Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

POPULER GLOBAL: Media Asing Sorot Pembantaian 1965 Indonesia | Pramugari Alitalia Demo Lepas Baju

Kompas.com - 26/10/2021, 06:10 WIB
Aditya Jaya Iswara

Penulis

KOMPAS.com - Berita tentang media asing yang menyoroti keterlibatan Inggris dalam pembantaian 1965-1966 di Indonesia, memuncaki daftar artikel populer global pada Senin (25/10/2021) hingga Selasa pagi (26/10/2021).

Terpopuler kedua, ada berita mengenai Alitalia bangkrut, sehingga pramugari maskapai nasional Italia itu berdemo dengan melepas baju dan hanya mengenakan pakaian dalam.

Artikel-artikel populer global kemarin hingga pagi ini dapat Anda baca selengkapnya sebagai berikut.

Baca juga: Eks Mata-mata Arab Saudi Klaim Pangeran MBS Kirim Tentara Bayaran untuk Membunuhnya

1. Media Asing Soroti Keterlibatan Inggris dalam Pembantaian 1965-1966 di Indonesia

Sejumlah media asing menyoroti keterlibatan Inggris dalam pembantaian 1965-1966, setelah muncul laporan dari Observer.

Terjadi pembantaian besar-besaran di Indonesia yang berlangsung pada 1965-1966, setelah kegagalan kudeta yang dikenal sebagai Gerakan 30 September (G30S/PKI).

Petinggi-petinggi PKI diburu, ditangkap, dan dibunuh. Petinggi PKI, yaitu Lukman Njoto atau Nyoto ditembak pada 6 November, Ketua PKI Dipa Nusantara Aidit pada 22 November, dan disusul Wakil Ketua PKI MH Lukman.

Laporan media-media asing itu dapat Anda baca selengkapnya di sini.

Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah: Serangan Kamikaze Pertama dalam Perang Jepang-Amerika

2. Maskapai Alitalia Bangkrut, Pramugari Demo Lepas Baju

Maskapai penerbangan nasional Italia, Alitalia, bangkrut pada pertengahan Oktober setelah beroperasi selama 74 tahun.

Penerbangan terjadwal terakhir Alitalia adalah perjalanan kembali dari Cagliari ke Roma, yang mendarat tak lama setelah pukul 11 malam pada Kamis (14/10/2021).

Alitalia bangkrut karena terlilit utang selama lebih dari 10 tahun, dan masuk ke administrasi khusus pada 2017, tetapi tak mampu menyelamatkannya dari pailit.

Lalu bagaimana jalannya demo pramugari Alitalia? Baca selengkapnya di sini.

Baca juga: Gembong Narkoba Kolombia Otoniel Ditangkap, Terbesar sejak Pablo Escobar

3. Bangun Proyek Kereta Maya, Meksiko Temukan Situs Arkeologi Suci Ribuan Tahun Lalu

Penemuan pra-Hispanik baru berupa situs arkeologi suci ditemukan di sepanjang rute kontroversial Proyek Kereta Maya Meksiko yang akan menghubungkan negara bagian Yucatan, Quintana Roo, Campeche, Chiapas dan Tabasco.

Para arkeolog dari Institut Antropologi dan Sejarah Nasional Meksiko mengumumkan menemukan 2.482 struktur, 80 kuburan, 60.000 pecahan keramik, dan 30 bejana lengkap.

Usia artefak bervariasi, dengan yang tertua berasal dari periode Pra Klasik Pertengahan yang dimulai pada 700 SM. Penemuan terbaru datang dari era Klasik Akhir, sekitar 1.400 tahun yang lalu.

Baca selengkapnya di sini.

Baca juga: Buat Perubahan Aturan, Korea Utara Siapkan Rencana Masa Depan Tanpa Kim Jong Un?

4. Sprinter Ekuador Ikon Negaranya di Olimpiade London 2012 Ditembak Mati di Rumahnya

Seorang sprinter Ekuador yang menjadi ikon negaranya di Olimpiade London 2012 dilaporkan ditembak mati di rumahnya.

Alex Quinonez menjadi pahlawan nasional saat menembus final nomor 200 meter sembilan tahun silam, saat dia bertarung melawan legenda atletik Usain Bolt.

Quinonez dua tahun sebelumnya meraih medali perak pada nomor yang sama di Kejuaraan Dunia Atletik di Doha, Qatar.

Baca selengkapnya di sini.

Baca juga: Kudeta Sudan: Militer Bubarkan Pemerintah, Umumkan Keadaan Darurat

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Rusia Bergeser ke Arah Ekonomi Perang, AS Mulai Siapkan Sanksi Khusus

Rusia Bergeser ke Arah Ekonomi Perang, AS Mulai Siapkan Sanksi Khusus

Global
WHO Beri Peringatan Keras, Serangan Israel ke Rafah Bisa Hancurkan Rumah Sakit Terakhir

WHO Beri Peringatan Keras, Serangan Israel ke Rafah Bisa Hancurkan Rumah Sakit Terakhir

Global
Korsel Sebut Korea Utara Terbangkan Balon Isi Sampah dan Kotoran ke Perbatasan

Korsel Sebut Korea Utara Terbangkan Balon Isi Sampah dan Kotoran ke Perbatasan

Global
Terkait Berita Presiden Lai Dikecam Publik, Berikut Klarifikasi Kantor Perwakilan Taiwan di Indonesia

Terkait Berita Presiden Lai Dikecam Publik, Berikut Klarifikasi Kantor Perwakilan Taiwan di Indonesia

Global
Kredibilitas Biden Dipertanyakan Setelah Serangan Brutal Israel ke Rafah

Kredibilitas Biden Dipertanyakan Setelah Serangan Brutal Israel ke Rafah

Global
Melihat Dampak dari Mengakui Palestina sebagai Negara

Melihat Dampak dari Mengakui Palestina sebagai Negara

Internasional
Israel Klaim Senjatanya Sendiri Tak Mungkin Picu Kebakaran Besar yang Tewaskan 45 Orang di Rafah

Israel Klaim Senjatanya Sendiri Tak Mungkin Picu Kebakaran Besar yang Tewaskan 45 Orang di Rafah

Global
Bagaimana Rencana 'The Day After' Bisa Bantu Mengakhiri Perang di Gaza

Bagaimana Rencana "The Day After" Bisa Bantu Mengakhiri Perang di Gaza

Internasional
Jelang Pemilu, Meksiko Akan Kerahkan 27.000 Tentara dan Garda Nasional

Jelang Pemilu, Meksiko Akan Kerahkan 27.000 Tentara dan Garda Nasional

Global
Saat Politikus AS Nikki Haley Tulis 'Habisi Mereka' di Rudal Israel...

Saat Politikus AS Nikki Haley Tulis "Habisi Mereka" di Rudal Israel...

Global
Rangkuman Hari Ke-825 Serangan Rusia ke Ukraina: Zelensky Minta Dunia Tak Bosan | Putin Wanti-wanti Barat soal Senjata

Rangkuman Hari Ke-825 Serangan Rusia ke Ukraina: Zelensky Minta Dunia Tak Bosan | Putin Wanti-wanti Barat soal Senjata

Global
Tragedi di Desa Yahidne Dinilai Jadi Gambaran Rencana Putin atas Ukraina

Tragedi di Desa Yahidne Dinilai Jadi Gambaran Rencana Putin atas Ukraina

Internasional
Kolombia Selangkah Lagi Larang Adu Banteng mulai 2027

Kolombia Selangkah Lagi Larang Adu Banteng mulai 2027

Global
Hamas Tewaskan 1.189 Orang, Israel 36.096 Orang

Hamas Tewaskan 1.189 Orang, Israel 36.096 Orang

Global
Taiwan Minta Dukungan Indonesia di Tengah Latihan Militer China

Taiwan Minta Dukungan Indonesia di Tengah Latihan Militer China

Global
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com