Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Penghasil Batu Bara Terbesar Diterjang Banjir Bandang, Krisis Energi China Bisa Makin Buruk

Kompas.com - 13/10/2021, 17:44 WIB
Bernadette Aderi Puspaningrum

Penulis

BEIJING, KOMPAS.com - Banjir bandang China di provinsi Shanxi dikhawatirkan memperburuk krisis energi China saat ini. 

Provinsi itu merupakan salah satu wilayah produsen terbesar batu bara China, yang menampung sekitar 35 juta orang. Tapi akibat curah hujan yang luar biasa deras penutupan tambang terpaksa silakukan.

Baca juga: 15 Orang Tewas akibat Hujan Lebat dan Banjir di Provinsi Shanxi China

Sekitar 17.000 rumah hancur dan 120.000 ribu orang mengungsi, dan sedikitnya 15 orang tewas dalam banjir kali ini, menurut outlet media pemerintah Xinhua News Agency.

Selain korban manusia, banjir bandang China kali ini juga menutup 60 tambang batu bara, sekitar 9 persen dari total provinsi. Meski beberapa secara bertahap kembali beroperasi, menurut media lokal.

Penutupan dapat menambah tekanan lebih lanjut pada rantai pasokan global menjelang Natal.

Kondisinya saat ini, China sudah dalam krisis energi yang memaksa pemasok utama untuk perusahaan besar seperti Apple dan Tesla menangguhkan produksi.

Adapun banjir bandang China satu ini di Shanxi seolah datang pada kondisi terburuk bagi China, karena negara itu sudah menghadapi krisis listrik.

Krisis energi China sudah berlangsung sejak pertengahan tahun, dan menyebabkan penutupan pabrik dan pemadaman perumahan sejak akhir September.

Baca juga: Banjir Bandang Kembali Terjang China, Hampir 2 Juta Orang Terdampak

Pihak berwenang mengandalkan Shanxi untuk meningkatkan produksi batu bara tahun ini, menurut Reuters.

Provinsi ini menyumbang lebih dari seperempat produksi batu bara China.

Melansir Business Insider pada Selasa (12/10/2021), krisis pasokan juga dapat berdampak pada pertumbuhan China.

Riset Fitch Solutions dalam laporan akhir September mengatakan kemungkinan akan merevisi perkiraan pertumbuhan PDB negara itu tahun ini untuk memperhitungkan krisis energi China.

Perkiraan saat ini untuk pertumbuhan PDB China tahun ini adalah 8,3 persen. Sementara itu, harga batu bara melonjak di China.

Batu bara thermal berjangka China di Zhengzhou Commodity Exchange terus naik hingga ke rekor tertinggi baru pada Selasa (12/10/2021), setelah ditutup 12 persen lebih tinggi pada Senin (11/10/2021).

Baca juga: Selidiki Asal-usul Covid-19, China Bersiap Uji Puluhan Ribu Sampel Darah

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com