Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Hari Kedua COP26, Ini 3 Hal Penting yang Terjadi

Kompas.com - 03/11/2021, 10:05 WIB
Danur Lambang Pristiandaru

Penulis

GLASGOW, KOMPAS.com – Para pemimpin dunia menghadiri KTT yang membahas perubahan iklim, COP26, di Glasgow, Skotlandia, mulai 31 Oktober hingga 12 November.

COP26 merupakan kesempatan penting untuk mewujudkan aturan-aturan guna mencapai Perjanjian Paris.

Pada hari kedua pelaksanaan COP26, Selasa (2/11/2021), para pemimpin dunia menyepakati sejumlah hal penting untuk menangkal perubahan iklim.

Melansir Electrek, berikut tiga hal penting yang terjadi pada hari kedua COP26.

Baca juga: Apa Itu COP26 dan Mengapa Penting?

1. Dunia berjanji memangkas metana

Memimpin aliansi yang beranggotakan 90 negara, Presiden AS Joe Biden meluncurkan rencana untuk mengurangi emisi metana global sebesar 30 persen pada 2030 dibandingkan 2020.

The Guardian mencatat, setengah dari anggota aliansi tersebut adalah 30 negara penghasil metana utama.

China, India, dan Rusia belum bergabung dengan pakta yang dikenal sebagai ikrar metana global atau Global Methane Pledg tersebut.

Ikrar tersebut pertama kali diumumkan pada September. Namun pemerintahan Biden sejak saat itu berjuang untuk meningkatkan jumlah penandatangannya.

Pengurangan metana menjadi salah satu poin penting yang dibahas dalam COP26.

Baca juga: Gunakan Kursi Roda, Menteri Energi Israel Tak Bisa Ikut COP26

2. Para pemimpin berjanji mengakhiri deforestasi

Sebanyak 110 pemimpin dunia bersepakat untuk menghentikan deforestasi global pada hari kedua COP26.

Ke-110 negara tersebut termasuk Brasil, negara yang memiliki rekam jejak deforestasi terhadap Hutan Amazon dalam beberapa tahun terakhir.

Negara-negara yang telah menandatangani janji tersebut juga termasuk Kanada, Rusia, China, Indonesia, Republik Demokratik Kongo, AS, dan Inggris.

Bersama-sama, itu mencakup sekitar 85 persen hutan dunia. Janji tersebut juga mencakup penyediaan lebih dari 19 miliar dollar AS (Rp 271 triliun) yang berasal dari dana publik maupun swasta.

Pengumuman itu disambut baik. Tetapi para ahli, kelompok lingkungan, dan hampir semua orang ingin melihat aksi nyata, bukan sekadar janji.

Baca juga: Indonesia dan Lebih dari 100 Negara Janji Akhiri Deforestasi Tahun 2030 di COP26

3. Negara-negara Afrika bergerak

Negara-negara Afrika mengeluarkan setidaknya 6 miliar dollar AS (Rp 85,7 triliun) per tahun dari pendapatan pajaknya untuk beradaptasi dengan dampak perubahan iklim.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Ketika Korea Utara dan Korea Selatan Adu Propaganda dengan Balon...

Ketika Korea Utara dan Korea Selatan Adu Propaganda dengan Balon...

Global
Denmark Tarik Merek Mi Instan dari Korea Selatan karena Terlalu Pedas

Denmark Tarik Merek Mi Instan dari Korea Selatan karena Terlalu Pedas

Global
Asia Catat Jumlah Kematian Dini Tertinggi di Dunia Akibat Polusi Udara

Asia Catat Jumlah Kematian Dini Tertinggi di Dunia Akibat Polusi Udara

Global
 Unik, Buku tentang Pelarangan Buku Dilarang di Sekolah Florida

Unik, Buku tentang Pelarangan Buku Dilarang di Sekolah Florida

Global
Kesal Dipecat, Karyawan Hapus Server Perusahaan Hingga Rugi Rp 11 Miliar

Kesal Dipecat, Karyawan Hapus Server Perusahaan Hingga Rugi Rp 11 Miliar

Global
90 Proyektil Ditembakkan dari Lebanon Usai Israel Tewaskan Komandan Senior Hezbollah

90 Proyektil Ditembakkan dari Lebanon Usai Israel Tewaskan Komandan Senior Hezbollah

Global
Hunter Biden Dinyatakan Bersalah, Apa Dampaknya bagi Joe Biden?

Hunter Biden Dinyatakan Bersalah, Apa Dampaknya bagi Joe Biden?

Internasional
Kebakaran di Gedung Perumahan Pekerja Kuwait, 41 Orang Tewas

Kebakaran di Gedung Perumahan Pekerja Kuwait, 41 Orang Tewas

Global
Skandal AI Sekolah Victoria, 50 Foto Siswi Direkayasa Tak Senonoh

Skandal AI Sekolah Victoria, 50 Foto Siswi Direkayasa Tak Senonoh

Global
AS Evaluasi Respons Hamas yang Minta Penghentian Perang Sepenuhnya

AS Evaluasi Respons Hamas yang Minta Penghentian Perang Sepenuhnya

Global
Ukraina Jatuhkan 24 Drone dan 6 Rudal Rusia, Beberapa Sasar Kyiv

Ukraina Jatuhkan 24 Drone dan 6 Rudal Rusia, Beberapa Sasar Kyiv

Global
Berbagai Cara Rusia Pakai Jalur Rahasia untuk Dapatkan Barang Impor

Berbagai Cara Rusia Pakai Jalur Rahasia untuk Dapatkan Barang Impor

Internasional
Diprotes Tetangga, Apartemen di Jepang Dirobohkan karena Halangi Pemandangan Gunung Fuji

Diprotes Tetangga, Apartemen di Jepang Dirobohkan karena Halangi Pemandangan Gunung Fuji

Global
'Spider-Man' Polandia Ditangkap di Argentina Saat Panjat Gedung 30 Lantai

"Spider-Man" Polandia Ditangkap di Argentina Saat Panjat Gedung 30 Lantai

Global
Bocoran Percakapan yang Diklaim dari Pemimpin Hamas Sebut Kematian Warga Sipil adalah 'Pengorbanan yang Perlu'

Bocoran Percakapan yang Diklaim dari Pemimpin Hamas Sebut Kematian Warga Sipil adalah "Pengorbanan yang Perlu"

Internasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com