Seorang Wanita di Australia Didakwa Bakar Hotel Karantina Covid-19

Kompas.com - 29/11/2021, 09:00 WIB
Kebakaran hotel karantina di Australia. [Dok Polisi Queensland Via BBC] Dok Polisi Queensland Via BBCKebakaran hotel karantina di Australia. [Dok Polisi Queensland Via BBC]

CAIRNS, KOMPAS.com - Seorang wanita 31 tahun di Australia didakwa sebagai pelaku kebakaran yang menghancurkan bagian dari hotel karantina Covid-19 di Cairns, Queensland.

Melansir BBC pada Minggu (28/11/2021), diduga dia menyalakan api di bawah tempat tidur di kamar hotel karantina yang dia tinggali bersama dua anak pada Minggu pagi waktu setempat.

Lebih dari 160 orang dievakuasi saat kebakaran terjadi di Hotel Pasifik 11 lantai. Dalam kebakaran hotel karantina itu tidak ada yang terluka.

Baca juga: Usai Positif Covid-19, Presiden Ceko Lantik Pejabat Tinggi Negara dari Balik Kotak Kaca

Kebakaran hotel karantina itu terjadi ketika Australia mengkonfirmasi dua kasus varian baru Covid-19 Omicron yang mendorong pembatasan baru.

Omicron pertama kali dilaporkan oleh Afrika Selatan, dan telah diklasifikasikan sebagai "dikhawatirkan" oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO) dengan bukti awal menunjukkan risiko infeksi ulang yang lebih tinggi.

Pemerintah di Canberra telah mengumumkan larangan penerbangan dari Afrika Selatan, Namibia, Zimbabwe, Botswana, Lesotho, Eswatini, Seychelles, Malawi, dan Mozambik.

Baca juga: Waspada, Covid-19 Varian Omicron Sudah Masuk Australia

Warga non-Australia yang telah berada di negara-negara tersebut dalam dua pekan terakhir sekarang dilarang memasuki Australia.

Warga Australia telah menghabiskan 20 bulan di bawah beberapa aturan perbatasan paling ketat di dunia, dalam upaya untuk mencegah Covid-19.

Tidak jelas apakah varian baru Covid-19 Omicron akan berarti kemunduran dari beberapa relaksasi yang dimulai awal November.

Peningkatan vaksinasi Covid-19 telah memungkinkan beberapa negara bagian Australia untuk mengakhiri strategi mereka untuk menghilangkan semua kasus.

Namun, pelancong yang tidak divaksinasi wajib dikarantina selama 14 hari di hotel-hotel di Australia.

Baca juga: Dokter Penemu Covid-19 Varian Omicron Sebut Gejalanya Tidak Biasa tapi Ringan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.