Intelijen AS: Asal-usul Covid Mungkin Tak Akan Pernah Diketahui

Kompas.com - 30/10/2021, 09:38 WIB
Warga China mengantre untuk tes Covid-19 di Wuhan, provinsi Hubei, Selasa (3/8/2021). Covid-19 varian Delta merebak di China yang membuat pemerintah mengisolasi sejumlah kota, dan menjadi peringatan bagi para pemimpin yang sempat yakin sukses menangani wabah virus corona ini. CHINATOPIX via APWarga China mengantre untuk tes Covid-19 di Wuhan, provinsi Hubei, Selasa (3/8/2021). Covid-19 varian Delta merebak di China yang membuat pemerintah mengisolasi sejumlah kota, dan menjadi peringatan bagi para pemimpin yang sempat yakin sukses menangani wabah virus corona ini.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com – Asal-usul Covid-19 kemungkinan tidak akan pernah dapat diketahui.

Hal tersebut dipaparkan Kantor Direktur Intelijen Nasional AS (ODNI) melalui laporan terbaru mereka yang menyelidiki asal-usul Covid-19.

Induk lembaga mata-mata AS tersebut menyelidiki sejumlah teori, salah duanya adalah apakah virus corona ditularkan dari hewan ke manusia atau kebocoran dari laboratorium.

Baca juga: Kesempatan Terakhir, WHO Bentuk Tim Baru Selidiki Asal-usul Covid-19

ODNI memaparkan, dua hipotesis tersebut cukup masuk akal tentang bagaimana SARS-CoV-2 pertama kali menginfeksi manusia.

Tetapi, para analis tidak setuju mana yang lebih mungkin dari kedua hioptesis tersebut sebagaimana dilansir Channel News Asia, Sabtu (30/10/2021).

Laporan itu juga menolak teori bahwa virus corona merupakan senjata biologis.

ODNI menyebut para pendukung teori tersebut tidak memiliki akses langsung ke Institut Virologi Wuhan. Para pendukung teori ini lantas dituduh menyebarkan disinformasi.

Baca juga: Selidiki Asal-usul Covid-19, China Bersiap Uji Puluhan Ribu Sampel Darah

Laporan yang dirilis pada Jumat (29/10/2021) tersebut adalah pembaruan dari tinjauan yang dirilis sebelumnya pada Agustus.

Beberapa lembaga mata-mata AS mendukung teori bahwa virus itu berasal dari alam. Namun, teori tersebut memiliki sedikit konfirmasi.

Sebanyak empat badan mata-mata AS memiliki "keyakinan rendah" bahwa Covid-19 berasal dari hewan yang terinfeksi atau virus terkait.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

POPULER GLOBAL: Jet Tempur F-35 Kecelakaan | 3 Vaksin Terbaik sebagai Booster Sinovac

POPULER GLOBAL: Jet Tempur F-35 Kecelakaan | 3 Vaksin Terbaik sebagai Booster Sinovac

Global
Ketika El Chapo Pakai Viagra dan Pesan Makanan Mewah hingga Wanita Sampai ke Penjara

Ketika El Chapo Pakai Viagra dan Pesan Makanan Mewah hingga Wanita Sampai ke Penjara

Global
Latar Belakang Kudeta Militer Burkina Faso dan Penahanan Presiden Roch Kabore

Latar Belakang Kudeta Militer Burkina Faso dan Penahanan Presiden Roch Kabore

Global
Kisah Liu Xuezhou, Remaja China Dijual Orang Tua saat Bayi, Ditolak Setelah Bertemu Lagi hingga Bunuh Diri

Kisah Liu Xuezhou, Remaja China Dijual Orang Tua saat Bayi, Ditolak Setelah Bertemu Lagi hingga Bunuh Diri

Global
Omicron Melonjak, Kasus Harian Covid-19 Korea Selatan Capai 8.000 untuk Kali Pertama

Omicron Melonjak, Kasus Harian Covid-19 Korea Selatan Capai 8.000 untuk Kali Pertama

Global
AS Siapkan 8.500 Pasukan dalam Siaga Tinggi, Klaim Rusia Tak Niat Kurangi Eskalasi

AS Siapkan 8.500 Pasukan dalam Siaga Tinggi, Klaim Rusia Tak Niat Kurangi Eskalasi

Global
Media Asing Soroti Bentrokan di Sorong, Sebut Perkelahian Sudah Sering Terjadi di Sana

Media Asing Soroti Bentrokan di Sorong, Sebut Perkelahian Sudah Sering Terjadi di Sana

Global
Uji Coba Senjata Korea Utara Berlanjut, Dua Rudal Jelajah Dilaporkan Telah Ditembakkan

Uji Coba Senjata Korea Utara Berlanjut, Dua Rudal Jelajah Dilaporkan Telah Ditembakkan

Global
Lusinan Pejabat China Terbukti Tutupi Parahnya Bencana Banjir Zhengzhou yang Mematikan

Lusinan Pejabat China Terbukti Tutupi Parahnya Bencana Banjir Zhengzhou yang Mematikan

Global
Donor Ginjal untuk Pacar, Wanita Ini Dicampakkan Setelah Operasi Transplantasi Sukses

Donor Ginjal untuk Pacar, Wanita Ini Dicampakkan Setelah Operasi Transplantasi Sukses

Global
Buru-buru Evakuasi Warganya karena Khawatir Invasi Rusia ke Ukraina, AS Dinilai Berlebihan

Buru-buru Evakuasi Warganya karena Khawatir Invasi Rusia ke Ukraina, AS Dinilai Berlebihan

Global
Bug dalam OpenSea Memungkinkan Peretas Beli NFT dengan Harga Murah

Bug dalam OpenSea Memungkinkan Peretas Beli NFT dengan Harga Murah

Global
Investor Ini Bagikan Tips Aman Kejar Cuan untuk Pendatang Baru NFT

Investor Ini Bagikan Tips Aman Kejar Cuan untuk Pendatang Baru NFT

Global
23 Orang di Kapal Militer Australia Pembawa Bantuan ke Tonga Terdeteksi Positif Covid-19

23 Orang di Kapal Militer Australia Pembawa Bantuan ke Tonga Terdeteksi Positif Covid-19

Global
Kisah Penemuan Cullinan, Berlian Terbesar di Dunia dari Tambang Afrika

Kisah Penemuan Cullinan, Berlian Terbesar di Dunia dari Tambang Afrika

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.