Australia Mulai Vaksinasi Covid-19 Anak 5-11 Tahun pada Awal 2022

Kompas.com - 05/12/2021, 06:30 WIB
Sekjen Depkes Australia Prof Dr Brendan Murphy (kiri) bersama Menkes Greg Hunt dan PM Scott Morrison hari Senin (25/1/2021) menyatakan meski vaksinasi segera dilaksanakan namun protokol kesehatan tetap akan diberlakukan. ABC NEWS/IAN CUTMORE via ABC INDONESIASekjen Depkes Australia Prof Dr Brendan Murphy (kiri) bersama Menkes Greg Hunt dan PM Scott Morrison hari Senin (25/1/2021) menyatakan meski vaksinasi segera dilaksanakan namun protokol kesehatan tetap akan diberlakukan.

AUSTRALIA, KOMPAS.com - Pemerintah Australia pada Minggu (5/12/2021) memberi kepastian akan memberikan vaksin Covid-19 untuk anak-anak berusia 5-11 tahun.

Untuk jadwal pelaksanaanya, diperkirakan mulai awal 2022.

Menteri Kesehatan Australia, Greg Hunt, mengatakan regulator medis telah memberikan persetujuan sementara untuk vaksin Pfizer-BioNTech yang akan diberikan kepada anak-anak  untuk pertama kalinya.

Baca juga: WHO: Varian Omicron Telah Menyebar di 38 Negara, Tapi Tidak Ada Kematian Karenanya

Ini mengikuti keputusan serupa di Uni Eropa, Amerika Serikat (AS), Israel, dan Kanada.

Hunt mengatakan vaksinasi 2,3 juta anak dalam kelompok usia di bawah 12 tahun tersebut rencananya akan dimulai pada 10 Januari 2022 dengan persetujuan dari badan penasihat imunisasi Asutralia.

"Direkomendasikan untuk anak-anak di seluruh Australia," katanya tentang vaksin tersebut seperti dilansir dari AFP, Minggu.

Hunt menjelaskan vaksinasi Covid-19 kepada anak-anak usia 5-11 tahun ini tidak lain memiliki tujuan untuk menjauhkan mereka dari infeksi virus corona.

"Ini tentang menjaga anak-anak kita tetap aman, menjaga keluarga kita tetap aman, menjaga semua warga Australia tetap aman," jelas dia.

The Therapeutic Goods Administration atau Otoritas Pengatur Administrasi Barang Terapi Australia mengatakan anak-anak berusia 5-11 tahun akan menerima dosis vaksin yang lebih kecil daripada orang berusia 12 tahun ke atas.

Kepala Otoritas Pengatur Administrasi Barang Terapi Australia, John Skerritt, yakin akan efikasi dan keamanan formulasi vaksin Pfizer-BioNTech untuk anak-anak. Terlebih lagi, vaksin ini telah diuji secara klinis.

Baca juga: Australia Tunda Kedatangan Pelajar dari Indonesia, tapi Ada yang Bisa Datang

Halaman:
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketika El Chapo Pakai Viagra dan Pesan Makanan Mewah hingga Wanita Sampai ke Penjara

Ketika El Chapo Pakai Viagra dan Pesan Makanan Mewah hingga Wanita Sampai ke Penjara

Global
Latar Belakang Kudeta Militer Burkina Faso dan Penahanan Presiden Roch Kabore

Latar Belakang Kudeta Militer Burkina Faso dan Penahanan Presiden Roch Kabore

Global
Kisah Liu Xuezhou, Remaja China Dijual Orang Tua saat Bayi, Ditolak Setelah Bertemu Lagi hingga Bunuh Diri

Kisah Liu Xuezhou, Remaja China Dijual Orang Tua saat Bayi, Ditolak Setelah Bertemu Lagi hingga Bunuh Diri

Global
Omicron Melonjak, Kasus Harian Covid-19 Korea Selatan Capai 8.000 untuk Kali Pertama

Omicron Melonjak, Kasus Harian Covid-19 Korea Selatan Capai 8.000 untuk Kali Pertama

Global
AS Siapkan 8.500 Pasukan dalam Siaga Tinggi, Klaim Rusia Tak Niat Kurangi Eskalasi

AS Siapkan 8.500 Pasukan dalam Siaga Tinggi, Klaim Rusia Tak Niat Kurangi Eskalasi

Global
Media Asing Soroti Bentrokan di Sorong, Sebut Perkelahian Sudah Sering Terjadi di Sana

Media Asing Soroti Bentrokan di Sorong, Sebut Perkelahian Sudah Sering Terjadi di Sana

Global
Uji Coba Senjata Korea Utara Berlanjut, Dua Rudal Jelajah Dilaporkan Telah Ditembakkan

Uji Coba Senjata Korea Utara Berlanjut, Dua Rudal Jelajah Dilaporkan Telah Ditembakkan

Global
Lusinan Pejabat China Terbukti Tutupi Parahnya Bencana Banjir Zhengzhou yang Mematikan

Lusinan Pejabat China Terbukti Tutupi Parahnya Bencana Banjir Zhengzhou yang Mematikan

Global
Donor Ginjal untuk Pacar, Wanita Ini Dicampakkan Setelah Operasi Transplantasi Sukses

Donor Ginjal untuk Pacar, Wanita Ini Dicampakkan Setelah Operasi Transplantasi Sukses

Global
Buru-buru Evakuasi Warganya karena Khawatir Invasi Rusia ke Ukraina, AS Dinilai Berlebihan

Buru-buru Evakuasi Warganya karena Khawatir Invasi Rusia ke Ukraina, AS Dinilai Berlebihan

Global
Bug dalam OpenSea Memungkinkan Peretas Beli NFT dengan Harga Murah

Bug dalam OpenSea Memungkinkan Peretas Beli NFT dengan Harga Murah

Global
Investor Ini Bagikan Tips Aman Kejar Cuan untuk Pendatang Baru NFT

Investor Ini Bagikan Tips Aman Kejar Cuan untuk Pendatang Baru NFT

Global
23 Orang di Kapal Militer Australia Pembawa Bantuan ke Tonga Terdeteksi Positif Covid-19

23 Orang di Kapal Militer Australia Pembawa Bantuan ke Tonga Terdeteksi Positif Covid-19

Global
Kisah Penemuan Cullinan, Berlian Terbesar di Dunia dari Tambang Afrika

Kisah Penemuan Cullinan, Berlian Terbesar di Dunia dari Tambang Afrika

Global
Riwayat Gelap Charles Manson: Dari Kultus Helter Skelter hingga Pembunuhan Sharon Tate

Riwayat Gelap Charles Manson: Dari Kultus Helter Skelter hingga Pembunuhan Sharon Tate

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.