Kompas.com - 15/10/2021, 21:55 WIB
Tangkapan layar dari petisi meminta warga Singapura yang belum divaksin boleh masuk mal. MOTHERSHIPTangkapan layar dari petisi meminta warga Singapura yang belum divaksin boleh masuk mal.

SINGAPURA, KOMPAS.com - Petisi untuk mengizinkan orang-orang yang belum divaksin Covid-19 masuk mal di Singapura, menghilang setelah ditandatangani 6.000 orang.

Sebelumnya, Pemerintah Singapura mengeluarkan larangan bagi orang-orang yang belum divaksin unttuk masuk mal mulai 19 Oktober.

Petisi pun dibuat pada 10 Oktober untuk meminta agar orang-orang itu diizinkan masuk mal, dan dalam dua hari ditandatangani lebih dari 6.000 orang.

Baca juga: Dihantam Gelombang Ke-6 Covid-19, Singapura Target Capai New Normal dalam 3-6 Bulan

Namun, petisi tersebut langsung menghilang dari situs Change.org pada 12 Oktober, tanpa ada indikasi apakah dihapus dengan kemauan atau paksaan.

Tidak diketahui juga apakah petisi itu dihapus oleh pembuatnya, Mel Ong, yang menyebut dirinya "Orang Singapura yang Sangat Marah dan Tertindas", atau apakah dihapus karena melanggar persyaratan Change.org.

Melansir Mothership pada Selasa (12/10/2021), petisi dengan ribuan tanda tangan itu tampaknya mendapat dukungan dari minoritas yang tersisa dari 15 persen orang yang belum divaksinasi dosis penuh, baik karena pilihan atau tidak dapat melakukannya karena alasan kesehatan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat ini, statistik menunjukkan bahwa rata-rata 85 dari 100 orang di Singapura telah disuntik vaksin Covid-19 dosis pertama, dan rata-rata 83 dari 100 orang divaksinasi penuh pada 10 Oktober 2021.

Petisi apa yang diminta?

Petisi tersebut menuntut agar yang tidak divaksinasi di Singapura diizinkan masuk ke pusat perbelanjaan, karena sebagian besar barang dan jasa terkonsentrasi di mal.

Petisi mempertanyakan, bagaimana bisa orang-orang yang belum divaksin ditolak membeli barang dan layanan penting untuk diri mereka sendiri atau keluarga mereka.

Argumennya lebih jauh mempertanyakan, bagaimana mencegah orang-orang yang belum divaksin pergi ke mal, karena orang-orang yang divaksin akan menjadi belum divasin seiring waktu jika menolak dosis booster.

Petisi tersebut juga menyoroti wanita hamil dan menyusui yang belum bisa divaksinasi, dan yang memiliki masalah kesehatan sehingga belum bisa disuntik.

Baca juga: Kasus Covid-19 Singapura Melonjak, Buruh Migran Dilarang Berbaur dengan Publik

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!


Video Pilihan

Sumber Mothership
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Krisis Migran, Belarus Kecam Sanksi Tambahan dari Barat dan Ancam Membalas Keras

Krisis Migran, Belarus Kecam Sanksi Tambahan dari Barat dan Ancam Membalas Keras

Global
Waspadai Varian Omicron, AS Akan Perketat Kedatangan Luar Negeri, Ini Kebijakannya

Waspadai Varian Omicron, AS Akan Perketat Kedatangan Luar Negeri, Ini Kebijakannya

Global
Inggris Setujui Obat Covid GSK, Diyakini Ampuh Lawan Varian Omicron

Inggris Setujui Obat Covid GSK, Diyakini Ampuh Lawan Varian Omicron

Global
3 Negara Dekat Indonesia yang Umumkan Kasus Pertama Varian Omicron

3 Negara Dekat Indonesia yang Umumkan Kasus Pertama Varian Omicron

Global
POPULER GLOBAL: Murid Pukul Guru karena Lapar | Detik-detik Penembakan SMA Oxford

POPULER GLOBAL: Murid Pukul Guru karena Lapar | Detik-detik Penembakan SMA Oxford

Global
8 Raja Gila dalam Sejarah Kerajaan Kuno

8 Raja Gila dalam Sejarah Kerajaan Kuno

Global
Kisah Misteri Edward Mordrake, Rahasia Gelap di Balik Pria dengan Dua Wajah

Kisah Misteri Edward Mordrake, Rahasia Gelap di Balik Pria dengan Dua Wajah

Internasional
Kepala MI6 Peringatkan Jebakan Utang China, Bagaimana dengan Indonesia?

Kepala MI6 Peringatkan Jebakan Utang China, Bagaimana dengan Indonesia?

Global
Tel Aviv Geser Paris Jadi Kota Termahal di Dunia untuk Ditinggali

Tel Aviv Geser Paris Jadi Kota Termahal di Dunia untuk Ditinggali

Global
Warga India Heboh, Macan Tutul Masuk Sekolah dan Serang Seorang Siswa

Warga India Heboh, Macan Tutul Masuk Sekolah dan Serang Seorang Siswa

Global
Dubes RI di Afsel: Antrean Vaksinasi Panjang akibat Varian Omicron, tapi Tetap Tenang

Dubes RI di Afsel: Antrean Vaksinasi Panjang akibat Varian Omicron, tapi Tetap Tenang

Global
Korsel Laporkan Kasus Covid-19 Harian Tertinggi, Waspadai Varian Omicron

Korsel Laporkan Kasus Covid-19 Harian Tertinggi, Waspadai Varian Omicron

Global
China Protes Pengeboran dan Latihan Militer Indonesia di Laut Natuna Utara

China Protes Pengeboran dan Latihan Militer Indonesia di Laut Natuna Utara

Global
Covid-19 Varian Omicron Masuk Singapura, 2 Orang Positif

Covid-19 Varian Omicron Masuk Singapura, 2 Orang Positif

Global
Dapat Ancaman Bom, Pesawat Malaysia Airlines Mendarat Darurat di Bangladesh

Dapat Ancaman Bom, Pesawat Malaysia Airlines Mendarat Darurat di Bangladesh

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.