Kompas.com - 25/11/2021, 06:12 WIB
Magdalena Andersson mundur sebagai Perdana Menteri Swedia meski baru terpilih beberapa jam, akibat anggaran dananya tidak disetujui dan ditinggalkan partai koalisi, Rabu (24/11/2021). TT/PONTUS LUNDAHL via APMagdalena Andersson mundur sebagai Perdana Menteri Swedia meski baru terpilih beberapa jam, akibat anggaran dananya tidak disetujui dan ditinggalkan partai koalisi, Rabu (24/11/2021).

STOCKHOLM, KOMPAS.com - Perdana Menteri terpilih Swedia, Magdalena Andersson, pada Rabu (24/11/2021) mengajukan pengunduran diri, hanya beberapa jam setelah pengangkatannya.

PM baru Swedia mundur karena pengajuan dananya tidak disetujui. Selain itu, pengunduran dirinya juga dilakukan lantaran Partai Hijau junior meninggalkan pemerintahan koalisi.

“Ada praktik konstitusional bahwa pemerintah koalisi harus mengundurkan diri ketika satu partai mundur,” kata Andersson, politisi Sosial Demokrat, mengatakan kepada wartawan.

"Saya tidak ingin memimpin pemerintahan yang legitimasinya akan dipertanyakan," lanjutnya dikutip dari AFP.

Baca juga: PM Swedia Stefan Lofven Mundur, Penggantinya Kemungkinan Besar Perempuan

Magdalena Andersson pun berharap, dirinya terpilih kembali ke posisi itu segera sebagai kepala pemerintahan minoritas yang hanya terdiri dari Sosial Demokrat.

Dalam rangkaian gejolak politik Swedia, Magdalena Andersson menjadi perempuan pertama yang terpilih menjabat perdana menteri setelah mencapai kesepakatan dengan Partai Kiri di menit-menit akhir.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Akan tetapi, Partai Tengah yang kecil kemudian menarik dukungannya untuk anggaran Andersson, karena konsesi yang dibuat ke Kiri, sehingga dukungan untuk alokasi dananya tidak mencukupi untuk disahkan di parlemen.

Parlemen malah mengadopsi anggaran alternatif yang diajukan oleh moderat oposisi konservatif, Demokrat Kristen, dan Demokrat Swedia sayap kanan.

Pemimpin Partai Hijau Per Bolund mengatakan, partainya tidak bisa mentolerir "anggaran bersejarah oposisi, yang dirancang untuk pertama kalinya dengan sayap kanan", dan mundur dari pemerintah.

Juga dikatakan bahwa pemotongan pajak yang direncanakan oposisi atas bensin akan menyebabkan emisi yang lebih tinggi.

Ketua parlemen Andreas Norlen berujar, dia telah menerima pengunduran diri Magdalena Andersson dan akan menghubungi para pemimpin partai sebelum memutuskan bagaimana melanjutkannya pada Kamis (25/11/2021).

Baca juga: Alasan PM Swedia Magdalena Andersson Mundur Beberapa Jam Usai Diangkat


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber AFP
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perhiasan Tertua di Dunia Ditemukan di Maroko Berusia 150.000 Tahun

Perhiasan Tertua di Dunia Ditemukan di Maroko Berusia 150.000 Tahun

Global
Dituduh Berhubungan Seks dengan Kambing, Pria Malaysia Terancam Hukuman Cambuk dan Penjara

Dituduh Berhubungan Seks dengan Kambing, Pria Malaysia Terancam Hukuman Cambuk dan Penjara

Global
Daftar Negara Blok Barat dan Blok Timur dalam Perang Dingin

Daftar Negara Blok Barat dan Blok Timur dalam Perang Dingin

Global
Kisah Kelam Patrizia Reggiani, Istri dan Dalang Pembunuhan Pewaris Merek Gucci

Kisah Kelam Patrizia Reggiani, Istri dan Dalang Pembunuhan Pewaris Merek Gucci

Global
3 Film Indonesia Meriahkan Festival Film Terbesar di Belarus, Listapad 2021

3 Film Indonesia Meriahkan Festival Film Terbesar di Belarus, Listapad 2021

Global
Presiden Ukraina: Kami Siap Perang Lawan Rusia

Presiden Ukraina: Kami Siap Perang Lawan Rusia

Global
Selebgram China Bunuh Diri Saat Livestream, Abunya Dicuri Orang untuk Pernikahan Hantu

Selebgram China Bunuh Diri Saat Livestream, Abunya Dicuri Orang untuk Pernikahan Hantu

Global
5 Senjata Nuklir Mematikan Era Perang Dingin

5 Senjata Nuklir Mematikan Era Perang Dingin

Internasional
Seminggu Ditutup karena Polusi, Sekolah di New Delhi India Akan Buka Lagi 29 November

Seminggu Ditutup karena Polusi, Sekolah di New Delhi India Akan Buka Lagi 29 November

Global
Enggan Vaksin, Seorang Pria Ikut 'Pesta Covid-19' Berharap Bisa Dapat Kekebalan, Akhirnya Begini…

Enggan Vaksin, Seorang Pria Ikut "Pesta Covid-19" Berharap Bisa Dapat Kekebalan, Akhirnya Begini…

Global
Terinspirasi Legenda Cinta Abadi, Pria India Bangun Taj Mahal Mini untuk Kekasihnya

Terinspirasi Legenda Cinta Abadi, Pria India Bangun Taj Mahal Mini untuk Kekasihnya

Global
Punya Putri Bernama Mara dan Dona, Pasangan Ini Namai Anak Barunya 'Diego'

Punya Putri Bernama Mara dan Dona, Pasangan Ini Namai Anak Barunya "Diego"

Global
Dipecat karena Selalu Pulang-Pergi Tepat Waktu, Keluh Kesah Wanita Ini Viral

Dipecat karena Selalu Pulang-Pergi Tepat Waktu, Keluh Kesah Wanita Ini Viral

Global
Mengenal Peter yang Agung, Sosok Pembaharu Rusia

Mengenal Peter yang Agung, Sosok Pembaharu Rusia

Global
Covid-19 Memburuk, Belanda Lockdown Parsial dan Tutup Total Saat Malam

Covid-19 Memburuk, Belanda Lockdown Parsial dan Tutup Total Saat Malam

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.