Kompas.com - 23/10/2021, 17:57 WIB
Karyawan perkantoran Singapura sedang menikmati jam makan siang mereka di Central Business District Raffles Place, 5 Agustus 2021 AFPKaryawan perkantoran Singapura sedang menikmati jam makan siang mereka di Central Business District Raffles Place, 5 Agustus 2021

SINGAPURA, KOMPAS.comSingapura mewajibkan vaksinasi Covid-19 bagi para warganya yang akan bekerja di kantor mulai 1 Januari 2022.

Kebijakan itu disampaikan Menteri Perindustrian dan Perdagangan Singapura Gan Kim Yong pada Sabtu siang (23/10/2021).

Warga yang belum divaksin Covid-19 tidak diperbolehkan bekerja di kantor. Mereka hanya dapat memasuki perkantoran jika menunjukan hasil tes antigen Covid-19 yang negatif maksimal 24 jam sebelum bekerja.

Biaya pemeriksaan status Covid-19 ditanggung sendiri oleh pekerja bersangkutan.

Baca juga: Gelombang Ke-6 Covid-19 Singapura Belum Menunjukan Tanda-tanda Mereda

Pengecualian akan diberikan kepada warga yang sudah pulih dari Covid-19 dalam 270 hari atau 9 bulan terakhir.

Keputusan yang diambil pemerintah pimpinan Lee Hsien Loong ini menjadi sinyal jelas dari kampanye gencar Singapura untuk mevaksinasi warganya, terutama 100.000 lansia yang masih menolak divaksin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Singapura sebelumnya telah melarang warga yang belum menerima vaksin Covid-19 untuk makan di tempat dan memasuki pusat perbelanjaan.

Adapun jumlah warga yang divaksin telah mencapai 84 persen, salah satu yang tertinggi di dunia, sedangkan untuk pekerja, 96 persen telah menerima dua dosis suntikan vaksin Covid-19.

Tercatat sebanyak 113.000 pekerja masih belum divaksin. Lebih dari 10 persen dari ratusan ribu pekerja ini adalah warga lansia.

Adapun perkantoran Singapura saat ini masih menerapka sistem kerja dari rumah atau Work from Home (WFH). Hanya pegawai sektor-sektor esensial yang tetap bekerja dari kantor.

Halaman:
Baca tentang
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!


Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Selama Pandemi, Bisnis Jet Pribadi Justru Makin Marak

Selama Pandemi, Bisnis Jet Pribadi Justru Makin Marak

Global
Merdeka 118 Malaysia Akan Jadi Gedung Tertinggi Kedua di Dunia

Merdeka 118 Malaysia Akan Jadi Gedung Tertinggi Kedua di Dunia

Global
Jerman Punya 925.800 Kasus Aktif Covid-19 Saat Ini, Akan Lockdown Warga yang Tak Vaksin

Jerman Punya 925.800 Kasus Aktif Covid-19 Saat Ini, Akan Lockdown Warga yang Tak Vaksin

Global
Pecahkan Rumus tahun 1959, Jenius Matematika Ini dapat Penghargaan

Pecahkan Rumus tahun 1959, Jenius Matematika Ini dapat Penghargaan

Global
Tukang Ledeng Temukan Ratusan Dollar AS dalam Tembok Gereja Houston

Tukang Ledeng Temukan Ratusan Dollar AS dalam Tembok Gereja Houston

Global
Mirip Puss in Boots di film Shrek, Kucing Oren Ini Punya Banyak Fans

Mirip Puss in Boots di film Shrek, Kucing Oren Ini Punya Banyak Fans

Global
Taiwan Sebut AS Mitra Dagang yang Sangat Penting

Taiwan Sebut AS Mitra Dagang yang Sangat Penting

Global
70 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Swedia, Dubes Marina Berg Ungkap Rencana Lanjutan Kedua Negara

70 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Swedia, Dubes Marina Berg Ungkap Rencana Lanjutan Kedua Negara

Global
Lama Tersimpan di Ruang Bawah Tanah, Kapal Pesiar Peggy Kembali ke Lokasi Asalnya

Lama Tersimpan di Ruang Bawah Tanah, Kapal Pesiar Peggy Kembali ke Lokasi Asalnya

Global
Rusia Disebut Siapkan 175.000 Tentara untuk Serang Ukraina

Rusia Disebut Siapkan 175.000 Tentara untuk Serang Ukraina

Global
Coba Menipu Perawat, Seorang Pria Gunakan Lengan Palsu saat Divaksin Covid-19

Coba Menipu Perawat, Seorang Pria Gunakan Lengan Palsu saat Divaksin Covid-19

Global
Manajer Pabrik Diamuk dan Dibakar Massa Buruh di Pakistan, Dituduh Menistakan Agama

Manajer Pabrik Diamuk dan Dibakar Massa Buruh di Pakistan, Dituduh Menistakan Agama

Global
Pasang Ratusan Ribu Lampu Natal, Keluarga Ini Pecahkan Rekor Dunia

Pasang Ratusan Ribu Lampu Natal, Keluarga Ini Pecahkan Rekor Dunia

Global
Apa Itu Nine Dash Line yang Sering Dipakai China untuk Klaim Natuna?

Apa Itu Nine Dash Line yang Sering Dipakai China untuk Klaim Natuna?

Internasional
Tren Spotify Wrapped dan Kontroversi 'Anak Magang' yang Membuatnya

Tren Spotify Wrapped dan Kontroversi "Anak Magang" yang Membuatnya

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.