spring

Rekaman Rahasia Ungkap Kepanikan Diktator Tunisia Sebelum Ditumbangkan Arab Spring

Global
FOTO: Tumpahan Minyak Mengerikan yang Mencemari Puluhan Pantai di Peru

FOTO: Tumpahan Minyak Mengerikan yang Mencemari Puluhan Pantai di Peru

Global
Peru Tetapkan Status Darurat Lingkungan Atas Tumpahan Minyak Akibat Erupsi di Tonga

Peru Tetapkan Status Darurat Lingkungan Atas Tumpahan Minyak Akibat Erupsi di Tonga

Global
Bertubi-tubi Diterpa Skandal Pesta Miras, PM Inggris Boris Johnson di Ujung Tanduk

Bertubi-tubi Diterpa Skandal Pesta Miras, PM Inggris Boris Johnson di Ujung Tanduk

Global
Omicron Mengganas, Kasus Harian Covid-19 Singapura Kembali Tembus Angka Seribuan

Omicron Mengganas, Kasus Harian Covid-19 Singapura Kembali Tembus Angka Seribuan

Global
Terjebak di Rumah Saat Lockdown, Muda-mudi China Ini Jatuh Cinta lalu Bertunangan

Terjebak di Rumah Saat Lockdown, Muda-mudi China Ini Jatuh Cinta lalu Bertunangan

Global
Ukraina Sebut Agresi Rusia Nyata, Berharap Utamakan Diplomasi Damai

Ukraina Sebut Agresi Rusia Nyata, Berharap Utamakan Diplomasi Damai

Global
Jelang Pilpres Italia 24 Januari, Bisakah Silvio Berlusconi Jadi Presiden?

Jelang Pilpres Italia 24 Januari, Bisakah Silvio Berlusconi Jadi Presiden?

Global
ISIS Serang Barak Pasukan Irak, 11 Tentara Tewas

ISIS Serang Barak Pasukan Irak, 11 Tentara Tewas

Global
Pria Palestina Selundupkan Spermanya ke Luar Penjara Israel, Punya 4 Anak

Pria Palestina Selundupkan Spermanya ke Luar Penjara Israel, Punya 4 Anak

Global
Ketegangan di Ukraina Sangat Panas, AS-Rusia Gelar Rapat Darurat

Ketegangan di Ukraina Sangat Panas, AS-Rusia Gelar Rapat Darurat

Global
AS Dinilai Bergerak Terlalu Lambat dalam Mendorong Perdamaian Palestina-Israel

AS Dinilai Bergerak Terlalu Lambat dalam Mendorong Perdamaian Palestina-Israel

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.