Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Media Asing Soroti Keterlibatan Inggris dalam Pembantaian 1965-1966 di Indonesia

Kompas.com - 25/10/2021, 05:43 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah media asing dalam menyoroti keterlibatan Inggris dalam pembantaian 1965-1966, setelah muncul laporan dari Observer.

Terjadi pembantaian besar-besaran di Indonesia yang berlangsung pada 1965-1966, setelah kegagalan kudeta yang dikenal sebagai Gerakan 30 September (G30S/PKI).

Petinggi-petinggi PKI diburu, ditangkap, dan dibunuh. Petinggi PKI, yaitu Lukman Njoto atau Nyoto ditembak pada 6 November, Ketua PKI Dipa Nusantara Aidit pada 22 November, dan disusul Wakil Ketua PKI MH Lukman.

Namun sepertinya target pembunuhan meluas, tidak hanya PKI saja. Suatu komando keamanan angkatan bersenjata memperkirakan sedikitnya 500.000 jiwa tewas dibantai, mengutip The Guardian.

Baca juga: Media Asing Ramai Beritakan Indonesia Juara Piala Thomas 2020

1. Media Inggris, The Guardian

Media yang berdiri sejak 1821 ini mengungkapkan bahwa Inggris berperan dalam menghasut pembantaian 1965-1966 oleh tentara Indonesia, milisi dan warga.

The Guardian menyebutkan laporan rahasia CIA bahwa peristiwa pembantaian 1965-1966 sebagai “salah satu pembunuhan massal terburuk abad ke-20”.

Dokumen yang dideklasifikasi tentang bagaimana propaganda Perang Dingin Kementerian Luar Negeri, Departemen Riset Informasi (IRD) Inggris, mengambil keuntungan dari kudeta yang gagal oleh oleh seorang perwira penjaga istana sayap kiri pada 30 September 1965.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Saat itu, PKI dan etnis Tionghoa disalahkan atas kudeta tersebut.

The Guardian menyebutkan para pejabat Inggris mengarahkan buletin dan siaran radio yang menghasut kepada kaum anti-komunis Indonesia, termasuk para jenderal angkatan darat sayap kanan.

Inggris menyerukan “PKI dan semua organisasi komunis” untuk “dilenyapkan”.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+