Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jamin Keamanan Dunia Maya, AS Gandeng Israel Lawan Ransomware

Kompas.com - 15/11/2021, 06:12 WIB
Danur Lambang Pristiandaru

Penulis

Sumber Reuters

WASHINGTON DC, KOMPAS.com – Kementerian Keuangan AS akan menggandeng Israel memerangi ransomware.

Kementerian tersebut pada Minggu (14/11/2021) mengatakan, AS dan Israel bakal meresmikan satuan tugas (satgas) bersama untuk mengatasi keamanan siber.

Satgas tersebut akan memiliki nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) untuk mendukung berbagi informasi terkait dengan sektor keuangan.

Baca juga: Duta Besar Israel Terpaksa Dievakuasi Setelah Kehadirannya Disambut Protes Pro-Palestina

Melansir Reuters, itu termasuk peraturan keamanan siber dan intelijen ancaman.

Pengumuman tersebut disampaikan pasca-pertemuan virtual tentang ransomware yang diadakan di Gedung Putih pada Oktober yang melibatkan Uni Eropa dan lebih dari 30 negara, termasuk Israel.

Selain itu, Wakil Menteri Keuangan AS Wally Adeyemo juga meminta kerja sama internasional untuk mengatasi penyalahgunaan mata uang virtual.

Baca juga: Rusun Akan Digusur Israel, Sekitar 70 Warga Palestina Terancam Jadi Pengungsi

Dia juga meminta komunitas internasional bekerja sama untuk mengatasi model bisnis ransomware.

Kemitraan tersebut terjalin dari berbagai upaya yang diambil untuk memerangi lonjakan ransomware yang telah menyerang beberapa perusahaan besar AS.

Serangan tersebut termasuk serangan terhadap pipa bahan bakar terbesar di AS yang melumpuhkan pengiriman bahan bakar selama beberapa hari.

Baca juga: Israel Tolak Pembukaan Konsulat AS untuk Palestina di Yerusalem karena Khawatir Hal Ini

Satuan tugas AS-Israel yang lebih luas juga diluncurkan pada Minggu untuk mengatasi masalah yang berkaitan dengan fintech dan keamanan siber.

Adeyemo bertemu dengan Menteri Keuangan Israel Avigdor Lieberman dan Direktur Jenderal Direktorat Siber Nasional Israel Yigal Unna pada Minggu untuk menjalin kemitraan bilateral.

Awal bulan ini, Kementerian Kehakiman AS mendakwa seorang warga negara Ukraina dan seorang Rusia dalam salah sebuah serangan ransomware terburuk terhadap target Amerika.

Baca juga: PM Israel kepada Biden: Yerusalem Ibu Kota untuk Israel Saja

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Sumber Reuters
Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com