Kompas.com - 17/10/2021, 10:03 WIB
Noof al-Maadeed, 23 tahun, melarikan diri ke Inggris setelah bertahun-tahun dituduh melakukan kekerasan dalam rumah tangga di Qatar.
NOOFALMAADEED via TIKTOKNoof al-Maadeed, 23 tahun, melarikan diri ke Inggris setelah bertahun-tahun dituduh melakukan kekerasan dalam rumah tangga di Qatar.

KOMPAS.com - Seorang wanita yang melarikan diri ke Inggris dari Qatar setelah bertahun-tahun diduga mengalami kekerasan dalam rumah tangga menghilang secara misterius setelah kembali ke tanah airnya.

Kekhawatiran meningkat atas keselamatan Noof al-Maadeed, 23 tahun, yang terakhir terdengar empat hari lalu, ketika berbicara tentang berada dalam bahaya dan menerima ancaman.

Baca juga: Amir Qatar Ingatkan Para Pemimpin Dunia tentang Pentingnya Melanjutkan Dialog Damai dengan Taliban

"Jika Anda tidak melihat unggahan apa pun dari saya dalam beberapa hari mendatang, itu berarti saya telah diserahkan kepada keluarga saya di luar kehendak saya," ujarnya dalam sebuah video yang diunggah online melansir Daily Mail pada Sabtu (16/10/2021).

Dalam situasi yang tidak jelas, satu laporan berita mengeklaim dia memberi tahu polisi telah menjadi sasaran 'upaya pembunuhan', di hotel tempatnya menginap di ibu kota Doha.

Yang lain menduga bahwa dia 'baik-baik saja', tetapi teman-temannya - yang mengunggah kekhawatiran mereka di media sosial bersama tagar #WhereisNoof - sangat skeptis.

Mereka menyuarakan peringatan setelah dia tiba-tiba diam pada Rabu sore (20/10/2021), dan tidak menanggapi pesan. Tidak ada kabar apapun darinya sejak itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Rothna Begum, peneliti senior hak-hak perempuan di Human Rights Watch, mengatakan: “Kami tidak tahu keberadaannya saat ini, apakah dia aman dan apakah dia dapat berkomunikasi dengan dunia luar.”

Dia menambahkan bahwa kasus Noof adalah "simbol bagi banyak perempuan, yang menghadapi kekerasan di tangan keluarga mereka atau ancaman terhadap hidup mereka".

Dia mendesak pihak berwenang Qatar untuk memastikan bahwa Noof 'aman dari segala bentuk kekerasan, bahwa dia bebas menjalani hidupnya sesuai keinginannya - dan bahwa dia dapat mengakses dunia luar'.

Baca juga: Menlu Qatar Bertemu PM Interim Afghanistan Era Taliban, Ini yang Dibahas

Noof mencari suaka di Inggris pada 2019, tetapi kembali ke Doha dua minggu lalu setelah pihak berwenang Qatar tampaknya memberikan jaminan bahwa dia akan aman.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber Daily Mail
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mirip Puss in Boots di film Shrek, Kucing Oren Ini Punya Banyak Fans

Mirip Puss in Boots di film Shrek, Kucing Oren Ini Punya Banyak Fans

Global
Taiwan Sebut AS Mitra Dagang yang Sangat Penting

Taiwan Sebut AS Mitra Dagang yang Sangat Penting

Global
70 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Swedia, Dubes Marina Berg Ungkap Rencana Lanjutan Kedua Negara

70 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Swedia, Dubes Marina Berg Ungkap Rencana Lanjutan Kedua Negara

Global
Lama Tersimpan di Ruang Bawah Tanah, Kapal Pesiar Peggy Kembali ke Lokasi Asalnya

Lama Tersimpan di Ruang Bawah Tanah, Kapal Pesiar Peggy Kembali ke Lokasi Asalnya

Global
Rusia Disebut Siapkan 175.000 Tentara untuk Serang Ukraina

Rusia Disebut Siapkan 175.000 Tentara untuk Serang Ukraina

Global
Coba Menipu Perawat, Seorang Pria Gunakan Lengan Palsu saat Divaksin Covid-19

Coba Menipu Perawat, Seorang Pria Gunakan Lengan Palsu saat Divaksin Covid-19

Global
Manajer Pabrik Diamuk dan Dibakar Massa Buruh di Pakistan, Dituduh Menistakan Agama

Manajer Pabrik Diamuk dan Dibakar Massa Buruh di Pakistan, Dituduh Menistakan Agama

Global
Pasang Ratusan Ribu Lampu Natal, Keluarga Ini Pecahkan Rekor Dunia

Pasang Ratusan Ribu Lampu Natal, Keluarga Ini Pecahkan Rekor Dunia

Global
Apa Itu Nine Dash Line yang Sering Dipakai China untuk Klaim Natuna?

Apa Itu Nine Dash Line yang Sering Dipakai China untuk Klaim Natuna?

Internasional
Tren Spotify Wrapped dan Kontroversi 'Anak Magang' yang Membuatnya

Tren Spotify Wrapped dan Kontroversi "Anak Magang" yang Membuatnya

Global
Wanita Ini 'Menyusui' Kucing di Pesawat, Sempat Gegerkan Maskapai

Wanita Ini "Menyusui" Kucing di Pesawat, Sempat Gegerkan Maskapai

Global
UEA Borong 80 Jet Tempur Rafale Perancis, Nilai Kontraknya Lampaui Anggaran Pertahanan RI

UEA Borong 80 Jet Tempur Rafale Perancis, Nilai Kontraknya Lampaui Anggaran Pertahanan RI

Global
Khawatirkan Omicron, PM Jepang Kemungkinan Batal Kunjungi AS

Khawatirkan Omicron, PM Jepang Kemungkinan Batal Kunjungi AS

Global
AS Sentil Indonesia dan Negara Lain Serius Atasi Pemanasan Global

AS Sentil Indonesia dan Negara Lain Serius Atasi Pemanasan Global

Global
Detik-detik Kematian John Bonham, Tukang Gebuk Andalan Led Zeppelin

Detik-detik Kematian John Bonham, Tukang Gebuk Andalan Led Zeppelin

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.