Kompas.com - 19/10/2021, 07:40 WIB
Perjanjian damai antara Amerika Serikat (AS) dan Taliban ditandai dengan jabat tangan antara Zalmay Khalilzad yang merupakan utusan AS (kiri), dan Mullah Abdul Ghani Baradar selaku pemimpin Taliban (kanan). Perjanjian damai ditandatangani di Doha, Qatar, Sabtu (29/2/2020). IBRAHEEM AL OMARI/REUTERSPerjanjian damai antara Amerika Serikat (AS) dan Taliban ditandai dengan jabat tangan antara Zalmay Khalilzad yang merupakan utusan AS (kiri), dan Mullah Abdul Ghani Baradar selaku pemimpin Taliban (kanan). Perjanjian damai ditandatangani di Doha, Qatar, Sabtu (29/2/2020).

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Zalmay Khalilzad, diplomat veteran utusan AS untuk Afghanistan mengundurkan diri pada Senin (18/10/2021), setelah gagal melakukan diplomasi berbulan mencegah Taliban berkuasa.

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengumumkan kepergian Khalilzad, dengan mengatakan bahwa wakil utusan, Thomas West, akan menggantikannya, seperti yang dilansir dari AFP pada Senin (18/10/2021). 

Lahir di Afghanistan, Zalmay Khalilzad adalah akademisi berusia 70 tahun yang berperan sebagai diplomat senior AS.

Baca juga: Malala Kirim Surat ke Taliban, Desak Perempuan Boleh Sekolah Lagi

Di bawah mantan presiden George W Bush, ia menjadi duta besar AS untuk Kabul, kemudian Baghdad, dan PBB.

Ketika mantan presiden Donald Trump mendorong untuk meninggalkan Afghanistan, ia mengutus Zalmay Khalilzad untuk memimpin pembicaraan panjang lebar dengan Taliban, tanpa menyertakan pemerintah Afghanistan yang didukung AS di Kabul.

Pembicaraan AS dengan Taliban saat itu mengarah pada kesepakatan Februari 2020, di mana pasukan AS akan ditarik mundur pada tahun berikutnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, negosiasi damai antara Taliban dan para pemimpin Afghanistan di Kabul gagal mencapai mufakat.

Baca juga: Taliban Beri Sinyal Anak Perempuan Afghanistan Dapat Kembali ke Sekolah

AKhirnya, pemerintah yang dibangun Amerika Serikat selama lebih dari 20 tahun runtuh dalam beberapa hari ketika semua pasukan AS ditarik mundur.

Diplomat veteran yang memang terlepas dari afiliasi Partai Republik ini tetap memegang peran dalam negosiasi damai dengan Taliban ketika Presiden Demokrat Joe Biden menggantikan pemerintahan Trump.

Di bawah komando pemerintahan baru, rencana penarikan pasukan AS ia lanjutkan.

Segera Zalmay Khalilzad yang merupakan diplomat veteran juga menjadi tameng atas kritik terhadap diplomasi di balik perjanjian 2020 AS-Taliban, dan pemerintahan Biden yang memungkinkan kelompok bersenjata itu berkuasa lagi di Afghanistan.

Dalam sebuah wawancara September dengan Financial Times, diplomat veteran ini mengatakan bahwa dia telah mencapai kesepakatan dengan Taliban, di mana kelompok bersenjata itu akan tetap berada di luar Kabul dan merundingkan transisi politik.

Namun Zalmay Khalilzad mengatakan bahwa kesepakatan itu gagal ketika presiden Ashraf Ghani meninggalkan Afghanistan dan Taliban mencuri kesempatan.

Baca juga: Diintimidasi Taliban, Maskapai Pakistan Hentikan Operasi ke Kabul

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.