Kompas.com - 23/10/2021, 16:02 WIB
Warga Singapura terutama pemuda-pemudi terlihat sedang bersantai duduk di ruang terbuka pusat perbelanjaan Star Vista di Buona Vista, Singapura Barat, Jumat siang (17/9/2021). Singapura kembali mengumumkan pembatasan sosial setelah angka harian kasus Covid-19 memecahkan rekor menembus angka tertinggi sejak pandemi pada Kamis (23/9/2021). KOMPAS.com/ERICSSENWarga Singapura terutama pemuda-pemudi terlihat sedang bersantai duduk di ruang terbuka pusat perbelanjaan Star Vista di Buona Vista, Singapura Barat, Jumat siang (17/9/2021). Singapura kembali mengumumkan pembatasan sosial setelah angka harian kasus Covid-19 memecahkan rekor menembus angka tertinggi sejak pandemi pada Kamis (23/9/2021).

SINGAPURA, KOMPAS.com – Gelombang ke-6 pandemi Covid-19 Singapura memasuki telah bulan kedua.

Sejauh ini belum ada tanda-tanda gelombang yang berkecamuk sejak 23 Agustus itu akan mereda.

Angka kasus harian Covid-19 memecahkan rekor mencapai 3.994 kasus pada 19 Oktober lalu. Ini berarti sudah 32 hari berturut-turut kasus Covid-19 "Negeri Singa” menyentuh empat digit.

Baca juga: Kasus Covid-19 Terus Melonjak, Singapura Perpanjang Pembatasan Sosial Sebulan

Mayoritas besar kasus harian adalah infeksi lokal di masyarakat. Sebagian kecil adalah pekerja asing yang tinggal di asrama.

Sedangkan angka pasien Covid-19 yang meninggal dunia juga semakin tinggi. Dari awalnya hanya 55 kematian pada awal September, jumlah kematian meroket lebih dari lima kali lipat mencapai 294 korban jiwa berdasarkan data terakhir, Jumat (22/10/2021).

Tekanan kapasitas rumah sakit dan tenaga medis

Melonjaknya penyebaran pandemi Covid-19 menyebabkan tekanan yang luar biasa terhadap kapasitas medis Singapura.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Data terakhir menunjukan 89 persen ruang isolasi Covid-19 di rumah sakit telah terisi penuh. Sementara itu kapasitas unit perawatan intensif (ICU) termasuk untuk pasien non-Covid-19 tersisa 33 persen.

Menteri Keuangan yang juga Ketua Gugus Tugas Covid-19 Singapura Lawrence Wong menyampaikan rumah sakit dan tenaga kesehatan (nakes) saat ini sangat kewalahan.

Baca juga: Singapura Kewalahan Tangani Covid-19, Usai Terus Tembus Rekor Kasus

Walau 98 persen pasien diketahui asimtomatik atau hanya bergejala ringan, pemerintah memutuskan memperpanjang pembatasan sosial yang telah berlaku sejak 27 September hingga 21 November mendatang.

Pembatasan sosial mencakup hanya maksimal dua orang yang diizinkan untuk bertatap muka seperti berkumpul bersama dan makan di tempat.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.