Dinilai Terlalu Cantik, Mandor Perempuan Ini Kesal Sering Diremehkan Pria

Kompas.com - 11/11/2021, 17:49 WIB
Autumn Westfall, mandor yang dinilai terlalu cantik sehingga sering diremehkan pria di pekerjaannya. TIKTOK @aawestfall via NEW YORK POSTAutumn Westfall, mandor yang dinilai terlalu cantik sehingga sering diremehkan pria di pekerjaannya.

MACOMB, KOMPAS.com - Autumn Westfall, mandor perempuan asal Macomb, Michigan, Amerika Serikat (AS), bercerita dia sering diremehkan pria karena penampilannya yang dinilai terlalu cantik.

Di TikTok-nya yang memiliki 13.100 followers, perempuan yang juga berprofesi model ini menceritakan kehidupannya di pekerjaan yang didominasi pria.

“Ini 100 persen benar bahwa hak istimewa kecantikan memang ada, dan ya itu benar-benar kejam ketika orang menganggap Anda menarik, mereka umumnya hanya baik kepada Anda karena alasan itu saja."

Baca juga: Kisah Pilt Carin Ersdotter, Pemerah Susu Paling Cantik dalam Sejarah

Melansir New York Post pada Senin (8/11/2021), Autumn bekerja sambil merawat dua putrinya yang masih kecil, dan di waktu luangnya menjadi model di Directions USA Models, Powerhouse Modeling Agency di North Carolina.

Dia dapat melakukan semuanya dengan bantuan kekasihnya, Hunter.

“Kalau Anda seorang perempuan di industri yang didominasi laki-laki maka Anda mungkin juga membawa nampan berisi kopi dan makanan ringan,” katanya.

"Keistimewaan kecantikan sebenarnya menjadi hampir kebalikannya, setidaknya dalam pengalaman saya."

“Jadi benar-benar jika Anda cantik, rambutnya bagus, merias wajah Anda, pakaiannya bagus, Anda mungkin tidak berada dalam posisi berkuasa atau memiliki kecerdasan apapun."

Baca juga: China Larang Cowok Cantik Tampil di TV agar Lelaki Tetap Maskulin

Autumn lalu bercerita, e-mail darinya sering diabaikan, dan orang-orang lebih sering berbicara dengan rekan kerjanya yang pria, sehingga dia seolah-olah hanya melayani mereka.

Sebagai ibu dari dua anak perempuan di bawah 5 tahun, dia berkata, “Ketika mereka tumbuh dewasa, saya ingin mereka memutuskan tanpa khawatir apakah mereka akan diremehkan, akan diperlakukan secara profesional. Saya tidak ingin itu menjadi masalah bagi mereka.”

Pada Juli, salah satu netizen berkomentar bahwa mereka juga bekerja di industri yang didominasi pria dan memilih untuk tidak memakai riasan agar dianggap serius.

Baca juga: Xin Zhui: Mumi Cantik Terawat Berusia Ribuan Tahun dari Zaman China Kuno

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Darurat Polusi Plastik: Udara yang Kita Hirup Mengandung Mikroplastik

Darurat Polusi Plastik: Udara yang Kita Hirup Mengandung Mikroplastik

Global
Fisikawan Perancis Ciptakan Gelembung Ajaib, Butuh Lebih dari Satu Tahun untuk Meletus

Fisikawan Perancis Ciptakan Gelembung Ajaib, Butuh Lebih dari Satu Tahun untuk Meletus

Global
MI5: Partai Komunis China Hendak Susupi Parlemen Inggris

MI5: Partai Komunis China Hendak Susupi Parlemen Inggris

Global
Iseng Periksa Folder Spam Email, Wanita Ini Temukan Jackpot Lotre Jutaan Dollar AS

Iseng Periksa Folder Spam Email, Wanita Ini Temukan Jackpot Lotre Jutaan Dollar AS

Global
Sepekan Tsunami Tonga: Kronologi, Dampak, dan Kondisi Terkini

Sepekan Tsunami Tonga: Kronologi, Dampak, dan Kondisi Terkini

Global
Misteri Hilangnya Keluarga Jamison, Benarkah Jadi Target Sekte Sesat?

Misteri Hilangnya Keluarga Jamison, Benarkah Jadi Target Sekte Sesat?

Global
Paus Fransiskus Khawatirkan Ketegangan Ukraina, Risiko Keamanan Bayangi Eropa

Paus Fransiskus Khawatirkan Ketegangan Ukraina, Risiko Keamanan Bayangi Eropa

Global
Insiden Dyatlov Pass: Misteri Kematian 9 Pendaki Rusia di Tengah Salju

Insiden Dyatlov Pass: Misteri Kematian 9 Pendaki Rusia di Tengah Salju

Global
Situasi Makin Panas, Keluarga Personel Kedutaan AS Diminta Tinggalkan Ukraina

Situasi Makin Panas, Keluarga Personel Kedutaan AS Diminta Tinggalkan Ukraina

Global
Situasi Rusia-Ukraina Makin Panas, AS Kirim Kapal Induk

Situasi Rusia-Ukraina Makin Panas, AS Kirim Kapal Induk

Global
Covid-19 India Memburuk Lagi, Catat 300.000 Kasus 4 Hari Berturut-turut

Covid-19 India Memburuk Lagi, Catat 300.000 Kasus 4 Hari Berturut-turut

Global
CEO Pfizer: Pemberian Booster Covid-19 yang Terlalu Sering Bukan Skenario yang Baik

CEO Pfizer: Pemberian Booster Covid-19 yang Terlalu Sering Bukan Skenario yang Baik

Global
Kebakaran California Lalap 1.500 Hektare Lahan, Ratusan Orang Dievakuasi

Kebakaran California Lalap 1.500 Hektare Lahan, Ratusan Orang Dievakuasi

Global
Cium Kaki Ibu di Pengadilan, Pria Mesir Selamat dari Hukuman Mati

Cium Kaki Ibu di Pengadilan, Pria Mesir Selamat dari Hukuman Mati

Global
Bantuan Kemanusiaan jadi Agenda Utama Pertemuan Taliban dengan Negara Barat

Bantuan Kemanusiaan jadi Agenda Utama Pertemuan Taliban dengan Negara Barat

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.