Orangtua Remaja Pelaku Penembakan SMA Oxford AS Merasa Tidak Bersalah

Kompas.com - 05/12/2021, 09:00 WIB
James Crumbley (kiri) dan Jennifer Crumbley (kanan) di video call saat menghadiri persidangan anak mereka, Ethan Crumbley (15), yang menjadi pelaku penembakan di SMA Oxford, negara bagian Michigan, Amerika Serikat, Rabu (1/12/2021). Pada Jumat (3/12/2021) James dan Jennifer didakwa dengan pembunuhan tidak disengaja. AP PHOTOJames Crumbley (kiri) dan Jennifer Crumbley (kanan) di video call saat menghadiri persidangan anak mereka, Ethan Crumbley (15), yang menjadi pelaku penembakan di SMA Oxford, negara bagian Michigan, Amerika Serikat, Rabu (1/12/2021). Pada Jumat (3/12/2021) James dan Jennifer didakwa dengan pembunuhan tidak disengaja.

OXFORD TOWNSHIP, KOMPAS.com - Kedua orangtua dari Ethan Crumbley (15), remaja pelaku penembakan di sekolah Amerika Serikat (AS) merasa tidak bersalah atas pembunuhan tidak disengaja yang dituduhkan kepada mereka.

Pengakuan tak bersalah itu dikemukakan James dan Jennifer Crumbley, ayah dan ibu dari Ethan Crumbley ketika mengikuti persidangan secara online melalui Zoom pada Sabtu (4/12/2021).

Saat itu seorang hakim Michigan menetapkan tebusan jutaan dollar AS untuk pembebasan mereka.

Baca juga: Detik-detik Penembakan SMA Oxford di AS, Pelaku Berangkat Sekolah dengan Niat Membunuh Teman Sekelas

Dilansir dari AFP, Minggu (5/12/2021), James dan Jennifer Crumbley ditangkap pada Jumat (3/12/2021) malam, setelah polisi melacak mereka di sebuah bangunan industri di Detroit.

Bangunan itu berada 40 mil (65 kilometer) dari lokasi penembakan di Oxford.

Pasangan itu sempat dianggap buron setelah dilaporkan menarik uang tunai 4.000 dolar AS dan mematikan telepon.

Namun, pengacara keluarga Crumbley mengatakan kepada pengadilan bahwa kliennya benar-benar akan menyerahkan diri.

Sementara itu, Sheriff Michael Bouchard dari Oakland County (tempat penembakan terjadi),  kepada wartawan dalam konferensi pers pada Sabtu, mengatakan bahwa James dan Jennifer Crumbley tampaknya mendapat bantuan dari seseorang untuk bersembunyi.

Dia menyatakan seseorang yang membantu mereka mungkin juga akan menghadapi tuntutan hukum.

"Mereka tidak terlihat seperti akan menyerah diri pada saat itu. Kami yakin mereka dibantu di lokasi itu, untuk sampai ke sana, untuk bisa masuk," kata Bouchard.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terbang lewat Jambi, Pilot Ini Pecahkan Rekor Keliling Dunia Sendirian Naik Pesawat

Terbang lewat Jambi, Pilot Ini Pecahkan Rekor Keliling Dunia Sendirian Naik Pesawat

Global
Curiga Pacar Selingkuh, Perempuan Ini Bakar Apartemen Tewaskan 46 Orang, lalu Dihukum Mati

Curiga Pacar Selingkuh, Perempuan Ini Bakar Apartemen Tewaskan 46 Orang, lalu Dihukum Mati

Global
Cuti untuk Bulan Madu Ditolak, Pria Ini 'Resign' lalu Dapat Gaji Lebih Tinggi di Kantor Pesaing

Cuti untuk Bulan Madu Ditolak, Pria Ini "Resign" lalu Dapat Gaji Lebih Tinggi di Kantor Pesaing

Global
Inggris Akan Potong Pengumuman di Pengeras Suara Kereta agar Lebih Tenang

Inggris Akan Potong Pengumuman di Pengeras Suara Kereta agar Lebih Tenang

Global
Pesawat Perang Dunia II yang Hilang Misterius pada 1945 Ditemukan di Pedalaman Himalaya

Pesawat Perang Dunia II yang Hilang Misterius pada 1945 Ditemukan di Pedalaman Himalaya

Global
Kasus dan Kematian Covid-19 Afrika Menurun, Kali Pertama di Gelombang Keempat

Kasus dan Kematian Covid-19 Afrika Menurun, Kali Pertama di Gelombang Keempat

Global
ISIS dan Pasukan Kurdi Bertempur Hebat di Suriah, 73 Orang Tewas di Kedua Kubu

ISIS dan Pasukan Kurdi Bertempur Hebat di Suriah, 73 Orang Tewas di Kedua Kubu

Global
Prediksi Serangan Rusia ke Ukraina, dari Siber hingga Invasi Besar

Prediksi Serangan Rusia ke Ukraina, dari Siber hingga Invasi Besar

Global
Kondisi Mahathir Stabil Usai Dirawat di RS Spesialis Jantung

Kondisi Mahathir Stabil Usai Dirawat di RS Spesialis Jantung

Global
Indonesia Akan Kebagian Pil Covid Merck Versi Murah Khusus untuk 105 Negara

Indonesia Akan Kebagian Pil Covid Merck Versi Murah Khusus untuk 105 Negara

Global
Pakai Harimau Asli untuk Iklan, Gucci Digeruduk Pelanggan dan Aktivis Lingkungan

Pakai Harimau Asli untuk Iklan, Gucci Digeruduk Pelanggan dan Aktivis Lingkungan

Global
Melamar Kerja ke 60 Perusahaan, Wanita Ini Malah Salah Kirim CV Berupa Data Menstruasi

Melamar Kerja ke 60 Perusahaan, Wanita Ini Malah Salah Kirim CV Berupa Data Menstruasi

Global
Sosok Tukang Ghosting Ini Viral di New York, Kencani Banyak Wanita Lalu Menghilang

Sosok Tukang Ghosting Ini Viral di New York, Kencani Banyak Wanita Lalu Menghilang

Global
Enggan Suplai Senjata untuk Lawan Rusia, Jerman Akan Kirim RS Lapangan ke Ukraina

Enggan Suplai Senjata untuk Lawan Rusia, Jerman Akan Kirim RS Lapangan ke Ukraina

Global
Akhir Kasus Kematian Gabby Petito dan Kata-kata Terakhir Brian Laundrie Sebelum Membunuhnya

Akhir Kasus Kematian Gabby Petito dan Kata-kata Terakhir Brian Laundrie Sebelum Membunuhnya

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.