Kompas.com - 16/11/2021, 11:52 WIB
Petugas kesehatan dengan pakaian pelindung mulai memusnahkan bebek setelah strain H5N8 flu burung terdeteksi di antara unggas peliharaan di distrik Alappuzha, negara bagian Kerala, India, Selasa, 5 Januari 2021. AP PHOTO/PRAKASH ELAMAKKARAPetugas kesehatan dengan pakaian pelindung mulai memusnahkan bebek setelah strain H5N8 flu burung terdeteksi di antara unggas peliharaan di distrik Alappuzha, negara bagian Kerala, India, Selasa, 5 Januari 2021.

JENEWA, KOMPAS.com - Beberapa wabah flu burung yang parah di Eropa dan Asia telah dilaporkan dalam beberapa hari terakhir ke Organisasi Kesehatan Hewan Dunia (OIE), sebagai tanda virus menyebar dengan cepat lagi.

Penyebaran avian influenza yang sangat patogen, biasa disebut flu burung, membuat industri unggas waspada. Terlebih wabah sebelumnya telah menyebabkan pemusnahan puluhan juta unggas.

Baca juga: Wabah Flu Burung Dilaporkan Kembali Merebak di Inggris

Kondisi saat ini juga menarik perhatian ahli epidemiologi, karena virus dapat ditularkan ke manusia. China telah melaporkan 21 infeksi manusia dengan flu burung tipe H5N6 sepanjang tahun ini, lebih banyak dari pada kasus keseluruhan pada 2020.

Korea Selatan melaporkan wabah di peternakan sekitar 770.000 unggas di Chungcheongbuk-do, kata OIE pada Senin (15/11/2021), mengutip laporan dari pihak berwenang Korea Selatan. Semua hewan disembelih.

Juga di Asia, Jepang melaporkan wabah pertama musim dingin 2021, di sebuah peternakan unggas di timur laut negara itu, kata OIE, membenarkan pernyataan pekan lalu oleh kementerian pertanian Jepang. Serotipe wabah ini adalah H5N8.

Di Eropa, Norwegia melaporkan wabah flu burung H5N1 di wilayah Rogaland pada 7.000 burung, kata OIE melansir Guardian pada Selasa (16/11/2021).

Flu burung bersirkulasi secara alami di antara unggas liar. Ketika mereka bermigrasi ke Inggris dari daratan Eropa di musim dingin, penyakit ini dapat menyebar ke unggas dan burung penangkaran lainnya.

Baca juga: Burung-burung Mati di Seluruh Kota, Warga Khawatir Soal Flu Burung hingga Keracunan

Pemerintah Belgia meningkatkan risiko negaranya atas flu burung, dn memerintahkan unggas untuk ditempatkan di dalam rumah mulai Senin (15/11/2021).

Perintah itu dikeluarkan setelah varian flu burung yang sangat patogen diidentifikasi pada angsa liar di dekat Antwerpen.

Tindakan itu juga mengikuti langkah serupa yang dilakukan di negara tetangga Perancis awal bulan ini dan di Belanda pada Oktober.

Awal bulan ini, zona pencegahan flu burung dideklarasikan di seluruh Inggris Raya. Aturan ini secara hukum mewajibkan semua pemelihara unggas mengikuti langkah-langkah keamanan hayati yang ketat, setelah kawanan unggas dimusnahkan di dekat Dundee di Skotlandia sebagai tanggapan terhadap wabah flu burung.

Flu burung dapat menyerang manusia dalam kasus yang jarang terjadi jika orang menyentuh unggas yang terinfeksi, kotoran atau kandangnya, atau saat menyiapkan unggas yang terinfeksi untuk dimasak.

Baca juga: Kasus Pertama Flu Burung H10N3 Terdeteksi di China, Bagaimana Penyebarannya?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber Guardian
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pakai Nomor Lotre yang Sama Selama 16 Tahun, Wanita AS Akhirnya Tembus Jackpot Besar

Pakai Nomor Lotre yang Sama Selama 16 Tahun, Wanita AS Akhirnya Tembus Jackpot Besar

Global
Rusia Pasok Darah dan Bahan Medis ke Perbatasan, Siap Perang Lawan Ukraina?

Rusia Pasok Darah dan Bahan Medis ke Perbatasan, Siap Perang Lawan Ukraina?

Global
Viral Eksperimen Pajang Foto 'Jelek' di Tinder demi Dapatkan Cinta Sejati

Viral Eksperimen Pajang Foto "Jelek" di Tinder demi Dapatkan Cinta Sejati

Global
Apakah Rusia Akan Perang dengan Ukraina, Bagaimana jika Terjadi Invasi?

Apakah Rusia Akan Perang dengan Ukraina, Bagaimana jika Terjadi Invasi?

Global
Begini Rasanya Tinggal di Ancient Ramm Inn, Rumah Paling Menyeramkan di Dunia

Begini Rasanya Tinggal di Ancient Ramm Inn, Rumah Paling Menyeramkan di Dunia

Global
Apa Itu NATO dan Masalahnya dengan Rusia-Ukraina?

Apa Itu NATO dan Masalahnya dengan Rusia-Ukraina?

Global
Tatkala George W Bush Gambarkan Irak, Iran dan Korea Utara sebagai 'Axis of Evil'

Tatkala George W Bush Gambarkan Irak, Iran dan Korea Utara sebagai "Axis of Evil"

Global
Video Kepiting Monster Patahkan Stik Golf Jadi 2, Memotongnya seperti Gergaji

Video Kepiting Monster Patahkan Stik Golf Jadi 2, Memotongnya seperti Gergaji

Global
Neil Young: Kualitas Suara Spotify Menjijikkan dan Terdegradasi

Neil Young: Kualitas Suara Spotify Menjijikkan dan Terdegradasi

Global
Jadi Simpanan Pangeran Arab, Model Ini Dapat Uang Saku Rp 2 Miliar Sekali Jalan

Jadi Simpanan Pangeran Arab, Model Ini Dapat Uang Saku Rp 2 Miliar Sekali Jalan

Global
Pentagon Terus Tekan Rusia untuk Mundur dari Ukraina

Pentagon Terus Tekan Rusia untuk Mundur dari Ukraina

Global
Lelang Item Kenegaraan Melania Trump Gagal Mencapai Target Tawaran, Mengapa?

Lelang Item Kenegaraan Melania Trump Gagal Mencapai Target Tawaran, Mengapa?

Global
POPULER GLOBAL: Bos Perusahaan Jepang Kaget Ibu Kota Indonesia Pindah | China Tak Tertarik F-35

POPULER GLOBAL: Bos Perusahaan Jepang Kaget Ibu Kota Indonesia Pindah | China Tak Tertarik F-35

Global
Austria Akan Cabut Lockdown bagi Warga yang Belum Divaksin Covid-19

Austria Akan Cabut Lockdown bagi Warga yang Belum Divaksin Covid-19

Global
RS di Amerika Tolak Operasi Transplantasi Jantung Pasien Anti-vaksin

RS di Amerika Tolak Operasi Transplantasi Jantung Pasien Anti-vaksin

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.