Artileri Korea Utara Gelar Lomba Menembak Tanpa Disaksikan Kim Jong Un

Kompas.com - 08/11/2021, 11:00 WIB
Tank Tentara Rakyat Korea (KPA) berbaris dalam parade militer yang digelar dalam rangka peringatan 70 tahun berdirinya Korea Utara di Alun-alun Kim Il Sung, Pyongyang, Minggu (9/9/2018). AFP / ED JONESTank Tentara Rakyat Korea (KPA) berbaris dalam parade militer yang digelar dalam rangka peringatan 70 tahun berdirinya Korea Utara di Alun-alun Kim Il Sung, Pyongyang, Minggu (9/9/2018).

PYONGYANG, KOMPAS.com - Korea Utara menyatakan, artileri mereka menggelar lomba menembak tanpa disaksikan sang pemimpin tertinggi, Kim Jong Un.

Kompetisi itu diadakan di antara unit mekanis dengan disaksikan sejumlah pejabat pemerintahan dan militer senior, ulas media pemerintah KCNA.

Laporan tersebut tidak menyertakan Kim Jong Un, yang artinya sang pemimpin tidak hadir dalam latihan itu.

Baca juga: Rakyat Korea Utara Terancam Kelaparan Jelang Musim Dingin

Dikutip NBC News Minggu (7/11/2021), sebelumnya Kim hadir dalam latihan menembak yang diselenggarakan tahun lalu.

KCNA mewartakan, lomba menembak di antara unit artileri tidak saja dihelat untuk meningkatkan kemampuan mobilisasi unit mekanis.

Lomba tersebut juga digelar untuk mengintensifkan pelatihan yang lebih kompetitif di antara militer Korea Utara.

Pengumuman itu merupakan manuver terbaru Pyongyang untuk menekan AS dan tetangganya, Korea Selatan, untuk menanggalkan kebijakan yang mereka anggap bermusuhan.

Sejak September, negara penganut ideologi Juche itu melakukan serangkaian uji coba persenjataan canggih mereka.

Di antaranya rudal balistik yang bisa menghantam wilayah tidak saja Korea Selatan, tetapi juga sekutu AS lainnya, Jepang.

Pakar meyakini, uji coba tersebut merupakan upaya Korea Utara supaya mereka diakui sebagai negara nuklir, dan memuluskan negosiasi pelonggaran sanksi.

Adapun lomba menembak artileri memang tidak seheboh ketika Pyongyang mengumumkan uji coba rudal balistik terbaru mereka.

Tapi menurut pakar, keputusan Utara menempatkan artileri jarak jauhnya di perbatasan bisa mengancam area padat penduduk di Selatan.

Baca juga: China dan Rusia Kembali Desak DK PBB Cabut Sanksi untuk Korea Utara

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber NBC News
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

POPULER GLOBAL: Tonga Jadi seperti Permukaan Bulan, 105.000 Warga Tak Bisa Dihubungi

POPULER GLOBAL: Tonga Jadi seperti Permukaan Bulan, 105.000 Warga Tak Bisa Dihubungi

Global
Temuan Terbaru, 1 Orang Tewas di Tonga Akibat Tsunami

Temuan Terbaru, 1 Orang Tewas di Tonga Akibat Tsunami

Global
Berlian Hitam Terbesar Dipamerkan di Dubai, Ini Wujudnya

Berlian Hitam Terbesar Dipamerkan di Dubai, Ini Wujudnya

Global
Viral Video Polisi Tanya Pengendara Mobil Manual: Kakimu Tidak Kram?

Viral Video Polisi Tanya Pengendara Mobil Manual: Kakimu Tidak Kram?

Global
'Monster Laut' Ditemukan seperti Hiu Dimutilasi, Apakah Ikan Terbesar di Dunia?

"Monster Laut" Ditemukan seperti Hiu Dimutilasi, Apakah Ikan Terbesar di Dunia?

Global
Kisah Rohana, Wanita di Malaysia yang Sejak Kecil Ditinggal Ibunya Kembali ke Indonesia, Kini Kesulitan Dapat Kewarganegaraan

Kisah Rohana, Wanita di Malaysia yang Sejak Kecil Ditinggal Ibunya Kembali ke Indonesia, Kini Kesulitan Dapat Kewarganegaraan

Global
Ada Jalur Pemakaman Penuh dengan Kuburan Kuno Ditemukan di Arab Saudi

Ada Jalur Pemakaman Penuh dengan Kuburan Kuno Ditemukan di Arab Saudi

Global
Seorang Pria Tiba-tiba Dorong Wanita ke Arah Kereta Bawah Tanah yang Melaju hingga Tewas

Seorang Pria Tiba-tiba Dorong Wanita ke Arah Kereta Bawah Tanah yang Melaju hingga Tewas

Global
China Batalkan Rencana untuk Jual Tiket Olimpiade Beijing ke Publik

China Batalkan Rencana untuk Jual Tiket Olimpiade Beijing ke Publik

Global
Bintang Porno Tanding Lawan Model Wanita di MMA, Dipisahkan Penonton yang Masuk Ring

Bintang Porno Tanding Lawan Model Wanita di MMA, Dipisahkan Penonton yang Masuk Ring

Global
Warga China Diminta Hati-hati Beli Barang Impor, Waspadai Penularan Covid-19 Lewat Benda

Warga China Diminta Hati-hati Beli Barang Impor, Waspadai Penularan Covid-19 Lewat Benda

Global
China Laporkan Dua Orang Meninggal karena Flu Burung, Tiga Lainnya Masih Dirawat Intensif

China Laporkan Dua Orang Meninggal karena Flu Burung, Tiga Lainnya Masih Dirawat Intensif

Global
Jadi Penumpang Sendirian di Pesawat, Pria Ini Bebas Rebahan dan Gratis Makan Semua

Jadi Penumpang Sendirian di Pesawat, Pria Ini Bebas Rebahan dan Gratis Makan Semua

Global
China Tingkatkan Kewaspadaan Covid-19 Saat Liburan Imlek Dimulai

China Tingkatkan Kewaspadaan Covid-19 Saat Liburan Imlek Dimulai

Global
Internet di Tonga Putus Usai Tsunami, Perbaikan Bisa sampai 2 Minggu

Internet di Tonga Putus Usai Tsunami, Perbaikan Bisa sampai 2 Minggu

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.