Liga Europa Berakhir Rusuh, Puluhan Polisi Terluka dan 7 Orang Ditangkap

Kompas.com - 27/11/2021, 05:37 WIB
Bentrokan antara penggemar Legia Warsawa dengan polisi dalam pertandingan Liga Europa yang berakhir rusuh. [SS/YOUTUBE/MAN IN SEAT 25] SS/YOUTUBE/MAN IN SEAT 25Bentrokan antara penggemar Legia Warsawa dengan polisi dalam pertandingan Liga Europa yang berakhir rusuh. [SS/YOUTUBE/MAN IN SEAT 25]

LEICESTER, KOMPAS.com - Puluhan polisi terluka dan 7 orang penangkapan dilakukan saat pertandingan sepak bola Liga Europa Legia Warsawa vs Leicester City menjadi rusuh.

Dua petugas polisi dibawa ke rumah sakit untuk dirawat setelah diserang oleh penggemar klub Polandia Legia Warsawa di Stadion King Power tadi malam.

Penggemar Leicester City dan polisi dilempari oleh pendukung Legia Warsawa di babak kedua pertandingan grup sepak bola Liga Europa yang berakhir dengan adegan kekerasan, seperti yang dilansir dari Daily Mail pada Jumat (26/11/2021).

Baca juga: Iran Dituduh Gunakan Pemain Pria sebagai Penjaga Gawang Tim Sepak Bola Wanita

Video dari tempat kejadian menunjukkan segerombolan penggemar Legia Warsawa yang marah meneriaki pendukung Leicester City, sebelum mereka melawan polisi karena ingin mencoba menerobos penghalang yang memisahkan para penggemar.

UEFA telah menjanjikan penyelidikan setelah suar dinyalakan dan beberapa penggemar berusaha untuk melanggar garis pemisah dan menyerang petugas polisi.

Puluhan polisi yang dilengkapi perlengkapan anti-huru-hara berhasil menghalau 1.134 pendukung Legia Warsawa setelah adu mulut yang berlangsung sekitar 10 menit.

Ketertiban akhirnya dipulihkan pada akhir pertandingan sepak bola itu dengan penggemar klub Polandia ditahan di stadion setelah peluit akhir dibunyikan.

Di pertengahan babak kedua dari kemenangan 3-1 Leicester City, pendukung Legia Warsawa yang ditempatkan di ujung berusaha untuk menjangkau penggemar saingan dengan menyerbu melewati garis keamanan yang memisahkan mereka.

Baca juga: China Bangun Kompleks Karantina Covid-19 Seukuran 46 Lapangan Sepak Bola

Dalam video yang dibagikan secara luas di media sosial, kehadiran polisi dapat dilihat di tribun ketika petugas menempatkan diri mereka di antara pendukung klub sepak bola yang memicu keributan.

Sebuah perkelahian pecah sebagai bagian dari bentrokan antara klub pendukung sepak bola Polandia dengan polisi anti-huru hara di dalam stadion berlangsung selama 10 menit.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Video Pilihan

Sumber Daily Mail
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Nekat Selundupkan Narkoba dalam Kaleng Kacang, Pria Inggris Dijebloskan Penjara

Nekat Selundupkan Narkoba dalam Kaleng Kacang, Pria Inggris Dijebloskan Penjara

Global
Elon Musk: Saya Tidak Pernah Mencuit Sesuatu yang Kontroversial

Elon Musk: Saya Tidak Pernah Mencuit Sesuatu yang Kontroversial

Global
Australia Sedang Menghadapi Pandemi Covid-19 Terburuknya, Catatkan Rekor Kematian

Australia Sedang Menghadapi Pandemi Covid-19 Terburuknya, Catatkan Rekor Kematian

Global
Ralph Emery, Penyiar Radio dan TV Country Kenamaan, Meninggal Dunia

Ralph Emery, Penyiar Radio dan TV Country Kenamaan, Meninggal Dunia

Global
Kapal Selam Rudal Balistik AS Merapat ke Guam di Tengah Ketegangan Indo-Pasifik

Kapal Selam Rudal Balistik AS Merapat ke Guam di Tengah Ketegangan Indo-Pasifik

Global
Iran Hukum Mati Juara Tinju yang Ikut Demo Harga BBM 2019

Iran Hukum Mati Juara Tinju yang Ikut Demo Harga BBM 2019

Global
Mengapa Kompleks Kekaisaran di Beijing Disebut Kota Terlarang?

Mengapa Kompleks Kekaisaran di Beijing Disebut Kota Terlarang?

Global
18 Januari 1919: Konferensi Perdamaian Digelar di Paris Pasca-Perang Dunia I

18 Januari 1919: Konferensi Perdamaian Digelar di Paris Pasca-Perang Dunia I

Global
Tsunami Tonga: Jasad Wanita Inggris yang Hilang Ditemukan, Tewas Saat Selamatkan Anjingnya

Tsunami Tonga: Jasad Wanita Inggris yang Hilang Ditemukan, Tewas Saat Selamatkan Anjingnya

Global
Pangeran Harry Ajukan Banding Terkait Perlindungan Polisi Inggris

Pangeran Harry Ajukan Banding Terkait Perlindungan Polisi Inggris

Global
Studi Israel Sebut Pemberian Vaksin Covid-19 Kurang Ampuh Lawan Omicron

Studi Israel Sebut Pemberian Vaksin Covid-19 Kurang Ampuh Lawan Omicron

Global
Mengenal Sistem Bubble di Olimpiade Beijing: Apa Itu Loop Tertutup dan Seperti Apa Kehidupannya?

Mengenal Sistem Bubble di Olimpiade Beijing: Apa Itu Loop Tertutup dan Seperti Apa Kehidupannya?

Global
Ahli Sebut Letusan Gunung Berapi Tonga Bisa Merusak Lingkungan Jangka Panjang, Ini Dampaknya

Ahli Sebut Letusan Gunung Berapi Tonga Bisa Merusak Lingkungan Jangka Panjang, Ini Dampaknya

Global
4 Kontroversi China Jelang Olimpiade Beijing: Hilangnya Peng Shuai hingga Lonjakan Covid-19

4 Kontroversi China Jelang Olimpiade Beijing: Hilangnya Peng Shuai hingga Lonjakan Covid-19

Global
145 Aktivis Dilaporkan Tewas di Kolombia Sepanjang 2021

145 Aktivis Dilaporkan Tewas di Kolombia Sepanjang 2021

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.