Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Calon Pengantin Tembus Banjir Naik Panci Masak Raksasa ke Lokasi Pernikahan

Kompas.com - 19/10/2021, 15:22 WIB
Bernadette Aderi Puspaningrum

Penulis

Sumber Guardian

NEW DELHI, KOMPAS.com - Pasangan India tiba untuk pernikahan mereka dengan gaya yang tidak biasa, setelah berlayar melalui jalan-jalan yang banjir di kota mereka dengan panci masak.

Hujan lebat yang menghancurkan mendatangkan bencana banjir di negara bagian selatan Kerala, tepat sebelum penikahan keduanya digelar.

Baca juga: POPULER GLOBAL: Tokoh Terpopuler Abad Pertengahan | Belanda Izinkan Pernikahan Sesama Jenis untuk Keluarga Kerajaan

Rekaman yang dibagikan di media sosial menunjukkan pengantin baru itu terjepit di dalam bejana aluminium. Sementara dua pria dan seorang fotografer mendayung pasangan itu di jalan yang terendam air.

Pasangan itu dilaporkan meminjam pot dari kuil lokal. Mereka mengaku itu adalah "satu-satunya pilihan" yang tersedia dalam waktu singkat, menurut laporan kantor berita lokal PTI.

Bencana banjir dan tanah longsor yang disebabkan oleh hujan lebat hari itu menewaskan sedikitnya 27 orang di seluruh negara bagian.

Namun pasangan itu tidak mau menunda hari besar mereka.

Rekaman kemudian menunjukkan pengantin tiba dengan selamat dan kering di sebuah kuil kecil yang sebagian terendam banjir di Thalavady.

Di sana, mereka lalu bertukar karangan bunga, sebuah tradisi dalam banyak upacara pernikahan Hindu.

"Ini telah berubah menjadi pernikahan yang tidak pernah kami bayangkan," kata pengantin wanita kepada saluran berita lokal Asianet.

Baca juga: Tidak Boleh Istirahat Maupun Makan-minum, Fotografer Ini Hapus Foto Pernikahan Temannya

Pasangan ini bertekad untuk menjalani upacara meskipun cuaca ekstrem melanda wilayah di India.

“Seharusnya memesan perahu daripada mobil …,” seorang pria terdengar mengatakan di latar belakang satu video, menurut AFP.

Menurut laporan media lokal, suami istri Akash dan Aishwarya adalah petugas kesehatan di sebuah rumah sakit di Chengannur.

Hujan deras telah menyebabkan banjir serius dan tanah longsor mematikan di seluruh negara bagian India selama empat hari terakhir.

Sungai meluap dan jembatan serta jalan tersapu bersih. Dalam beberapa kasus seluruh kota dan desa terputus.

Gambar dari wilayah tersebut menunjukkan mobil dan bus terendam air banjir, sementara beberapa rumah hanyut dalam lumpur dan puing-puing.

Baca juga: Banjir Bandang Terjang India Selatan, 20 Orang Dipastikan Tewas

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Swedia Janjikan Bantuan Militer Rp 20,26 Triliun ke Ukraina

Swedia Janjikan Bantuan Militer Rp 20,26 Triliun ke Ukraina

Global
Tank-tank Israel Terus Menuju Jantung Kota Rafah, Perang Bisa Berlanjut Sepanjang Tahun

Tank-tank Israel Terus Menuju Jantung Kota Rafah, Perang Bisa Berlanjut Sepanjang Tahun

Global
Polandia Minta Barat Izinkan Ukraina Pakai Senjata Pasokan untuk Serang Wilayah Rusia

Polandia Minta Barat Izinkan Ukraina Pakai Senjata Pasokan untuk Serang Wilayah Rusia

Global
Ikuti Rusia, Belarus Tangguhkan Partisipasi di Perjanjian Pasukan Konvensional Eropa

Ikuti Rusia, Belarus Tangguhkan Partisipasi di Perjanjian Pasukan Konvensional Eropa

Global
 Temuan Terbaru Penyelidikan Insiden Turbulensi Parah Singapore Airlines

Temuan Terbaru Penyelidikan Insiden Turbulensi Parah Singapore Airlines

Global
Rusia Bergeser ke Arah Ekonomi Perang, AS Mulai Siapkan Sanksi Khusus

Rusia Bergeser ke Arah Ekonomi Perang, AS Mulai Siapkan Sanksi Khusus

Global
WHO Beri Peringatan Keras, Serangan Israel ke Rafah Bisa Hancurkan Rumah Sakit Terakhir

WHO Beri Peringatan Keras, Serangan Israel ke Rafah Bisa Hancurkan Rumah Sakit Terakhir

Global
Korsel Sebut Korea Utara Terbangkan Balon Isi Sampah dan Kotoran ke Perbatasan

Korsel Sebut Korea Utara Terbangkan Balon Isi Sampah dan Kotoran ke Perbatasan

Global
Terkait Berita Presiden Lai Dikecam Publik, Berikut Klarifikasi Kantor Perwakilan Taiwan di Indonesia

Terkait Berita Presiden Lai Dikecam Publik, Berikut Klarifikasi Kantor Perwakilan Taiwan di Indonesia

Global
Kredibilitas Biden Dipertanyakan Setelah Serangan Brutal Israel ke Rafah

Kredibilitas Biden Dipertanyakan Setelah Serangan Brutal Israel ke Rafah

Global
Melihat Dampak dari Mengakui Palestina sebagai Negara

Melihat Dampak dari Mengakui Palestina sebagai Negara

Internasional
Israel Klaim Senjatanya Sendiri Tak Mungkin Picu Kebakaran Besar yang Tewaskan 45 Orang di Rafah

Israel Klaim Senjatanya Sendiri Tak Mungkin Picu Kebakaran Besar yang Tewaskan 45 Orang di Rafah

Global
Bagaimana Rencana 'The Day After' Bisa Bantu Mengakhiri Perang di Gaza

Bagaimana Rencana "The Day After" Bisa Bantu Mengakhiri Perang di Gaza

Internasional
Jelang Pemilu, Meksiko Akan Kerahkan 27.000 Tentara dan Garda Nasional

Jelang Pemilu, Meksiko Akan Kerahkan 27.000 Tentara dan Garda Nasional

Global
Saat Politikus AS Nikki Haley Tulis 'Habisi Mereka' di Rudal Israel...

Saat Politikus AS Nikki Haley Tulis "Habisi Mereka" di Rudal Israel...

Global
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com