Ribuan Pekerja Korea Selatan Unjuk Rasa Pakai Kostum Squid Game, “Perjuangannya Mirip”

Kompas.com - 23/10/2021, 09:03 WIB
Anggota Konfederasi Serikat Buruh Korea Selatan yang mengenakan topeng dan kostum yang terinspirasi oleh serial Netflix Korea asli Squid Game meneriakkan slogan-slogan selama rapat umum menuntut keamanan kerja di Seoul, Korea Selatan, Rabu, 20 Oktober 2021. AP PHOTO/AHN YOUNG JOONAnggota Konfederasi Serikat Buruh Korea Selatan yang mengenakan topeng dan kostum yang terinspirasi oleh serial Netflix Korea asli Squid Game meneriakkan slogan-slogan selama rapat umum menuntut keamanan kerja di Seoul, Korea Selatan, Rabu, 20 Oktober 2021.

 

SEOUL, KOMPAS.com - Ribuan pekerja serikat, yang mengenakan kostum dari serial hit Netflix "Squid Game", berunjuk rasa di jalan-jalan di seluruh Korea Selatan menuntut keamanan kerja.

Sekitar 80.000 anggota Konfederasi Serikat Buruh Korea Selatan di 13 kota berbeda di Korea Selatan melakukan pemogokan pada Rabu (20/10/2021) waktu setempat.

Baca juga: Bermain Permainan di Squid Game, 5 Anak Dilarikan ke Rumah Sakit

Mereka menyerukan pemerintah negara itu untuk memberlakukan kondisi kerja yang lebih baik bagi pekerja tidak tetap dan kenaikan upah minimum, menurut laporan The Straits Times.

Di Seoul saja, 27.000 orang berkumpul untuk menggelar unjuk rasa. Aksi ini mendorong pihak berwenang setempat mengerahkan sekitar 12.000 petugas untuk mendirikan "dinding pembatas dari bus" dan pagar untuk pengendalian massa, yaitu di Gwanghwamun Plaza, tempat sebagian besar unjuk rasa berlangsung.

Lim Yun Suk, Kepala Biro Korea untuk Channel News Asia, dalam kicauannya di Twitter menyebut beberapa pekerja serikat mengatakan, seperti karakter dalam drama survival Korea yang populer, "mereka juga berjuang untuk mencari nafkah."

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Serial asli Netflix, yang menarik perhatian global sejak memulai debutnya di platform streaming pada pertengahan September, berpusat pada 456 orang dewasa di ambang kehancuran finansial.

Mereka diundang bermain permainan anak-anak untuk memenangkan 45 miliar won (Rp 640 triliun), tetapi kekalahan dalam permainan memiliki konsekuensi yang mematikan.

Baca juga: Para Guru di Inggris Khawatir Bocah-bocah SD Peragakan Adegan Kekerasan Film Squid Game

Acara ini sangat mengena bagi sebagian orang di Korea Selatan, di mana "pekerja bekerja rata-rata 44,6 jam per minggu, lebih tinggi dari jumlah jam kerja rata-rata mingguan (32,8) di negara-negara anggota OECD," menurut artikel di International Jurnal Kesehatan Kerja dan Lingkungan Juli 2016 melansir Insider pada Jumat (22/10/2021).

"Beberapa adegan sangat sulit untuk ditonton," komentar Lee Chang-keun, mantan pekerja di Ssangyong Motors Korea Selatan, yang memberhentikan ribuan karyawan saat mengajukan perlindungan kebangkrutan pada 2009 kepada ABC News.

Lee menambahkan dalam “Squid Game”, karakter berjuang untuk bertahan hidup setelah diberhentikan di tempat kerja, berjuang untuk mengoperasikan restoran ayam goreng.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria Bersenjata Datangi Markas PBB di New York dan Ancam Bunuh Diri

Pria Bersenjata Datangi Markas PBB di New York dan Ancam Bunuh Diri

Global
Kota di Kanada Pecahkan Rekor Suhu Terpanas pada Musim Dingin: 22,5 Derajat Celcius

Kota di Kanada Pecahkan Rekor Suhu Terpanas pada Musim Dingin: 22,5 Derajat Celcius

Global
Krisis Migran, Belarus Kecam Sanksi Tambahan dari Barat dan Ancam Membalas Keras

Krisis Migran, Belarus Kecam Sanksi Tambahan dari Barat dan Ancam Membalas Keras

Global
Waspadai Varian Omicron, AS Akan Perketat Kedatangan Luar Negeri, Ini Kebijakannya

Waspadai Varian Omicron, AS Akan Perketat Kedatangan Luar Negeri, Ini Kebijakannya

Global
Inggris Setujui Obat Covid GSK, Diyakini Ampuh Lawan Varian Omicron

Inggris Setujui Obat Covid GSK, Diyakini Ampuh Lawan Varian Omicron

Global
3 Negara Dekat Indonesia yang Umumkan Kasus Pertama Varian Omicron

3 Negara Dekat Indonesia yang Umumkan Kasus Pertama Varian Omicron

Global
POPULER GLOBAL: Murid Pukul Guru karena Lapar | Detik-detik Penembakan SMA Oxford

POPULER GLOBAL: Murid Pukul Guru karena Lapar | Detik-detik Penembakan SMA Oxford

Global
8 Raja Gila dalam Sejarah Kerajaan Kuno

8 Raja Gila dalam Sejarah Kerajaan Kuno

Global
Kisah Misteri Edward Mordrake, Rahasia Gelap di Balik Pria dengan Dua Wajah

Kisah Misteri Edward Mordrake, Rahasia Gelap di Balik Pria dengan Dua Wajah

Internasional
Kepala MI6 Peringatkan Jebakan Utang China, Bagaimana dengan Indonesia?

Kepala MI6 Peringatkan Jebakan Utang China, Bagaimana dengan Indonesia?

Global
Tel Aviv Geser Paris Jadi Kota Termahal di Dunia untuk Ditinggali

Tel Aviv Geser Paris Jadi Kota Termahal di Dunia untuk Ditinggali

Global
Warga India Heboh, Macan Tutul Masuk Sekolah dan Serang Seorang Siswa

Warga India Heboh, Macan Tutul Masuk Sekolah dan Serang Seorang Siswa

Global
Dubes RI di Afsel: Antrean Vaksinasi Panjang akibat Varian Omicron, tapi Tetap Tenang

Dubes RI di Afsel: Antrean Vaksinasi Panjang akibat Varian Omicron, tapi Tetap Tenang

Global
Korsel Laporkan Kasus Covid-19 Harian Tertinggi, Waspadai Varian Omicron

Korsel Laporkan Kasus Covid-19 Harian Tertinggi, Waspadai Varian Omicron

Global
China Protes Pengeboran dan Latihan Militer Indonesia di Laut Natuna Utara

China Protes Pengeboran dan Latihan Militer Indonesia di Laut Natuna Utara

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.