Collin Powell, Menteri Luar Negeri Kulit Hitam Pertama AS Meninggal karena Komplikasi Covid-19

Kompas.com - 18/10/2021, 20:24 WIB
Collin Powell, Menteri Luar Negeri AS periode 2001-2005 yang berkulit hitam pertama. [Via Wikimedia.org] Via Wikimedia.orgCollin Powell, Menteri Luar Negeri AS periode 2001-2005 yang berkulit hitam pertama. [Via Wikimedia.org]

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Collin Powell, Menteri Luar Negeri AS pertama yang berkulit hitam, meninggal karena komplikasi Covid-19.

Collin Powell meninggal pada Senin (18/10/2021) di usia 84 tahun dan keluarganya membagikan kabar duka tersebut melalui Facebook.

"Jenderal Collin L Powell, mantan Menteri Luar Negeri AS dan Kepala Staf Gabungan, meninggal pagi ini karena komplikasi Covid-19," tulis keluarga Powell di Facebook, seperti yang dilansir dari CNN pada Senin (18/10/2021).

"Kami telah kehilangan suami, ayah, kakek, dan orang Amerika yang luar biasa serta penyayang," kata keluarga tersebut, yang menambahkan bahwa tokoh penting AS ini sebelumnya telah divaksinasi Covid-19 penuh 2 dosis.

Collin Powell meninggalkan seorang istri, Alma Vivian (Johnson) Powell, yang dinikahinya pada 1962, serta 3 anak mereka.

Baca juga: Mantan Menhan Venezuela yang Dipenjara Meninggal akibat Covid-19

Siapa Collin Powell?

Mengutip CNN, Collin Powell adalah Menteri Luar Negeri AS pertama yang berkulit hitam selama periode 2001-2005 di bawah kepemimpinan George W Bush.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Collin Powell disebut sebagai tokoh politik AS berpengaruh dalam membentuk kebijakan luar negeri Amerika pada tahun-tahun terakhir abad ke-20.

Powell dikenang sebagai prajurit profesional terkemuka yang merintis karirnya dari petugas tempur di Vietnam hingga menjadi penasihat keamanan nasional kulit hitam pertama.

Baca juga: Mantan Menhan Venezuela yang Dipenjara Meninggal akibat Covid-19

Peningkatan karir ia dapatkan selama akhir kepresidenan Ronald Reagan dan ketua Kepala Staf Gabungan Afrika-Amerika termuda serta pertama di bawah Presiden George HW Bush.

Ia mendapatkan popularitas yang meningkat secara nasional setelah koalisi yang dipimpin AS dalam Perang Teluk menang.

Di pertengahan 1990-an, ia dianggap sebagai pesaing utama untuk menjadi Presiden Kulit Hitam pertama AS.

Namun reputasinya dalam sekejab jatuh, ketika menjabat sebagai menteri luar negeri pertama George W Bush.

Saat itu, Powell mendorong intelijen yang salah ke PBB untuk mengadvokasi Perang Irak, yang kemudian ia sebut sebagai "noda" dalam catatan hidupnya.

Baca juga: Korban Meninggal Covid-19 di AS Capai 700.000 Orang, Biden Minta Vaksinasi Ditingkatkan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber CNN
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.