Kompas.com - 11/10/2021, 16:36 WIB
Kapal selam nuklir USS Georgia dikabarkan juga diarahkan menuju Laut Tengah tak jauh dari Suriah. Daily MailKapal selam nuklir USS Georgia dikabarkan juga diarahkan menuju Laut Tengah tak jauh dari Suriah.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Seorang insinyur Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) dan istrinya ditahan setelah diduga berusaha menjual informasi rahasia kapal selam nuklir.

Menurut catatan pengadilan yang dibuka pada Minggu (10/10/2021), Jonathan Toebbe dan istrinya, Diana Toebbe, ditangkap dan didakwa melanggar Undang-Undang Energi Atom.

Melansir Al Jazeera pada Minggu (10/10/2021), Kementerian Kehakiman AS mengatakan bahwa mereka mencoba menjual desain kapal perang bertenaga nuklir kepada orang yang diyakini sebagai perwakilan kekuatan asing.

Baca juga: Komunitas Kapal Selam Inggris Peringati Tragedi KRI Nanggala-402

Kementerian Kehakiman AS mengatakan Jonathan Toebbe yang memegang izin keamanan.

Insinyur Angkatan Laut AS tersebut menyampaikan rahasia militer sensitif tentang kapal selam nuklir dalam skema yang berlangsung hampir setahun.

Pada Desember 2020, ia mengirim paket sebagai upaya membangun “hubungan rahasia” dengan perwakilan dari negara asing, yang diidentifikasi hanya sebagai “COUNTRY1” dalam dokumen pengadilan.

Jonathan Toebbe mencantumkan alamat pengirim di Pittsburgh, Pennsylvania, yang berisi contoh data terbatas dan instruksi untuk menjalin hubungan rahasia guna memperoleh informasi tambahan.

Selanjutnya, insinyur Angkatan Laut AS tersebut mulai berkorespondensi melalui email terenkripsi dengan seorang individu yang dia yakini sebagai perwakilan dari pemerintah asing.

Baca juga: Kapal Selam AS Rusak Setelah Tabrakan di Laut Cina Selatan, China Minta Penjelasan

Namun, sebenarnya individu perwakilan dari pemerintah asing itu merupakan agen FBI yang menyamar, dan melanjutkan korespondensi selama beberapa bulan sebelum mencapai kesepakatan pertukaran untuk ribuan dollar AS dalam mata uang kripto.

Agen FBI yang menyamar mengirim 10.000 dollar AS (Rp 142 juta) dalam mata uang kripto ke Jonathan sebagai pembayaran “itikad baik”, sebelum Jonathan Toebbe setuju untuk melakukan perjalanan ke lokasi di West Virginia untuk menyelesaikan transaksi.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber Al Jazeera
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Masih Ingat Suster Ann Roza? Ini Kabarnya Jelang Setahun Kudeta Myanmar

Masih Ingat Suster Ann Roza? Ini Kabarnya Jelang Setahun Kudeta Myanmar

Global
Mentan RI-Australia Tandatangani MoU Kerja Sama Perdagangan Pertanian

Mentan RI-Australia Tandatangani MoU Kerja Sama Perdagangan Pertanian

Global
China Diam-diam Lockdown Area Dekat Ibu Kota Jelang Olimpiade Beijing

China Diam-diam Lockdown Area Dekat Ibu Kota Jelang Olimpiade Beijing

Global
Momen Pilu Meledaknya Pesawat Challenger, Peristiwa Bersejarah Berujung Petaka

Momen Pilu Meledaknya Pesawat Challenger, Peristiwa Bersejarah Berujung Petaka

Global
Elon Musk Bersedia Makan Happy Meal di TV, asal McDonald's Terima Pembayaran Dogecoin

Elon Musk Bersedia Makan Happy Meal di TV, asal McDonald's Terima Pembayaran Dogecoin

Global
Thailand Akan Bagikan Pil KB dan Kondom Gratis ke Remaja

Thailand Akan Bagikan Pil KB dan Kondom Gratis ke Remaja

Global
Sejumlah Negara yang Sukses Memindahkan Ibu Kota, dari Brasil sampai AS

Sejumlah Negara yang Sukses Memindahkan Ibu Kota, dari Brasil sampai AS

Global
Pria Ini Mengeklaim sebagai Donor Sperma Paling Produktif di Dunia, Sudah Jadi 'Ayah' 129 Anak

Pria Ini Mengeklaim sebagai Donor Sperma Paling Produktif di Dunia, Sudah Jadi "Ayah" 129 Anak

Global
ART Asal Indonesia Dipenjara di Singapura karena Sebar Video Saat Memandikan Majikannya

ART Asal Indonesia Dipenjara di Singapura karena Sebar Video Saat Memandikan Majikannya

Global
Keunikan Methuselah, Ikan Akuarium Tertua, Hidup sejak 1930-an

Keunikan Methuselah, Ikan Akuarium Tertua, Hidup sejak 1930-an

Global
Studi: Kasus Omicron Sebagian Besar Menjangkiti Orang yang Pernah Terinfeksi Covid-19

Studi: Kasus Omicron Sebagian Besar Menjangkiti Orang yang Pernah Terinfeksi Covid-19

Global
Inggris Sebut Vaksin Booster Bisa Cegah Kematian akibat Omicron hingga 95 Persen

Inggris Sebut Vaksin Booster Bisa Cegah Kematian akibat Omicron hingga 95 Persen

Global
Dituduh Pungut Kepingan F-35, China: Kami Tidak Tertarik

Dituduh Pungut Kepingan F-35, China: Kami Tidak Tertarik

Global
Lagu-lagu Neil Young Dihapus dari Spotify, Imbas Ultimatum Disinformasi Covid-19

Lagu-lagu Neil Young Dihapus dari Spotify, Imbas Ultimatum Disinformasi Covid-19

Global
Korea Utara Mengaku Luncurkan Rudal Lagi, Total 6 Uji Coba dalam Sebulan

Korea Utara Mengaku Luncurkan Rudal Lagi, Total 6 Uji Coba dalam Sebulan

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.