Kompas.com - 26/10/2021, 11:10 WIB
Logo ASEAN ASEAN.orgLogo ASEAN

BANDAR SERI BEGAWAN, KOMPAS.com - Para pemimpin Asia Tenggara pada Selasa (26/10/2021) memulai KTT ASEAN tanpa perwakilan junta militer Myanmar.

Junta Myanmar menolak mengutus perwakilannya, karena kesal dengan dicoretnya nama pemimpin mereka, Jenderal Min Aung Hlaing, dari daftar peserta KTT ASEAN.

KTT ASEAN ke-38 dan 39 diketuai oleh Brunei yang digelar pada 26-28 Oktober 2021 secara virtual.

Baca juga: KTT ASEAN, Junta Myanmar Ancam Tak Datang akibat Pencoretan Min Aung Hlaing

Turut hadir Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden, menteri China, dan perwakilan Rusia, menurut laporan dari AFP.

Kudeta Myanmar adalah agenda pembahasan utama di KTT ASEAN kali ini, karena negara itu masih dalam kekacauan sejak pemerintahan sipilnya digulingkan pada Februari.

ASEAN sudah menyusun roadmap untuk memulihkan perdamaian, tetapi ada keraguan atas komitmen junta Myanmar terhadap rencana tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Junta Myanmar tidak memberi akses bagi utusan khusus ASEAN untuk bertemu pemimpin sipil Aung San Suu Kyi, yang kemudia ditanggapi blok Asia Tenggara tersebut dengan mencoret Jenderal Min Aung Hlain dari pertemuan regional.

Pencoretan Min Aung Hlaing belum pernah terhadi sebelumnya, dan junta Myanmar menyebut tindakan itu melanggar kebijakan non-intervensi ASEAN dalam urusan negara-negara anggota.

Baca juga: Min Aung Hlaing Salahkan Oposisi Setelah Dikeluarkan dari KTT ASEAN

ASEAN lalu mengundang Chan Aye, Direktur Jenderal Kementerian Luar Negeri yang ditunjuk junta, sebagai pengganti kehadiran Min Aung Hlaing.

Namun, juru bicara junta pada Senin (25/10/2021) mengatakan, pengutusan sosok yang lebih junior dapat memengaruhi kedaulatan dan citra negara mereka, sehingga tidak ada perwakilan Myanmar yang hadir pada pembukaan KTT ASEAN.

Masalah lain yang kemungkinan akan dibahas di KTT ASEAN termasuk Laut Cina Selatan, karena Beijing dan beberapa negara Asia Tenggara memiliki klaim yang tumpang tindih atas wilayah perairan tersebut.

Pandemi virus corona juga masih dibicarakan di KTT ASEAN ke-39 dan 39, karena sebagian besar negara-negara anggota masih terdampak wabah.

Baca juga: Presiden Jokowi Akan Hadiri Sejumlah KTT ASEAN, G-20, hingga COP26

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bumi Bisa Punya “Cincin” seperti Planet Saturnus Gara-gara Sampah Luar Angkasa

Bumi Bisa Punya “Cincin” seperti Planet Saturnus Gara-gara Sampah Luar Angkasa

Global
Bagikan Trik Pandangan Mata yang Bisa Buat Orang Jatuh Cinta, Video Wanita Ini Viral

Bagikan Trik Pandangan Mata yang Bisa Buat Orang Jatuh Cinta, Video Wanita Ini Viral

Global
Kisah Unik Dr Robert Liston, Ahli Bedah Tercepat Abad ke-19

Kisah Unik Dr Robert Liston, Ahli Bedah Tercepat Abad ke-19

Global
Presiden Lukashenko Tawarkan Belarus Jadi Tuan Rumah untuk Senjata Nuklir Rusia

Presiden Lukashenko Tawarkan Belarus Jadi Tuan Rumah untuk Senjata Nuklir Rusia

Global
Kepala Dinas Rahasia Inggris MI6: 'Ancaman China jadi Fokus Terbesar Kami'

Kepala Dinas Rahasia Inggris MI6: "Ancaman China jadi Fokus Terbesar Kami"

Global
Orang Kepercayaan Duterte Mundur jadi Calon Presiden Filipina

Orang Kepercayaan Duterte Mundur jadi Calon Presiden Filipina

Global
Saingi China, AS Perbaiki Fasilitas Militer di Australia

Saingi China, AS Perbaiki Fasilitas Militer di Australia

Global
10 Diplomat Paling Berpengaruh dalam Peristiwa Diplomasi Bersejarah

10 Diplomat Paling Berpengaruh dalam Peristiwa Diplomasi Bersejarah

Internasional
Transisi Energi di Eropa Terhambat Minimnya Bahan Baku

Transisi Energi di Eropa Terhambat Minimnya Bahan Baku

Global
Kisah Pemegang Rekor Hidung Terpanjang di Dunia, Punya Kemampuan Membau Khusus

Kisah Pemegang Rekor Hidung Terpanjang di Dunia, Punya Kemampuan Membau Khusus

Global
Aksi Penyelamatan Anak Kucing Baru Lahir yang Terjebak Badai di Utah Viral

Aksi Penyelamatan Anak Kucing Baru Lahir yang Terjebak Badai di Utah Viral

Global
Anggota Taliban Bunuh 100 Mantan Pasukan Keamanan Afghanistan

Anggota Taliban Bunuh 100 Mantan Pasukan Keamanan Afghanistan

Global
Toko Mainan di Lousiana Kehilangan Maskot Beruang Ikonik, Pelanggan Anak-anak Sedih Tak Terkira

Toko Mainan di Lousiana Kehilangan Maskot Beruang Ikonik, Pelanggan Anak-anak Sedih Tak Terkira

Global
Pasien Operasi Jantung Menangkan Lotre 1 Juta Dollar AS, Langsung 'Jantungan'

Pasien Operasi Jantung Menangkan Lotre 1 Juta Dollar AS, Langsung "Jantungan"

Global
Kisah Pria Dipenjara 16 Tahun, Dinyatakan Tak Bersalah Setelah Kasusnya Digarap Netflix

Kisah Pria Dipenjara 16 Tahun, Dinyatakan Tak Bersalah Setelah Kasusnya Digarap Netflix

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.