Kompas.com - 28/10/2021, 18:00 WIB
Ilustrasi virus corona di dunia Shutterstock/RidersuperoneIlustrasi virus corona di dunia

JENEWA, KOMPAS.com - Selama seminggu terakhir, Eropa menjadi satu-satunya wilayah di seluruh dunia yang melaporkan peningkatan kasus Covid-19 dengan peningkatan persentase hingga dua digit, kata badan kesehatan PBB pada Rabu (27/10/2021).

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan kasus Covid-19 baru di kawasan Eropa (53 negara), yang membentang jauh hingga ke Timur tempat mantan republik Soviet di Asia Tengah, mencatat kenaikan 18 persen dalam kasus Covid-19 selama seminggu terakhir.

Baca juga: Kasus Harian Covid-19 Singapura Pecah Rekor Tembus Angka 5.000

Kenaikan kasus Covid-19 Eropa terjadi selama empat minggu berturut-turut untuk daerah tersebut.

Dalam laporan epidemiologi mingguan Covid-19 WHO, Eropa juga mencatat 14 persen peningkatan kematian terkait virus Covid-19. Jumlah itu setara lebih dari 1,6 juta kasus baru Covid-19 dan lebih dari 21.000 kematian baru.

Di belahan dunia lain, Amerika Serikat (AS) menghitung jumlah kasus baru terbesar selama tujuh hari terakhir, hampir 513.000 kasus baru. Tapi jumlah itu adalah penurunan 12 persen dari minggu sebelumnya.

Pada periode yang sama Covid-19 AS mencatat lebih dari 11.600 kematian, atau jumlah yang sama dengan minggu sebelumnya, menurut WHO.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Inggris berada di urutan kedua dengan lebih dari 330.000 kasus baru Covid-19 Rusia, yang mencatat serangkaian rekor infeksi dan kematian Covid-19 dalam beberapa hari terakhir, melaporkan hampir seperempat juta kasus baru selama seminggu terakhir.

Baca juga: Singapura Selidiki Lonjakan Covid-19 yang Luar Biasa

Pejabat WHO menyoroti sejumlah faktor yang memicu peningkatan kembali virus Covid-19 Eropa. Termasuk tingkat vaksinasi yang relatif rendah di beberapa negara di Eropa Timur.

Negara-negara termasuk Ukraina, Rumania, Bulgaria, Moldova dan Georgia kini termasuk sebagai negara dengan tingkat infeksi Covid-19 tertinggi per 100.000 orang dalam seminggu terakhir.

Sementara di Benua Amerika secara keseluruhan, WHO mencatat 1 persen kenaikan Covid-19 dalam kematian selama seminggu terakhir, bahkan ketika kasus turun 9 persen.

Benua Amerika telah menghitung sebagian besar kematian dibanding wilayah lain di dunia sepanjang pandemi, lebih dari 2,7 juta jiwa.

Sementara di wilayah Asia, yang meliputi negara-negara padat penduduk seperti India dan Indonesia, WHO mencatat kematian akibat Covid-19 naik 13 persen bahkan ketika kasus Covid-19 turun 8 persen selama seminggu terakhir.

Baca juga: China Bangun Kompleks Karantina Covid-19 Seukuran 46 Lapangan Sepak Bola

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang

Video Pilihan

Sumber AP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mumi Berusia 1.200 Tahun Ditemukan dengan Tangan Menutupi Wajah dan Tubuh Terikat

Mumi Berusia 1.200 Tahun Ditemukan dengan Tangan Menutupi Wajah dan Tubuh Terikat

Global
Ulang Tahun 9 Desember, Ini Kisah Tre Cool, 'God's Favorite Drummer'

Ulang Tahun 9 Desember, Ini Kisah Tre Cool, "God's Favorite Drummer"

Global
WHO: Risiko Infeksi Ulang Varian Omicron Mungkin Lebih Tinggi, tapi Gejala Ringan

WHO: Risiko Infeksi Ulang Varian Omicron Mungkin Lebih Tinggi, tapi Gejala Ringan

Global
Pecat 900 Pegawai via Zoom, Bos Perusahaan AS Ungkap Alasan dan Minta Maaf

Pecat 900 Pegawai via Zoom, Bos Perusahaan AS Ungkap Alasan dan Minta Maaf

Global
9 Desember 1987: Intifada Pertama Palestina Melawan Israel

9 Desember 1987: Intifada Pertama Palestina Melawan Israel

Global
Menlu AS Antony Blinken Akan Tur Asia Tenggara, Indonesia Masuk Tujuan

Menlu AS Antony Blinken Akan Tur Asia Tenggara, Indonesia Masuk Tujuan

Global
Akui Salah Tangkap, Perancis Bebaskan Tersangka Pembunuhan Jamal Khashoggi

Akui Salah Tangkap, Perancis Bebaskan Tersangka Pembunuhan Jamal Khashoggi

Global
Terpaksa Bernapas dengan Selang Oksigen Setelah Long Covid, Wanita Ini Ingatkan Bahaya Berpuas Diri

Terpaksa Bernapas dengan Selang Oksigen Setelah Long Covid, Wanita Ini Ingatkan Bahaya Berpuas Diri

Global
Nasib Bayi-bayi Afghanistan, Hidup Kelaparan dalam Krisis Tanpa Perawatan Layak

Nasib Bayi-bayi Afghanistan, Hidup Kelaparan dalam Krisis Tanpa Perawatan Layak

Global
Indonesia Peringkat 5 Dunia Vaksinasi Covid-19 Dosis Penuh Terbanyak, Nomor 1 di Asia Tenggara

Indonesia Peringkat 5 Dunia Vaksinasi Covid-19 Dosis Penuh Terbanyak, Nomor 1 di Asia Tenggara

Global
Wajahnya Mirip Buronan Korea Utara, Seorang Pria Ditangkap 5 Kali dalam 3 Hari

Wajahnya Mirip Buronan Korea Utara, Seorang Pria Ditangkap 5 Kali dalam 3 Hari

Global
Olimpiade Beijing: Inggris, Kanada, dan Australia Boikot Diplomatik Ikuti AS

Olimpiade Beijing: Inggris, Kanada, dan Australia Boikot Diplomatik Ikuti AS

Global
POPULER GLOBAL: 10 Negara dengan Kualitas Hidup Terbaik | Kenapa Mark David Chapman Bunuh John Lennon

POPULER GLOBAL: 10 Negara dengan Kualitas Hidup Terbaik | Kenapa Mark David Chapman Bunuh John Lennon

Global
Olaf Scholz Resmi Jadi Kanselir Baru Jerman, Ini Tantangan Pemerintahannya

Olaf Scholz Resmi Jadi Kanselir Baru Jerman, Ini Tantangan Pemerintahannya

Global
Arab Saudi Klaim Perancis Salah Tangkap Tersangka Pembunuhan Khashoggi

Arab Saudi Klaim Perancis Salah Tangkap Tersangka Pembunuhan Khashoggi

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.