Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Target Militer di Yaman

Kompas.com - 19/11/2021, 14:14 WIB
Seorang tentara berjaga-jaga ketika para pendukung Houthi menghadiri demonstrasi menentang Amerika Serikat yang memasukan Houthi sebagai organisasi teroris asing, di Sanaa, Yaman, Senin (25/1/2021). AP PHOTO/HANI MOHAMMEDSeorang tentara berjaga-jaga ketika para pendukung Houthi menghadiri demonstrasi menentang Amerika Serikat yang memasukan Houthi sebagai organisasi teroris asing, di Sanaa, Yaman, Senin (25/1/2021).

ABHA, KOMPAS.com – Pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi melancarkan operasi luas terhadap sasaran militer di Yaman.

Operasi tersebut dilancarkan setelah pasukan kolaisi mencegat dan menghancurkan drone yang berupaya menyerang bandara internasional Abha di Arab Saudi.

Kantor berita Saudi Press Agency (SPA) mewartakan operasi yang dilancarkan pasukan koalisi tersebut pada Kamis (18/11/2021).

Baca juga: Senjata yang Dipasok Iran Diselundupkan dari Yaman ke Somalia

SPA melaporkan, pasukan koalisi mengambil langkah-langkah operasional untuk menangani sumber-sumber serangan lintas perbatasan yang bermusuhan.

Pasukan koalisi mengatakan, target-target militer yang jadi sasaran operasi berada di Provinsi Sanaa, Dhamar, Saada, dan Al-Jawf. Semuanya ada di Yaman.

Mereka mengatakan, workshop dan gudang untuk rudal balistik, drone, dan sistem komunikasi berhasil dihancurkan dalam operasi tersebut.

Pasukan koalisi menambahkan, mereka menargetkan fasilitas-fasilitas rahasia bagi para ahli dari Garda Revolusi Iran dan Hezbollah Lebanon di Yaman.

Baca juga: 5 Perang yang Masih Terjadi Saat Ini, termasuk Korea dan Yaman

Pasalnya, para ahli tersebut dituduh terlibat dalam serangan bermusuhan terhadap Kerajaan Arab Saudi sebagaimana dilansir Reuters.

Yaman masih dilanda perang saudara setelah pemberontak Houthi menggulingkan pemerintah dari ibu kota, Sanaa, pada 2014.

Untuk mendukung pemerintah Yaman, pasukan koalisi yang dipimpin Arab Saudi melakukan intervensi di Yaman pada Maret 2015.

Arab Saudi mengatakan Hezbollah Lebanon mempersenjatai, memasok, dan melatih Houthi.

Baca juga: Ledakan Bom di Dekat Bandara Ibu Kota Sementara Yaman, Sedikitnya 12 Orang Tewas

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Krisis Ukraina Ancam Pasokan Gas Bumi, Belanda Siapkan Rencana Darurat

Krisis Ukraina Ancam Pasokan Gas Bumi, Belanda Siapkan Rencana Darurat

Global
Presiden Israel Akan Kunjungi Turki, Erdogan Siap Perbaiki Hubungan

Presiden Israel Akan Kunjungi Turki, Erdogan Siap Perbaiki Hubungan

Global
7 Universitas Tertua di Dunia

7 Universitas Tertua di Dunia

Internasional
Rusia-Ukraina Sepakat Jaga Gencatan Senjata, tapi Kemungkinan Perang Masih Ada

Rusia-Ukraina Sepakat Jaga Gencatan Senjata, tapi Kemungkinan Perang Masih Ada

Global
Seorang Personel Garda Nasional Ukraina Serang Pabrik, 5 Tentara Tewas

Seorang Personel Garda Nasional Ukraina Serang Pabrik, 5 Tentara Tewas

Global
Kronologi Bunuh Diri Liu Xuezhou yang Gemparkan China: Dijual Saat Kecil lalu Ditolak Orangtua Kandung

Kronologi Bunuh Diri Liu Xuezhou yang Gemparkan China: Dijual Saat Kecil lalu Ditolak Orangtua Kandung

Global
Akhir Sedih Choomba, Gorila Tertua Atlanta yang Terpaksa Diakhiri Hidupnya

Akhir Sedih Choomba, Gorila Tertua Atlanta yang Terpaksa Diakhiri Hidupnya

Global
Dalam Bayang Invasi Rusia, Ini Daftar Negara yang Kirim Senjata ke Ukraina

Dalam Bayang Invasi Rusia, Ini Daftar Negara yang Kirim Senjata ke Ukraina

Global
Mengintip Ajang Lari Maraton Terdingin di Dunia, Berjam-jam Terjang Suhu di Bawah Nol

Mengintip Ajang Lari Maraton Terdingin di Dunia, Berjam-jam Terjang Suhu di Bawah Nol

Global
Pernikahan Putri Sultan Brunei Digelar Meriah, Pesta 10 Hari Berturut-turut

Pernikahan Putri Sultan Brunei Digelar Meriah, Pesta 10 Hari Berturut-turut

Global
Beli Kursi di Toko Loak Seharga Rp 90 Ribuan, Tak Disangka Harga di Pelelangan Bernilai Miliaran

Beli Kursi di Toko Loak Seharga Rp 90 Ribuan, Tak Disangka Harga di Pelelangan Bernilai Miliaran

Global
Kisah Alison Parker, Reporter yang Diberondong Tembakan saat Laporan On-Air

Kisah Alison Parker, Reporter yang Diberondong Tembakan saat Laporan On-Air

Global
Jika Rusia-Ukraina Perang, Turki Nyatakan Siap Lakukan Apa Pun

Jika Rusia-Ukraina Perang, Turki Nyatakan Siap Lakukan Apa Pun

Global
Wanita Ini Dipukuli Pacarnya karena Sebut Ronaldo Kurang Menarik

Wanita Ini Dipukuli Pacarnya karena Sebut Ronaldo Kurang Menarik

Global
Ditolak Orangtua yang Menjualnya, Liu Xuezhou Disebut Minta Dibelikan Rumah dan Pinjam Uang

Ditolak Orangtua yang Menjualnya, Liu Xuezhou Disebut Minta Dibelikan Rumah dan Pinjam Uang

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.