"Seminggu Kencing Darah", Cerita Tentara AS Kehilangan Buah Zakar dan Kaki akibat Kena Bom

Kompas.com - 23/11/2021, 21:26 WIB
Justin Lascek, Sersan Medis Pasukan Khusus Baret Hijau di Angkatan Darat AS, kehilangan buah zakar dan kedua kakinya akibat ledakan bom saat bertugas di Afghanistan pada 2018. INSTAGRAM @justin.lascekJustin Lascek, Sersan Medis Pasukan Khusus Baret Hijau di Angkatan Darat AS, kehilangan buah zakar dan kedua kakinya akibat ledakan bom saat bertugas di Afghanistan pada 2018.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Justin Lascek, tentara pasukan khusus Amerika Serikat (AS), bercerita bahwa dia tidak bisa buang air kecil dan besar selama seminggu akibat terkena ledakan bom dan kehilangan kedua kaki serta buah zakarnya.

Lascek adalah Sersan Medis Pasukan Khusus Baret Hijau di Angkatan Darat AS. Pada 2019 saat penempatan keduanya di Afghanistan, ia terluka parah akibat alat peledak rakitan.

Akibat ledakan itu, ia menjalani amputasi di bawah lutut, kehilangan kedua kaki dan buah zakarnya, dengan operasi yang tak terhitung jumlahnya diperlukan untuk menyelamatkan hidupnya.

Baca juga: Tentara Australia Bertaruh Nyawa Tangkap Anggota Taliban, Malah Dilepas Polisi Afghanistan

Dia juga perlu menjalani terapi penggantian testosteron selama sisa hidupnya dan tidak diketahui apakah masih bisa memiliki anak atau tidak.

Berbicara di podcast Joe Rogan Experience di YouTube, Justin Lascek menjelaskan beberapa rasa sakit dan kesulitan yang dia hadapi setelah insiden.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Justin Lascek (@justin.lascek)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Aku tidak buang air besar selama seminggu, aku kencing darah seminggu, aku mengalami bermalam-malam rasa sakit yang luar biasa," ungkapnya dikutip dari Daily Star, Sabtu (20/11/2021).

"Tapi ada orang yang lebih buruk dariku jadi aku mensyukuri apa yang kumiliki."

Justin Lascek juga bercerita, dia diberi ketamin selama di rumah sakit untuk meredakan rasa sakit.

"Rasanya seperti angin puyuh ketika mendapatkan itu, seperti menutupi penglihatanmu, kamu masih di sana tetapi kamu masuk ke alam bawah sadar."

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Justin Lascek (@justin.lascek)

Lascek mengaku ingin bunuh diri pada 2018 sebelum insiden, tetapi sejak ledakan itu dia justru merasa mendapat kesempatan hidup baru.

"Aku sudah melalui perkembangan besar sejak tahun lalu (2018) dengan depresi dan tahun ini (2019) setelah ledakan hanya bersyukur."

Baca juga: Dituduh Seperti “Karakter James Bond”, Mantan Tentara Inggris Ditahan dan Dipukuli Taliban

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber Daily Star
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.