Kompas.com - 02/12/2021, 07:24 WIB
Ethan Crumbley (15), tersangka penembakan di SMA Oxford, Michigan, Amerika Serikat, didakwa sebagai orang dewasa yang melakukan pembunuhan dan terorisme, akibat melakukan penembakan yang menewaskan empat murid pada Selasa (30/11/2021). Foto ini dirilis Kantor Sheriff Oakland County pada Rabu (1/12/2021). OAKLAND COUNTY SHERIFF'S OFFICE via APEthan Crumbley (15), tersangka penembakan di SMA Oxford, Michigan, Amerika Serikat, didakwa sebagai orang dewasa yang melakukan pembunuhan dan terorisme, akibat melakukan penembakan yang menewaskan empat murid pada Selasa (30/11/2021). Foto ini dirilis Kantor Sheriff Oakland County pada Rabu (1/12/2021).

OXFORD TOWNSHIP, KOMPAS.com - Kabar terbaru dari insiden penembakan di sekolah Amerika Serikat (AS), korban tewas sebanyak empat siswa hingga Rabu (1/12/2021).

Korban tewas terbaru adalah siswa berusia 17 tahun yang meninggal karena luka-lukanya, menurut polisi setempat yang dikutip AFP.

Kantor Sheriff Oakland County mengatakan, nama siswa tersebut adalah Justin Shilling, murid di Oxford High School, kota pedesaan Oxford, negara bagian Michigan.

Baca juga: Lagi, Terjadi Penembakan Sekolah AS, Pelaku Siswa Berusia 15 Tahun

Polisi pada Selasa (1/12/2021) mengatakan, Ethan Crumbley seorang siswa laki-laki berusia 15 tahun melepaskan tembakan dengan pistol semi-otomatis di sekolah menengah tersebut.

Ia menembakkan setidaknya 30 peluru yang sekarang telah menyebabkan empat siswa tewas, dan enam siswa serta satu guru terluka.

Belum penjelasan lengkap tentang serangan yang membuat 1.800 siswa di sekolah panik itu, menurut polisi.

Penembak menggunakan pistol Sig Sauer 9 mm yang dibelikan ayahnya untuknya pada 26 November, sehari setelah Thanksgiving atau yang dikenal sebagai "Black Friday", kata polisi.

Momen tersebut adalah penjualan besar-besaran yang dilakukan oleh toko-toko di seluruh AS untuk meluncurkan periode belanja hadiah Natal.

Tersangka adalah siswa tahun kedua yang tampaknya membawa pistol ke sekolah dengan ransel dan beberapa magasin amunisi.

Dia menyerah kepada polisi di lorong sekolah dengan beberapa peluru masih di pistol, kata mereka.

Polisi berkata, mereka telah menggeledah rumah tersangka.

"Ini diperkirakan menjadi penyelidikan yang panjang dan ratusan wawancara akan dilakukan," kata mereka dikutip dari AFP.

Baca juga: 3 Siswa Tewas dalam Penembakan di Sekolah AS, Biden Sampaikan Dukacita

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketika Warga Afghanistan Jual Anak dan Ginjal karena Putus Asa dalam Kelaparan…

Ketika Warga Afghanistan Jual Anak dan Ginjal karena Putus Asa dalam Kelaparan…

Global
Roket Elon Musk SpaceX Akan Tabrak Bulan setelah 7 Tahun Jadi Sampah Luar Angkasa

Roket Elon Musk SpaceX Akan Tabrak Bulan setelah 7 Tahun Jadi Sampah Luar Angkasa

Global
POPULER GLOBAL: Kisah Liu Xuezhou Ditolak Orang Tuanya Dua Kali | Tanggapan Singapura Soal FIR Kepri

POPULER GLOBAL: Kisah Liu Xuezhou Ditolak Orang Tuanya Dua Kali | Tanggapan Singapura Soal FIR Kepri

Global
Pengisi Suara Charlie Brown, Peter Robbins, Meninggal karena Bunuh Diri

Pengisi Suara Charlie Brown, Peter Robbins, Meninggal karena Bunuh Diri

Global
Sejarah Pemakaian Tisu Toilet, Mengapa di Beberapa Negara Lebih Dipilih Dibanding Air?

Sejarah Pemakaian Tisu Toilet, Mengapa di Beberapa Negara Lebih Dipilih Dibanding Air?

Global
Ada Angsa Duduk di Rel, Belasan Perjalanan Kereta London Sempat Tertunda

Ada Angsa Duduk di Rel, Belasan Perjalanan Kereta London Sempat Tertunda

Global
Mengenang Dua Tahun Kepergian Kobe Bryant

Mengenang Dua Tahun Kepergian Kobe Bryant

Global
Kisah CEO Tunanetra: Dulu Diremehkan Orang, Kini Perusahaannya Bernilai Nyaris Rp 1 Triliun

Kisah CEO Tunanetra: Dulu Diremehkan Orang, Kini Perusahaannya Bernilai Nyaris Rp 1 Triliun

Global
Viral, Video Detik-detik Longsor di Selangor, Memakan Badan Jalan hingga “Menelan” Sejumlah Mobil

Viral, Video Detik-detik Longsor di Selangor, Memakan Badan Jalan hingga “Menelan” Sejumlah Mobil

Global
Israel Selidiki Dugaan Korupsi Pembelian Kapal Selam dari Jerman

Israel Selidiki Dugaan Korupsi Pembelian Kapal Selam dari Jerman

Global
Kenapa Rusia-Ukraina Perang dan Apa yang Diincar Putin?

Kenapa Rusia-Ukraina Perang dan Apa yang Diincar Putin?

Internasional
Ukraina Teriak, Minta Komunitas Internasional Cegah Rusia Lancarkan Invasi

Ukraina Teriak, Minta Komunitas Internasional Cegah Rusia Lancarkan Invasi

Global
Finlandia Siagakan Militernya Setelah Ketegangan soal Ukraina Meningkat

Finlandia Siagakan Militernya Setelah Ketegangan soal Ukraina Meningkat

Global
Sekelompok Kasus Covid-19 Baru Ditemukan, China Lockdown Wilayah Dekat Desa Olimpiade

Sekelompok Kasus Covid-19 Baru Ditemukan, China Lockdown Wilayah Dekat Desa Olimpiade

Global
Emir Qatar akan Bertemu Joe Biden Pekan Depan, Bahas Keamanan dan Afghanistan

Emir Qatar akan Bertemu Joe Biden Pekan Depan, Bahas Keamanan dan Afghanistan

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.