Kompas.com - 16/10/2021, 18:28 WIB
Rumeysa Gelgi (tengah), wanita asal Turki yang dinobatkan sebagai wanita tertinggi di dunia yang masih hidup versi Guinness World Records. Gelgi  memiliki tinggi badan 215,16 sentimeter. FACEBOOK via NDTVRumeysa Gelgi (tengah), wanita asal Turki yang dinobatkan sebagai wanita tertinggi di dunia yang masih hidup versi Guinness World Records. Gelgi memiliki tinggi badan 215,16 sentimeter.

ANKARA, KOMPAS.com – Rumeysa Gelgi (24) dari Turki dinobatkan menjadi wanita tertinggi di dunia yang hidup dengan tinggi badan 2,15 meter atau lebih tepatnya 215,16 sentimeter.

Itu merupakan kali kedua Gelgi memecahkan Guinness World Records sebagaimana dilansir NDTV, Kamis (14/10/2021).

Pada 2014, ketika berusia 18 tahun, dia dinobatkan sebagai remaja wanita tertinggi di dunia yang masih hidup oleh Guinness World Records.

Baca juga: Apa Film Animasi Panjang Pertama di Dunia?

Di balik rekor tersebut, kondisi Gelgi rupanya disebabkan oleh penyakit yang sangat langka. Dia mengidap Weaver Syndrome, sindrom yang mempercepat pertumbuhan.

Kondisi tersebut juga menyebabkan kelainan lain pada tubuh Gelgi seperti maturasi tulang sebagaimana dilansir NDTV.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam beraktivitas, Gelgi kebanyakan bergantung pada kursi roda. Tapi, dia juga bisa berjalan untuk waktu yang singkat menggunakan alat bantu jalan.

Sindrom Weaver adalah mutasi genetik yang langka. Dalam sebuah video yang dirilis oleh Guinness World Records, Gelgi mengatakan bahwasejauh yang dia tahu, dia adalah kasus pertama dari sindrom itu di Turki.

Baca juga: Mengenal Pitch Drop, Eksperimen Laboratorium Terlama di Dunia

“Saya terlahir dengan beberapa penyakit fisik yang serius, seperti skoliosis. Dan juga saya kebanyakan menggunakan kursi roda dan saya hanya bisa bertanya dengan alat bantu jalan saya,” tutur Gelgi.

Ketika kanak-kanak, Gelgi mengaku bahwa dia sering diintimidasi. Namun, dia telah menerima banyak dukungan dari keluarganya.

Guinness World Records mengunggah video Gelgi dan pada keterangannya tertulis, “Menjadi berbeda tidak seburuk itu. Itu bisa membuat Anda mencapai hal-hal yang tidak pernah Anda bayangkan sebelumnya.”

Baca juga: Kisah Kehidupan Daniel Dancer, Pria Paling Kikir di Dunia

Pemimpin Redaksi Guinness World Records Craig Glenday mengatakan, semangat yang dibawa Gelgi tak tergoyahkan.

“Pengumuman kategori wanita tertinggi di dunia yang masih hidup sangat jarang terjadi. Jadi saya bersemangat untuk membagikan berita ini kepada dunia,” kata Glenday sebagaimana dilaporkan USA Today.

Laporan itu juga menyebutkan bagaimana Gelgi menyebarkan kesadaran dan pemahaman tentang Sindrom Weaver.

Baca juga: 6 Jurnalis Paling Berpengaruh di Dunia

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber NDTV
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Taiwan Sebut AS Mitra Dagang yang Sangat Penting

Taiwan Sebut AS Mitra Dagang yang Sangat Penting

Global
70 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Swedia, Dubes Marina Berg Ungkap Rencana Lanjutan Kedua Negara

70 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Swedia, Dubes Marina Berg Ungkap Rencana Lanjutan Kedua Negara

Global
Lama Tersimpan di Ruang Bawah Tanah, Kapal Pesiar Peggy Kembali ke Lokasi Asalnya

Lama Tersimpan di Ruang Bawah Tanah, Kapal Pesiar Peggy Kembali ke Lokasi Asalnya

Global
Rusia Disebut Siapkan 175.000 Tentara untuk Serang Ukraina

Rusia Disebut Siapkan 175.000 Tentara untuk Serang Ukraina

Global
Coba Menipu Perawat, Seorang Pria Gunakan Lengan Palsu saat Divaksin Covid-19

Coba Menipu Perawat, Seorang Pria Gunakan Lengan Palsu saat Divaksin Covid-19

Global
Manajer Pabrik Diamuk dan Dibakar Massa Buruh di Pakistan, Dituduh Menistakan Agama

Manajer Pabrik Diamuk dan Dibakar Massa Buruh di Pakistan, Dituduh Menistakan Agama

Global
Pasang Ratusan Ribu Lampu Natal, Keluarga Ini Pecahkan Rekor Dunia

Pasang Ratusan Ribu Lampu Natal, Keluarga Ini Pecahkan Rekor Dunia

Global
Apa Itu Nine Dash Line yang Sering Dipakai China untuk Klaim Natuna?

Apa Itu Nine Dash Line yang Sering Dipakai China untuk Klaim Natuna?

Internasional
Tren Spotify Wrapped dan Kontroversi 'Anak Magang' yang Membuatnya

Tren Spotify Wrapped dan Kontroversi "Anak Magang" yang Membuatnya

Global
Wanita Ini 'Menyusui' Kucing di Pesawat, Sempat Gegerkan Maskapai

Wanita Ini "Menyusui" Kucing di Pesawat, Sempat Gegerkan Maskapai

Global
UEA Borong 80 Jet Tempur Rafale Perancis, Nilai Kontraknya Lampaui Anggaran Pertahanan RI

UEA Borong 80 Jet Tempur Rafale Perancis, Nilai Kontraknya Lampaui Anggaran Pertahanan RI

Global
Khawatirkan Omicron, PM Jepang Kemungkinan Batal Kunjungi AS

Khawatirkan Omicron, PM Jepang Kemungkinan Batal Kunjungi AS

Global
AS Sentil Indonesia dan Negara Lain Serius Atasi Pemanasan Global

AS Sentil Indonesia dan Negara Lain Serius Atasi Pemanasan Global

Global
Detik-detik Kematian John Bonham, Tukang Gebuk Andalan Led Zeppelin

Detik-detik Kematian John Bonham, Tukang Gebuk Andalan Led Zeppelin

Global
Kisah Bubarnya Led Zeppelin demi Jaga Warisan John Bonham

Kisah Bubarnya Led Zeppelin demi Jaga Warisan John Bonham

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.