Biden dan Xi Akan Lakukan Pertemuan Virtual yang Ditunggu-tunggu

Kompas.com - 13/11/2021, 15:10 WIB
Kolase foto Presiden Amerika Serikat Joe Biden (kiri) saat berpidato di Eisenhower Executive Office Building, Washington DC, 2 Juni 2021; dan Presiden China Xi Jinping ketika tiba di bandara internasional Makau, 18 Desember 2019. AFP PHOTO/MANDEL NGAN & ANTHONY WALLACEKolase foto Presiden Amerika Serikat Joe Biden (kiri) saat berpidato di Eisenhower Executive Office Building, Washington DC, 2 Juni 2021; dan Presiden China Xi Jinping ketika tiba di bandara internasional Makau, 18 Desember 2019.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden AS Joe Biden dan Presiden China Xi Jinping akan segera mengadakan pertemuan puncak yang ditunggu-tunggu pada Senin (15/11/2021) di tengah ketegangan meningkat di Taiwan, hak asasi manusia dan perdagangan.

"Kedua pemimpin akan membahas cara untuk mengelola persaingan secara bertanggung jawab" antara kedua negara, "serta cara bekerja sama di mana kepentingan kita selaras," kata sekretaris pers Gedung Putih Jen Psaki dalam sebuah pernyataan pada Jumat (12/11/2021).

"Secara keseluruhan, Presiden Biden akan memperjelas niat dan prioritas AS, juga menjadi jelas serta jujur tentang keprihatinan kami dengan China," kata Psaki, seperti yang dilansir dari AFP pada Sabtu (13/11/2021).

Baca juga: COP26 Glasgow, China Balas Kritik Biden soal Absennya Xi Jinping

Ia menyebutkan bahwa pembicaraan virtual akan berlangsung "di malam hari" pada Senin di Washington, yang berarti Selasa pagi di Beijing.

Di China, kantor berita resmi pemerintah, Xinhua, mengkonfirmasi rencana pertemuan virtual kedua pemimpin negara yang berselisih tersebut.

Sejauh ini, Joe Biden dan Xi Jinping telah berbicara melalui telepon 2 kali sejak politisi veteran Demokrat itu menjabat Gedung Putih.

Dua pemimpin ini juga pernah bertemu secara ekstensif ketika Biden menjabat sebagai wakil presiden untuk Barack Obama, dan Xi adalah wakil presiden untuk Hu Jintao.

Biden sempat berharap untuk bertemu Xi pada KTT G-20 baru-baru ini di Roma, tetapi pemimpin China itu belum melakukan perjalanan sejak awal pandemi Covid-19 dan hanya menyetujui pertemuan secara virtual.

Baca juga: Pengalaman Apes Joe Biden di Skotlandia, Disambut Orang Telanjang dan Telat Keluar Tol

Keduanya berpartisipasi dalam KTT virtual APEC semalam yang diselenggarakan oleh Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern.

"Saya telah mencatat berulang kali, selama 10 bulan terakhir, bahwa hubungan dengan China adalah salah satu yang paling penting dan juga paling kompleks yang kita miliki," kata Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken, Jumat.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Separatis Ukraina Desak Rusia Kirim Senjata Modern untuk Perang, Bukan Senapan Era Soviet

Separatis Ukraina Desak Rusia Kirim Senjata Modern untuk Perang, Bukan Senapan Era Soviet

Global
Kremlin: AS Tidak Bahas Pandangan Rusia di Proposal untuk Ukraina

Kremlin: AS Tidak Bahas Pandangan Rusia di Proposal untuk Ukraina

Global
Ukraina Sambut Baik Rencana Rusia Lanjutkan Pembicaraan pada Awal Februari

Ukraina Sambut Baik Rencana Rusia Lanjutkan Pembicaraan pada Awal Februari

Global
Untidar Magelang Perkuat Kemitraan Global Lewat Kerja Sama dengan Perguruan Tinggi Belarus

Untidar Magelang Perkuat Kemitraan Global Lewat Kerja Sama dengan Perguruan Tinggi Belarus

Global
Kisah Misteri Brother Home, Penampungan Brutal yang Simpan Rahasia Kelam Korea Selatan

Kisah Misteri Brother Home, Penampungan Brutal yang Simpan Rahasia Kelam Korea Selatan

Global
IOC Akan Temui Peng Shuai, Bintang Tenis China yang 'Hilang', di Olimpiade Beijing

IOC Akan Temui Peng Shuai, Bintang Tenis China yang "Hilang", di Olimpiade Beijing

Global
Ditemukan Obyek Misterius dan Menakutkan di Galaksi Bimasakti

Ditemukan Obyek Misterius dan Menakutkan di Galaksi Bimasakti

Global
6 Warga Muda Jepang Tuntut PLTN Fukushima karena Kena Kanker Tiroid akibat Radiasi

6 Warga Muda Jepang Tuntut PLTN Fukushima karena Kena Kanker Tiroid akibat Radiasi

Global
Kekurangan Guru karena Covid-19, Gubernur Turun Tangan Jadi Pengganti

Kekurangan Guru karena Covid-19, Gubernur Turun Tangan Jadi Pengganti

Global
AS Tolak Permintaan Rusia Larang Ukraina Gabung NATO di Tengah Risiko Perang

AS Tolak Permintaan Rusia Larang Ukraina Gabung NATO di Tengah Risiko Perang

Global
Krisis Ukraina Ancam Pasokan Gas Bumi, Belanda Siapkan Rencana Darurat

Krisis Ukraina Ancam Pasokan Gas Bumi, Belanda Siapkan Rencana Darurat

Global
Presiden Israel Akan Kunjungi Turki, Erdogan Siap Perbaiki Hubungan

Presiden Israel Akan Kunjungi Turki, Erdogan Siap Perbaiki Hubungan

Global
7 Universitas Tertua di Dunia

7 Universitas Tertua di Dunia

Internasional
Rusia-Ukraina Sepakat Jaga Gencatan Senjata, tapi Kemungkinan Perang Masih Ada

Rusia-Ukraina Sepakat Jaga Gencatan Senjata, tapi Kemungkinan Perang Masih Ada

Global
Seorang Personel Garda Nasional Ukraina Serang Pabrik, 5 Tentara Tewas

Seorang Personel Garda Nasional Ukraina Serang Pabrik, 5 Tentara Tewas

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.