ECDC: Varian Omicron Berisiko "Tinggi hingga Sangat Tinggi" pada Eropa

Kompas.com - 27/11/2021, 08:56 WIB
Pasien berbaring di tempat tidur di ruang isolasi Covis-19 yang penuh sesak di Rumah Sakit Darurat Universitas di Bucharest, Rumania, kawasan Eropa Timur Jumat, 22 Oktober 2021. AP PHOTO/ANDREEA ALEXANDRUPasien berbaring di tempat tidur di ruang isolasi Covis-19 yang penuh sesak di Rumah Sakit Darurat Universitas di Bucharest, Rumania, kawasan Eropa Timur Jumat, 22 Oktober 2021.

STOCKHOLM, KOMPAS.com - Varian baru Covid-19 yang dijuluki Omicron dan pertama terdeteksi di Afrika Selatan, menimbulkan risiko "tinggi hingga sangat tinggi" pada Eropa.

Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Eropa (ECDC) mencatat dalam laporan penilaian ancaman bahwa masih ada "ketidakpastian yang cukup besar terkait dengan penularan, efektivitas vaksin, risiko infeksi ulang, dan sifat lain terhadap varian Omicron".

Badan kesehatan Uni Eropa (UE) tersebut memperingatkan pada Jumat (26/11/2021), risiko keseluruhan yang ditimbulkan Omicron terhadap blok kawasan dan Wilayah Ekonomi Eropa (Islandia, Liechtenstein, dan Norwegia) adalah "tinggi hingga sangat tinggi".

Baca juga: WHO: Omicron, Varian Baru Covid-19 dari Afrika Selatan

Sehingga, kemungkinan vaksin Covid-19 saat ini mungkin tidak melindungi terhadap varian baru Covid-19 tersebut, dan fakta bahwa itu mungkin lebih menular.

"Kami menilai kemungkinan pengenalan lebih lanjut dan penyebaran komunitas di UE/EEA setinggi itu," kata badan yang berbasis di Stockholm itu seperti yang dilansir dari AFP pada Jumat (26/11/2021).

"Dalam situasi di mana varian Delta muncul kembali di UE/EEA, dampak pengenalan dan kemungkinan penyebaran Omicron lebih lanjut bisa sangat tinggi," tambahnya.

Selain Afrika Selatan, varian Omicron telah terdeteksi di Israel pada seseorang yang berasal dari Malawi serta di Botswana, Hong Kong, serta pada anggota UE Belgia.

Baca juga: Analisis Akhir Obat Pil Covid-19 Merck Dibilang Kurang Efektif

ECDC mendesak negara-negara untuk melakukan pengurutan genom dan pelacakan kontak dari kasus yang dikonfirmasi, dan meminta orang untuk tidak melakukan perjalanan ke daerah yang telah terkena dampak varian Omicron.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) pada Jumat (26/11/2021) menyatakan jenis yang baru-baru ini ditemukan sebagai varian Covid-19 yang mengkhawatirkan.

Klasifikasi tersebut menempatkan Omicron ke dalam kategori varian Covid-19 yang paling meresahkan, bersama dengan Delta yang dominan secara global, ditambah saingannya yang lebih lemah, Alpha, Beta, dan Gamma.

Sejumlah negara pada Jumat (26/11/2021) bergegas memblokir penerbangan untuk memperlambat penyebaran Omicron, sementara pasar saham dan harga minyak jatuh di tengah kekhawatiran seputar varian baru tersebut, yang berpotensi memberikan pukulan berat bagi pemulihan ekonomi global.

Baca juga: Muncul Varian Baru Covid-19, Berbagai Negara Mulai Memblokir Penerbangan dari Afrika Selatan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

POPULER GLOBAL: Tonga Jadi seperti Permukaan Bulan, 105.000 Warga Tak Bisa Dihubungi

POPULER GLOBAL: Tonga Jadi seperti Permukaan Bulan, 105.000 Warga Tak Bisa Dihubungi

Global
Temuan Terbaru, 1 Orang Tewas di Tonga Akibat Tsunami

Temuan Terbaru, 1 Orang Tewas di Tonga Akibat Tsunami

Global
Berlian Hitam Terbesar Dipamerkan di Dubai, Ini Wujudnya

Berlian Hitam Terbesar Dipamerkan di Dubai, Ini Wujudnya

Global
Viral Video Polisi Tanya Pengendara Mobil Manual: Kakimu Tidak Kram?

Viral Video Polisi Tanya Pengendara Mobil Manual: Kakimu Tidak Kram?

Global
'Monster Laut' Ditemukan seperti Hiu Dimutilasi, Apakah Ikan Terbesar di Dunia?

"Monster Laut" Ditemukan seperti Hiu Dimutilasi, Apakah Ikan Terbesar di Dunia?

Global
Kisah Rohana, Wanita di Malaysia yang Sejak Kecil Ditinggal Ibunya Kembali ke Indonesia, Kini Kesulitan Dapat Kewarganegaraan

Kisah Rohana, Wanita di Malaysia yang Sejak Kecil Ditinggal Ibunya Kembali ke Indonesia, Kini Kesulitan Dapat Kewarganegaraan

Global
Ada Jalur Pemakaman Penuh dengan Kuburan Kuno Ditemukan di Arab Saudi

Ada Jalur Pemakaman Penuh dengan Kuburan Kuno Ditemukan di Arab Saudi

Global
Seorang Pria Tiba-tiba Dorong Wanita ke Arah Kereta Bawah Tanah yang Melaju hingga Tewas

Seorang Pria Tiba-tiba Dorong Wanita ke Arah Kereta Bawah Tanah yang Melaju hingga Tewas

Global
China Batalkan Rencana untuk Jual Tiket Olimpiade Beijing ke Publik

China Batalkan Rencana untuk Jual Tiket Olimpiade Beijing ke Publik

Global
Bintang Porno Tanding Lawan Model Wanita di MMA, Dipisahkan Penonton yang Masuk Ring

Bintang Porno Tanding Lawan Model Wanita di MMA, Dipisahkan Penonton yang Masuk Ring

Global
Warga China Diminta Hati-hati Beli Barang Impor, Waspadai Penularan Covid-19 Lewat Benda

Warga China Diminta Hati-hati Beli Barang Impor, Waspadai Penularan Covid-19 Lewat Benda

Global
China Laporkan Dua Orang Meninggal karena Flu Burung, Tiga Lainnya Masih Dirawat Intensif

China Laporkan Dua Orang Meninggal karena Flu Burung, Tiga Lainnya Masih Dirawat Intensif

Global
Jadi Penumpang Sendirian di Pesawat, Pria Ini Bebas Rebahan dan Gratis Makan Semua

Jadi Penumpang Sendirian di Pesawat, Pria Ini Bebas Rebahan dan Gratis Makan Semua

Global
China Tingkatkan Kewaspadaan Covid-19 Saat Liburan Imlek Dimulai

China Tingkatkan Kewaspadaan Covid-19 Saat Liburan Imlek Dimulai

Global
Internet di Tonga Putus Usai Tsunami, Perbaikan Bisa sampai 2 Minggu

Internet di Tonga Putus Usai Tsunami, Perbaikan Bisa sampai 2 Minggu

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.