Kompas.com - 29/10/2021, 15:02 WIB
Ilustrasi misteri. pixabay Pedro Figueras Ilustrasi misteri.

KOMPAS.com - Polisi di British Columbia, Kanada, mengalami hal yang unik.

Mereka meminta seorang pengemudi diminta melepaskan dekorasi Halloween dari mobilnya.

Dilansir UPI, ini dilakukan setelah sebuah pesan bertuliskan di mobil bertuliskan "HELP ME".

Menurut polisi, hal ini dianggap "agak terlalu menakutkan".

Baca juga: Sekolah di New York Larang Murid Pakai Kostum Squid Game Saat Halloween

RCMP Trail and Greater District mengatakan, petugas menanggapi laporan tentang kendaraan mencurigakan itu.

Halloween memang akan segera memasuki puncak perayaannya, dan kendaraan ini seolah mencuri start terlebih dahulu

Kendaraan seram itu diparkir dekat persimpangan. Alhasil, semua mata dapat melihatnya.

Apalagi, kendaraan juga dihiasi dengan darah palsu serta pesan "HELP ME" yang dibentuk dari tempelan lakban.

Seolah ada sosok dalam mobil yang meminta pertolongan.

Baca juga: Kisah Misteri “Gua Neraka” Tempat Lahirnya Pesta Halloween

Polisi sudah berbicara dengan pemilik kendaraan, seorang pria Fruitvale berusia 36 tahun.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber UPI
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wajah-wajah Figur Publik Ini Dicuri oleh Akun Medsos Palsu untuk Dukung Vladimir Putin

Wajah-wajah Figur Publik Ini Dicuri oleh Akun Medsos Palsu untuk Dukung Vladimir Putin

Global
Korea Selatan Sampaikan Komitmen Mau Bantu Korea Utara Lawan Covid-19

Korea Selatan Sampaikan Komitmen Mau Bantu Korea Utara Lawan Covid-19

Global
Sertifikat Vaksin Covid-19 PeduliLindungi Diakui di Seluruh Negara ASEAN

Sertifikat Vaksin Covid-19 PeduliLindungi Diakui di Seluruh Negara ASEAN

Global
NATO Yakin Turki Tak Akan Halangi Finlandia dan Swedia Jadi Anggota

NATO Yakin Turki Tak Akan Halangi Finlandia dan Swedia Jadi Anggota

Global
India Larang Ekpor Gandum karena Gelombang Panas Rusak Panen

India Larang Ekpor Gandum karena Gelombang Panas Rusak Panen

Global
NATO Yakin Ukraina Akan Menang Perang Lawan Rusia

NATO Yakin Ukraina Akan Menang Perang Lawan Rusia

Global
Orangtua di India Gugat Anaknya Rp 10 Miliar karena Tak Kunjung Dapat Cucu

Orangtua di India Gugat Anaknya Rp 10 Miliar karena Tak Kunjung Dapat Cucu

Global
Kim Jong Un Perintahkan Militer Korea Utara Stabilkan Pasokan Obat di Tengah Wabah Covid-19

Kim Jong Un Perintahkan Militer Korea Utara Stabilkan Pasokan Obat di Tengah Wabah Covid-19

Global
Banjir Buatan Rupanya Ampuh Cegah Pasukan Rusia Rebut Kyiv

Banjir Buatan Rupanya Ampuh Cegah Pasukan Rusia Rebut Kyiv

Global
Pelaku Penembakan Bermotif Rasialis yang Tewaskan 10 Orang Rupanya Pernah Buat Acaman di Sekolahnya

Pelaku Penembakan Bermotif Rasialis yang Tewaskan 10 Orang Rupanya Pernah Buat Acaman di Sekolahnya

Global
Kemenangan Marcos Jr dan Pengaruh Disinformasi di Medsos

Kemenangan Marcos Jr dan Pengaruh Disinformasi di Medsos

Global
Inggris: Rusia Telah Kehilangan Sepertiga Tentaranya di Darat

Inggris: Rusia Telah Kehilangan Sepertiga Tentaranya di Darat

Global
Rangkuman Hari Ke-81 Serangan Rusia ke Ukraina, Serangan Balasan Kyiv di Izium, Serangan Moskwa di Donbass Hilang Momentum

Rangkuman Hari Ke-81 Serangan Rusia ke Ukraina, Serangan Balasan Kyiv di Izium, Serangan Moskwa di Donbass Hilang Momentum

Global
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Mayat Manusia Bermunculan saat Danau di AS Mengering | Kembalinya Dinasti Marcos di Filipina

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Mayat Manusia Bermunculan saat Danau di AS Mengering | Kembalinya Dinasti Marcos di Filipina

Global
Finlandia Mulai Proses untuk Gabung NATO

Finlandia Mulai Proses untuk Gabung NATO

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.