Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Paus Fransiskus: Semoga Tangisan Bumi dan Orang Miskin Terdengar di KTT Iklim, COP26

Kompas.com - 01/11/2021, 09:12 WIB
Bernadette Aderi Puspaningrum

Penulis

Sumber Euronews

ROMA, KOMPAS.com - Paus Fransiskus pada Minggu (31/10/2021) mendesak orang-orang untuk berdoa agar "tangisan Bumi" terdengar di KTT Iklim PBB, COP26 Glasgow.

Berbicara kepada para jemaah di Lapangan Santo Petrus, Pemimpin Gereja Katolik Roma ke-266 mengatakan dia berharap konferensi penting itu dapat menawarkan "jawaban yang efektif" untuk generasi mendatang.

Baca juga: COP26: Dunia Perlu Bertindak Sekarang Cegah Perubahan Iklim

"Hari ini di Glasgow, di Skotlandia, KTT PBB tentang Perubahan Iklim dimulai, COP26 Glasgow. Mari kita berdoa agar tangisan Bumi dan orang miskin didengar, dan pertemuan ini dapat memberikan jawaban efektif yang menawarkan harapan nyata untuk generasi mendatang,” ujarnya melansir Euronews.

Paus Fransiskus telah menyorot lingkungan yang rapuh di planet ini, sebagai agenda utama kepausannya.

Dalam teks yang dipublikasikan pada Minggu (31/10/2021) oleh harian Italia Il Corriere della Sera, Paus Fransiskus juga memperingatkan “Sudah waktunya untuk bertindak, dan bertindak bersama” melawan perubahan iklim, pandemi Covid-19, dan kemiskinan.”

Mengkritik krisis ekologis dan krisis sosial yang mematikan karena krisis kesehatan, Paus Fransiskus mengatakan bahwa krisis ini juga memberikan "peluang dan kesempatan untuk belajar dari kesalahan yang dilakukan di masa lalu".

"Sudah waktunya untuk berpikir besar, untuk memikirkan kembali prioritas kita (...) dan untuk merencanakan kembali masa depan kita. Saatnya bertindak, bertindak bersama, inilah saatnya", pungkas pemimpin spiritual umat Katolik Dunia yang diperkirakan mencapai 1,3 miliar itu.

Baca juga: Biden: Dorongan Produksi Energi Fosil Tak Konsisten dengan Tujuan Iklim

Seruan dari paus datang ketika para pemimpin G20, yang bertemu di pertemuan puncak mereka di Roma. Mereka menyepakati tujuan membatasi pemanasan global abad ini hingga 1,5 derajat di atas tingkat pra-industri.

Para pemimpin dari 20 negara terkaya di dunia, yang menyumbang lebih dari 75 persen emisi rumah kaca, juga merundingkan komitmen apa yang ingin mereka buat untuk menahan kenaikan suhu global.

Apa yang mereka setujui dipandang sangat penting dalam menetapkan atmosfer untuk negosiasi COP26 di Glasgow.

Paus juga mengatakan dia memikirkan orang-orang Haiti dan mendesak dunia untuk tidak meninggalkan mereka.

Dia juga mengatakan berdoa untuk orang-orang yang menderita akibat banjir dalam beberapa pekan terakhir di Vietnam dan Sisilia.

Baca juga: Jelang COP26, Inggris Desak China Berbuat Lebih Banyak Tangkal Perubahan Iklim

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com