Kompas.com - 27/11/2021, 16:58 WIB
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky saat mempresentasikan pernyataan negaranya dalam konferensi iklim COP26 Glasgow, di Skotlandia, 1 November 2021. POOL/ANDY BUCHANAN via AFPPresiden Ukraina Volodymyr Zelensky saat mempresentasikan pernyataan negaranya dalam konferensi iklim COP26 Glasgow, di Skotlandia, 1 November 2021.

KIEV, KOMPAS.com - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pada Jumat (26/11/2021) mengatakan, negaranya siap menghadapi Rusia jika Moskwa memutuskan untuk menggerakkan pasukan melintasi perbatasan.

Komentar itu ia lontarkan di tengah meningkatnya kekhawatiran Barat atas pengerahan pasukan militer terbaru oleh Rusia.

"Ada ancaman hari ini bahwa akan ada perang besok," kata Zelensky dalam konferensi pers. "Kami sepenuhnya siap untuk eskalasi."

Baca juga: Presiden Ukraina Menuduh Akan Ada Rencana Kudeta yang Didukung Rusia Minggu Depan

"Kita perlu bergantung pada diri kita sendiri, pada tentara kita. Itu kuat," tambahnya dikutip dari AFP.

Negara-negara Barat bulan ini meningkatkan kewaspadaan atas laporan aktivitas militer Rusia di dekat Ukraina.

Namun, Moskwa membantah klaim Barat bahwa Rusia mungkin bersiap untuk menyerang Ukraina, dan sebaliknya menuduh NATO melakukan provokasi.

Awal pekan ini, Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba memperingatkan Rusia bahwa mereka akan membayar mahal untuk sebuah invasi.

Ukraina dan sekutu-sekutu Baratnya juga menuduh Rusia mengirim pasukan serta senjata melintasi perbatasan untuk mendukung separatis yang membentuk dua negara bagian di timur, tetapi Moskwa membantah klaim tersebut.

Tentara Kiev sejak itu berlatih perang dan menerima senjata serta perangkat keras dari sekutu Barat, khususnya Amerika Serikat yang telah berkomitmen menggelontorkan 2,5 miliar dollar AS (Rp 36 triliun) untuk mendukung pasukan Ukraina sejak 2014.

Konflik Rusia dan Ukraina ini telah merenggut lebih dari 13.000 nyawa.

Baca juga: Bantah Punya Rencana Invasi ke Ukraina, Rusia Sebut Klaim AS “Tipuan”

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Xi Jinping Telepon Jokowi, Bahas Apa?

Xi Jinping Telepon Jokowi, Bahas Apa?

Global
Dilema Warga Pasca Erupsi Gunung di La Palma, Bergulat dengan Tumpukan Abu

Dilema Warga Pasca Erupsi Gunung di La Palma, Bergulat dengan Tumpukan Abu

Global
20 Miliarder Baru Muncul di Asia Akibat Pandemi Covid-19

20 Miliarder Baru Muncul di Asia Akibat Pandemi Covid-19

Global
Ribuan Paket Robek Penuhi Jalur Kereta AS, Masalah Pencurian Kontainer Kargo Terungkap

Ribuan Paket Robek Penuhi Jalur Kereta AS, Masalah Pencurian Kontainer Kargo Terungkap

Global
Ingin Kembali Dapat Perlindungan Polisi Inggris, Pangeran Harry Ajukan Tuntutan Hukum

Ingin Kembali Dapat Perlindungan Polisi Inggris, Pangeran Harry Ajukan Tuntutan Hukum

Global
Pelaku Penyanderaan Sinagoga di AS Sempat Tuntut 'Lady Al-Qaeda' Dibebaskan dari Penjara

Pelaku Penyanderaan Sinagoga di AS Sempat Tuntut 'Lady Al-Qaeda' Dibebaskan dari Penjara

Global
Filipina Borong 32 Helikopter Black Hawk Senilai Rp 8,8 Triliun

Filipina Borong 32 Helikopter Black Hawk Senilai Rp 8,8 Triliun

Global
Kecanduan Gula dan 'Junk Food', Ribuan Monyet Makin Agresif Teror Kota di Thailand

Kecanduan Gula dan "Junk Food", Ribuan Monyet Makin Agresif Teror Kota di Thailand

Global
 Separuh Dunia Terdampak, Kenapa Letusan Gunung Berapi Tonga Begitu Dahsyat?

Separuh Dunia Terdampak, Kenapa Letusan Gunung Berapi Tonga Begitu Dahsyat?

Global
Pria India Ciptakan Gambar Terbesar di Dunia, Luasnya Capai 629 Meter Persegi

Pria India Ciptakan Gambar Terbesar di Dunia, Luasnya Capai 629 Meter Persegi

Global
Ini Tanggapan Novak Djokovic Setelah Kalah Banding dan Akan Dideportasi dari Australia

Ini Tanggapan Novak Djokovic Setelah Kalah Banding dan Akan Dideportasi dari Australia

Global
Iseng Buka Google Maps, Pria Ini Tak Sengaja Temukan Objek Mirip UFO

Iseng Buka Google Maps, Pria Ini Tak Sengaja Temukan Objek Mirip UFO

Global
Rasakan Sensasi Kemasukan Air, Telinga Pria Ini Ternyata Kemasukan Kecoa

Rasakan Sensasi Kemasukan Air, Telinga Pria Ini Ternyata Kemasukan Kecoa

Global
Kalah Banding, Novak Djokovic Akan Dideportasi dan Batal Tampil di Australia Open

Kalah Banding, Novak Djokovic Akan Dideportasi dan Batal Tampil di Australia Open

Global
Menlu Kanada Akan Kunjungi Ukraina, Bertekad untuk Cegah Agresi Rusia

Menlu Kanada Akan Kunjungi Ukraina, Bertekad untuk Cegah Agresi Rusia

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.