Kompas.com - 27/10/2021, 07:44 WIB
Potret tak bertanggal Kanselir Nazi Jerman Adolf Hitler (1889-1945). AFP PHOTO/HEINRICH HOFFMANNPotret tak bertanggal Kanselir Nazi Jerman Adolf Hitler (1889-1945).

KOMPAS.com - Pembantaian massal orang Yahudi di saat Nazi berkuasa di bawah kepemimpinan diktator Jerman Adolf Hitler jadi sejarah kelam.

Hitler tampaknya sudah kehilangan nalar, membabi buta, dan secara serius menjadi sosok pencabut nyawa.

Pertanyaannya, mengapa Hitler sangat membenci Yahudi? Dilansir laman annefrank.org, berikut paparannya.

Baca juga: Pesan Terakhir dari Bunker Hitler Terungkap Setelah 70 Tahun Lebih Jadi Suvenir

Hitler tidak menciptakan kebencian terhadap orang Yahudi. Dia memanfaatkan ide-ide antisemit yang telah ada sejak lama.

Hitler lahir di Austria pada tahun 1889. Ia mengembangkan ide politiknya di Wina, sebuah kota dengan komunitas Yahudi yang besar, tempat ia tinggal dari tahun 1907 hingga 1913.

Pada masa itu, Wina memiliki walikota yang sangat anti-Yahudi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Membenci orang Yahudi jadi hal yang sangat umum di kota.

Baca juga: Adolf Hitler Ternyata Punya Diet yang Sangat Baik

Kebencian Hitler semakin memuncak. Selama Perang Dunia Pertama (1914-1918), Hitler adalah seorang prajurit di tentara Jerman.

Pada akhir perang, dia dan banyak tentara Jerman lainnya, tidak bisa melupakan kekalahan Kekaisaran Jerman.

Komando tentara Jerman menyebarkan mitos bahwa tentara tidak kalah perang di medan perang, tetapi karena mereka telah dikhianati.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber anne frank
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

ECDC: Varian Omicron Berisiko 'Tinggi hingga Sangat Tinggi' pada Eropa

ECDC: Varian Omicron Berisiko "Tinggi hingga Sangat Tinggi" pada Eropa

Global
Analisis Akhir Obat Pil Covid-19 Merck Dibilang Kurang Efektif

Analisis Akhir Obat Pil Covid-19 Merck Dibilang Kurang Efektif

Global
WHO: Omicron, Varian Baru Covid-19 dari Afrika Selatan

WHO: Omicron, Varian Baru Covid-19 dari Afrika Selatan

Global
POPULER GLOBAL: Gadis Bermata Hijau di Sampul National Geographic, Apa Kabar? | Kisah Orang Tertua di Dunia Meninggal Usia 124 Tahun

POPULER GLOBAL: Gadis Bermata Hijau di Sampul National Geographic, Apa Kabar? | Kisah Orang Tertua di Dunia Meninggal Usia 124 Tahun

Global
Liga Europa Berakhir Rusuh, Puluhan Polisi Terluka dan 7 Orang Ditangkap

Liga Europa Berakhir Rusuh, Puluhan Polisi Terluka dan 7 Orang Ditangkap

Global
Dokter Mengaku Bisa Sembuhkan Pasien dengan Berhubungan Seks, Modusnya Terungkap di Acara Televisi

Dokter Mengaku Bisa Sembuhkan Pasien dengan Berhubungan Seks, Modusnya Terungkap di Acara Televisi

Global
Orang yang Sukarela Wajahnya Dipakai untuk Robot Humanoid, Perusahaan Ini Akan Bayar Rp 2,9 Miliar

Orang yang Sukarela Wajahnya Dipakai untuk Robot Humanoid, Perusahaan Ini Akan Bayar Rp 2,9 Miliar

Global
Sebagian Bibir Hilang Digigit Anjing, Model Ini Berjuang untuk Kembali Tersenyum

Sebagian Bibir Hilang Digigit Anjing, Model Ini Berjuang untuk Kembali Tersenyum

Global
Covid-19 Varian Botswana Muncul, Ini 5 Hal yang Sudah Diketahui

Covid-19 Varian Botswana Muncul, Ini 5 Hal yang Sudah Diketahui

Global
Muncul Varian Baru Covid-19, Berbagai Negara Mulai Memblokir Penerbangan dari Afrika Selatan

Muncul Varian Baru Covid-19, Berbagai Negara Mulai Memblokir Penerbangan dari Afrika Selatan

Global
Ribuan Warga Sudan Turun ke Jalan Tolak Kesepakatan Militer dan Perdana Menteri

Ribuan Warga Sudan Turun ke Jalan Tolak Kesepakatan Militer dan Perdana Menteri

Global
Australia Waswas Soal Kehadiran Kapal Mata-mata China di Sekitar Perairannya

Australia Waswas Soal Kehadiran Kapal Mata-mata China di Sekitar Perairannya

Global
Dua Sahabat Masa Kecil Akhirnya Bertemu Setelah 82 Tahun Berpisah karena Nazi

Dua Sahabat Masa Kecil Akhirnya Bertemu Setelah 82 Tahun Berpisah karena Nazi

Global
Mengenal UU Hubungan Taiwan, Dasar Hukum Relasi AS-Taipei

Mengenal UU Hubungan Taiwan, Dasar Hukum Relasi AS-Taipei

Internasional
Kisah Kyoko Soda Pendekar Silat dari Jepang, Penerus Jurus Cimande

Kisah Kyoko Soda Pendekar Silat dari Jepang, Penerus Jurus Cimande

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.