Kompas.com - 21/10/2021, 06:13 WIB
Seorang anak laki-laki melihat bendera Yaman yang berkibar di benteng bersejarah abad ke-12 al-Qahira di Taez pada 18 Juli 2021 menjelang perayaan hari raya Idul Adha. AFP PHOTO/AHMAD AL-BASHASeorang anak laki-laki melihat bendera Yaman yang berkibar di benteng bersejarah abad ke-12 al-Qahira di Taez pada 18 Juli 2021 menjelang perayaan hari raya Idul Adha.

KOMPAS.com – Dewan Keamanan PBB menyerukan deeskalasi di Yaman demi mencegah meningkatnya risiko kelaparan skala besar di sana.

Seruan tersebut dikeluarkan oleh suara bulat dari 15 anggota Dewan Keamanan PBB sebagaimana dilansir AFP, Rabu (20/10/2021).

Dewan Keamanan PBB juga menuntut gencatan senjata nasional dan meminta Houthi menghentikan eskalasi lebih lanjut di salah satu kota strategis, Marib.

Baca juga: Pemberontak Houthi Taklukkan Lebih Banyak Wilayah di Yaman

Mereka juga mengutuk perekrutan anak-anak untuk terjun ke dalam pusaran konflik dan kasus kekerasan seksual.

“Para anggota Dewan Keamanan menyatakan kepedulian besar terhadap situasi kemanusiaan yang mengerikan, termasuk kelaparan yang berkepanjangan dan meningkatnya risiko kelaparan skala besar,” bunyi pernyataan bersama dari Dewan Keamanan PBB.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dewan juga memanggil pemerintah Yaman untuk memfasilitasi masuknya kapal tanker energi ke Hodeida.

Mereka turut menuntut semua pihak untuk memastikan kelancaran aliran bahan bakar di dalam negeri guna kelancaran distribusi komoditas penting dan bantuan kemanusiaan.

Baca juga: Bentrok Houthi dan Pasukan Yaman di Marib, 50 Orang Tewas

Dewan Keamanan PBB juga juga mengulangi kekhawatirannya atas potensi yang mengancam kapal tanker minyak FSO Safer.

Berlabuh di lepas pantai Hodeida, FSO Safer berisiko tenggelam atau meledak karena tidak dilakukan asesmen dan pemeliharaan yang laik.

Dewan Keamanan PBB mengatakan, Houthi bertanggung jawab atas situasi tersebut karena mereka menolak PBB untuk melakukan asesmen terhadap kapal.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

POPULER GLOBAL: Nikahi Mantan Istri lalu Donasi Ginjal | Di Ambang Invasi Rusia ke Ukraina

POPULER GLOBAL: Nikahi Mantan Istri lalu Donasi Ginjal | Di Ambang Invasi Rusia ke Ukraina

Global
Rusia Umumkan Kasus Pertama Varian Omicron: 2 Warga dari Afrika Selatan

Rusia Umumkan Kasus Pertama Varian Omicron: 2 Warga dari Afrika Selatan

Global
Giliran Argentina Laporkan Kasus Pertama Varian Omicron

Giliran Argentina Laporkan Kasus Pertama Varian Omicron

Global
100-an Kucing Ditemukan Mati di Sebuah Rumah di Perancis

100-an Kucing Ditemukan Mati di Sebuah Rumah di Perancis

Global
Siapakah Orang Pertama yang Menerbangkan Pesawat?

Siapakah Orang Pertama yang Menerbangkan Pesawat?

Internasional
Pria Nekat Ingin Masuk Kandang Singa untuk Ambil Berlian, Pengunjung Ikut Panik

Pria Nekat Ingin Masuk Kandang Singa untuk Ambil Berlian, Pengunjung Ikut Panik

Global
Aung San Suu Kyi Dipenjara 4 Tahun, PBB: Persidangan Palsu, Bermotif Politik

Aung San Suu Kyi Dipenjara 4 Tahun, PBB: Persidangan Palsu, Bermotif Politik

Global
Aung San Suu Kyi Dipenjara 4 Tahun, Inggris Kecam Junta Myanmar

Aung San Suu Kyi Dipenjara 4 Tahun, Inggris Kecam Junta Myanmar

Global
Pencipta Asterix Wafat Tinggalkan Komik yang Belum Selesai, Akan Diteruskan Putrinya

Pencipta Asterix Wafat Tinggalkan Komik yang Belum Selesai, Akan Diteruskan Putrinya

Global
Sejarah Penerbangan Dunia, dari Balon Udara hingga Roket

Sejarah Penerbangan Dunia, dari Balon Udara hingga Roket

Internasional
Menilik Simulasi Sidang Model ASEAN yang Diikuti Anak Muda Indonesia Secara Virtual

Menilik Simulasi Sidang Model ASEAN yang Diikuti Anak Muda Indonesia Secara Virtual

Global
Hilang Hampir Seminggu di Pedalaman, 2 Remaja Ini Selamat Tanpa Air Minum

Hilang Hampir Seminggu di Pedalaman, 2 Remaja Ini Selamat Tanpa Air Minum

Global
Nikahi Lagi Mantan Istri yang Sakit Parah, Chen Siap Donasi Ginjal dan Jual Rumah

Nikahi Lagi Mantan Istri yang Sakit Parah, Chen Siap Donasi Ginjal dan Jual Rumah

Global
75.000 Orang Meninggal, Oktober Bulan Paling Mematikan dalam Pandemi Covid-19 Rusia

75.000 Orang Meninggal, Oktober Bulan Paling Mematikan dalam Pandemi Covid-19 Rusia

Global
KBRI Beijing Gelar Media Gathering, Ini yang Disampaikan Dubes RI untuk China

KBRI Beijing Gelar Media Gathering, Ini yang Disampaikan Dubes RI untuk China

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.