Skandal Pekerjaan Ganda Anggota Parlemen, Boris Johnson Bantah Inggris Negara Korup

Kompas.com - 11/11/2021, 10:29 WIB
Perdana Menteri Inggris Boris Johnson berbicara dalam konferensi pers di La Nuvola, ketika menghadiri KTT G20 di Roma, Minggu (31/10/2021). AP PHOTO/KIRSTY WIGGLESWORTHPerdana Menteri Inggris Boris Johnson berbicara dalam konferensi pers di La Nuvola, ketika menghadiri KTT G20 di Roma, Minggu (31/10/2021).

LONDON, KOMPAS.com - Perdana Menteri Inggris Boris Johnson pada Rabu (10/11/2021) menepis tudingan bahwa negaranya korup, di tengah skandal pekerjaan ganda sejumlah anggota parlemen.

Mantan jaksa agung Geoffrey Cox terseret kasus ini atas dugaan memanfaatkan kantornya demi keuntungan pribadi.

Anggota parlemen Partai Konservatif lainnya, Owen Paterson, juga ditemukan melobi menteri-menteri untuk dua perusahaan yang mencantumkan namanya dalam daftar gaji.

Baca juga: AS dan Inggris Pernah Hampir Berperang Gara-gara Babi

Kedua kasus tersebut membuka kembali pengawasan anggota parlemen tentang potensi konflik kepentingan.

Namun Johnson mengatakan kepada wartawan pada kunjungan ke KTT COP26 Glasgow, "Saya benar-benar percaya Inggris bukanlah negara yang korup. Saya juga tidak percaya institusi kita korup."

Anggota parlemen yang melanggar aturan harus mendapat sanksi yang sesuai, katanya dikutip dari AFP, seraya menambahkan, "Semua pernyataan saya sesuai dengan aturan".

Johnson, yang peringkat jajak pendapatnya merosot dalam beberapa hari terakhir, dihujani pertanyaan tentang siapa yang membayar liburannya ke Karibia dan Spanyol, serta perombakan mahal flatnya di Downing Street.

Ada juga klaim kronisme berulang selama pandemi virus corona dalam pemberian kontrak jutaan pound tanpa mengikuti aturan tender.

Partai Konservatif juga akan dipanggil pengadilan untuk menjelaskan, bagaimana dan mengapa sering menawarkan donor lebih dari 3 juta pounds (Rp 57,5 miliar) ke kursi di majelis tinggi House of Lords yang tidak dipilih.

Anggota parlemen Inggris boleh memiliki pekerjaan kedua, selama mereka menyatakannya, tetapi tidak diizinkan menggunakan kantor parlemen atau sumber daya mereka untuk pekerjaan tersebut.

Baca juga: PM Inggris Peringatkan COP26: Kalau Glasgow Gagal, Semua Gagal

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wali Kota New York City Terima Gaji Pertama dalam Bentuk Bitcoin

Wali Kota New York City Terima Gaji Pertama dalam Bentuk Bitcoin

Global
Balas Tindakan China, AS Tangguhkan 44 Penerbangan dari 4 Maskapai China

Balas Tindakan China, AS Tangguhkan 44 Penerbangan dari 4 Maskapai China

Global
Dubes RI di Kuala Lumpur Persilakan Rohana Pilih Jadi WNI atau Warga Malaysia

Dubes RI di Kuala Lumpur Persilakan Rohana Pilih Jadi WNI atau Warga Malaysia

Global
Tom Hanks Narasikan Pencapaian Joe Biden dalam Iklan Terbaru

Tom Hanks Narasikan Pencapaian Joe Biden dalam Iklan Terbaru

Global
PBB Mengutuk Serangan Udara di Pusat Penahanan Yaman, Arab Saudi Bantah Terlibat

PBB Mengutuk Serangan Udara di Pusat Penahanan Yaman, Arab Saudi Bantah Terlibat

Global
Sebagian Besar Anak di Singapura Ditemukan Terlalu Lama Menatap Gadget, Ini Durasi yang Dianjurkan

Sebagian Besar Anak di Singapura Ditemukan Terlalu Lama Menatap Gadget, Ini Durasi yang Dianjurkan

Global
Reporter TV Ditabrak Mobil saat Siaran Langsung, tapi Terus Meliput

Reporter TV Ditabrak Mobil saat Siaran Langsung, tapi Terus Meliput

Global
Baru Berusia 19 Tahun, Gadis Ini Jadi Pilot Termuda yang Kelilingi Dunia

Baru Berusia 19 Tahun, Gadis Ini Jadi Pilot Termuda yang Kelilingi Dunia

Global
Dialog AS-Rusia soal Ukraina Kembali Buntu, tapi Sepakat Redakan Ketegangan

Dialog AS-Rusia soal Ukraina Kembali Buntu, tapi Sepakat Redakan Ketegangan

Global
Ukraina Tuding Rusia Tingkatkan Senjata, Amunisi, dan Peralatan Militer di Perbatasan

Ukraina Tuding Rusia Tingkatkan Senjata, Amunisi, dan Peralatan Militer di Perbatasan

Global
Serangan Udara di Penjara Yaman Tewaskan Lebih dari 100 Orang

Serangan Udara di Penjara Yaman Tewaskan Lebih dari 100 Orang

Global
Koalisi Pimpinan Arab Saudi Lancarkan Serangan Udara di Yaman, 70 Orang Tewas

Koalisi Pimpinan Arab Saudi Lancarkan Serangan Udara di Yaman, 70 Orang Tewas

Global
Wanita Inggris Raup Rp 194 Juta Tiap Bulan dari Video Memompa ASI

Wanita Inggris Raup Rp 194 Juta Tiap Bulan dari Video Memompa ASI

Global
PBB Peringatkan Rusia untuk Tidak Menginvasi Ukraina

PBB Peringatkan Rusia untuk Tidak Menginvasi Ukraina

Global
POPULER GLOBAL: Penyanyi Ceko Meninggal Setelah Sengaja Tertular Covid | Media Asing Ramai Beritakan Ghozali Everyday

POPULER GLOBAL: Penyanyi Ceko Meninggal Setelah Sengaja Tertular Covid | Media Asing Ramai Beritakan Ghozali Everyday

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.