Menggembirakan, Pertumbuhan Energi Terbarukan Global Cetak Rekor Baru

Kompas.com - 05/12/2021, 13:10 WIB
Ilustrasi Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) offshore. PLTB adalah adalah salah satu sumber energi terbarukan. ShutterstockIlustrasi Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) offshore. PLTB adalah adalah salah satu sumber energi terbarukan.

KOMPAS.com – Pengembangan energi terbarukan global mencetak rekor baru lagi pada 2021 menurul laporan International Energy agency (IEA).

Sepanjang tahun ini, ada penambahan sekitar 290 gigawatt kapasitas pembangkit energi terbaruka di seluruh dunia, sebagian besar dalam bentuk turbin angin dan panel surya.

Angka tersebut mengalahkan rekor sebelumnya yang juga terjadi peningkatan pesat pada penambahan kapasitas terpasang energi terbarukan sebesar 260 gigawatt.

Baca juga: Transisi Energi di Eropa Terhambat Minimnya Bahan Baku

Jika tren ini terus berlanjut, pembangkit listrik dari energi terbarukan akan mengalahkan gabungan dari bahan bakar fosil dan energi nuklir pada 2026 sebagaimana dilansir The Guardian, Rabu (1/12/2021).

Tingginya pertumbuhan energi terbarukan tersebut tak lepas dari diterapkannya kebijakan pro-iklim dan energi terbarukan di banyak negara di seluruh dunia.

Setelah KTT iklim COP26 di Glasgow, skotlandia, banyak negara juga memasang target yang lebih ambisius untuk mengurangi emisi gas rumah kaca.

Kendati demikian, pertumbuhan energi terbarukan saat ini dinilai baru setengah dari target yang harus dicapai untuk mencapai emisi nol karbon pada pertengahan abad ini.

Baca juga: Kelebihan dan Kekurangan Energi Tak Terbarukan

Direktur Eksekutif IEA Fatih Birol mengatakan, rekor pertumbuhan energi terbarukan tahun ini adalah tanda lain bahwa ekonomi energi global yang baru sedang muncul.

“Tingginya harga komoditas dan energi yang kita lihat saat ini menimbulkan tantangan baru bagi industri terbarukan. Tetapi, kenaikan harga bahan bakar fosil juga membuat energi terbarukan semakin kompetitif,” ujar Birol.

Menurut proyeksi IEA, energi terbarukan akan menyumbang sekitar 95 persen dari peningkatan kapasitas pembangkit listrik global hingga akhir 2026.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

India Pamerkan Kekuatan Militer dalam Parade Hari Republik

India Pamerkan Kekuatan Militer dalam Parade Hari Republik

Global
30 Tahun Bertikai Soal Permata Curian, Arab Saudi dan Thailand Akhirnya Rujuk

30 Tahun Bertikai Soal Permata Curian, Arab Saudi dan Thailand Akhirnya Rujuk

Global
Ketika Warga Afghanistan Jual Anak dan Ginjal karena Putus Asa dalam Kelaparan…

Ketika Warga Afghanistan Jual Anak dan Ginjal karena Putus Asa dalam Kelaparan…

Global
Roket Elon Musk SpaceX Akan Tabrak Bulan setelah 7 Tahun Jadi Sampah Luar Angkasa

Roket Elon Musk SpaceX Akan Tabrak Bulan setelah 7 Tahun Jadi Sampah Luar Angkasa

Global
POPULER GLOBAL: Kisah Liu Xuezhou Ditolak Orang Tuanya Dua Kali | Tanggapan Singapura Soal FIR Kepri

POPULER GLOBAL: Kisah Liu Xuezhou Ditolak Orang Tuanya Dua Kali | Tanggapan Singapura Soal FIR Kepri

Global
Pengisi Suara Charlie Brown, Peter Robbins, Meninggal karena Bunuh Diri

Pengisi Suara Charlie Brown, Peter Robbins, Meninggal karena Bunuh Diri

Global
Sejarah Pemakaian Tisu Toilet, Mengapa di Beberapa Negara Lebih Dipilih Dibanding Air?

Sejarah Pemakaian Tisu Toilet, Mengapa di Beberapa Negara Lebih Dipilih Dibanding Air?

Global
Ada Angsa Duduk di Rel, Belasan Perjalanan Kereta London Sempat Tertunda

Ada Angsa Duduk di Rel, Belasan Perjalanan Kereta London Sempat Tertunda

Global
Mengenang Dua Tahun Kepergian Kobe Bryant

Mengenang Dua Tahun Kepergian Kobe Bryant

Global
Kisah CEO Tunanetra: Dulu Diremehkan Orang, Kini Perusahaannya Bernilai Nyaris Rp 1 Triliun

Kisah CEO Tunanetra: Dulu Diremehkan Orang, Kini Perusahaannya Bernilai Nyaris Rp 1 Triliun

Global
Viral, Video Detik-detik Longsor di Selangor, Memakan Badan Jalan hingga “Menelan” Sejumlah Mobil

Viral, Video Detik-detik Longsor di Selangor, Memakan Badan Jalan hingga “Menelan” Sejumlah Mobil

Global
Israel Selidiki Dugaan Korupsi Pembelian Kapal Selam dari Jerman

Israel Selidiki Dugaan Korupsi Pembelian Kapal Selam dari Jerman

Global
Kenapa Rusia-Ukraina Perang dan Apa yang Diincar Putin?

Kenapa Rusia-Ukraina Perang dan Apa yang Diincar Putin?

Internasional
Ukraina Teriak, Minta Komunitas Internasional Cegah Rusia Lancarkan Invasi

Ukraina Teriak, Minta Komunitas Internasional Cegah Rusia Lancarkan Invasi

Global
Finlandia Siagakan Militernya Setelah Ketegangan soal Ukraina Meningkat

Finlandia Siagakan Militernya Setelah Ketegangan soal Ukraina Meningkat

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.