Kompas.com - 10/10/2021, 06:50 WIB
Suporter merayakan saat Newcastle United dibeli oleh PIF (Public Investment Fund), konsorsium Arab Saudi. Newcastle dibeli PIF pada Kamis (7/10/2021), di tengah isu pelanggaran HAM oleh Pangeran Mohammed bin Salman yang mengetuai badan tersebut. AP PHOTO/SCOTT HEPPELLSuporter merayakan saat Newcastle United dibeli oleh PIF (Public Investment Fund), konsorsium Arab Saudi. Newcastle dibeli PIF pada Kamis (7/10/2021), di tengah isu pelanggaran HAM oleh Pangeran Mohammed bin Salman yang mengetuai badan tersebut.

LONDON, KOMPAS.com – Tunangan mendiang Jamal Khashoggi, Hatice Cengiz, mengkritik pembelian klub Premier League atau Liga Primer Inggris, Newcastle United, oleh konsorsium Arab Saudi.

Khashoggi adalah jurnalis cum kolumnis The Washington Post yang dibunuh dan dimutilasi di dalam Gedung Konsulat Arab Saudi di Istanbul, Turki, pada 2018.

Cengiz menuding, klub sepak bola tersebut hanya memikirkan uang. Pengambilalihan Newcastle United oleh konsorsium Arab Saudi juga terasa memilukan baginya.

Baca juga: Bagaimana Pengambilalihan Newcastle United oleh Konsorsium Arab Saudi dan Timbulkan Kontroversi?

“Sepertinya mereka (penggemar Newcastle) tidak peduli dengan apa yang terjadi pada Jamal, mereka hanya peduli dengan masa depan finansial,” kata Cengiz kepadaBBC.

Cengiz menambahkan, dia ingin mengingatkan bahwa ada sesuatu yang lebih penting daripada uang sebagaimana dilansir AFP, Sabtu (9/10/2021).

“Anda harus mengirim pesan kepada mereka bahwa mereka tidak dapat membeli tim Inggris karena kejahatan ini,” imbuh Cengiz.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Konsorsium Arab Saudi yang mengakuisisi kepemilikian Newcastle United itu melibatkan Public Investment Fund atau Dana Investasi Publik (PIF) Arab Saudi, PCP Capital Partners, dan Reuben Brothers.

Baca juga: Newcastle Dibeli PIF, Ini Peran Pangeran MBS dan Kontroversinya

Proses akuisisi Newcastle United tersebut mendapat dukungan dari Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman setelah sempat terhenti pada tahun lalu.

Melansir situs resmi PIF, dana investasi publik tersebut dipimpin sekaligus dibimbing oleh Mohammed bin Salman.

Di sisi lain, badan-badan intelijen Barat menuding Mohammed bin Salman adalah orang yang merestui pembunuhan Khashoggi.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Krisis Suku Cadang, Setengah Armada Pesawat Sipil di Iran Terpaksa Dikandangkan

Krisis Suku Cadang, Setengah Armada Pesawat Sipil di Iran Terpaksa Dikandangkan

Global
Rusia Komentari Boikot Diplomatik Olimpiade Beijing: Tak Berguna

Rusia Komentari Boikot Diplomatik Olimpiade Beijing: Tak Berguna

Global
Puluhan Unta Didiskualifikasi dari Kontes Kecantikan karena Disuntik Botox

Puluhan Unta Didiskualifikasi dari Kontes Kecantikan karena Disuntik Botox

Global
Setelah Afghanistan, Pasukan AS Akhiri Misi Tempurnya di Irak

Setelah Afghanistan, Pasukan AS Akhiri Misi Tempurnya di Irak

Global
Ingin Punya Anak, Pria Lajang Ini Pinjam Rahim Perempuan untuk Mengandung Anaknya

Ingin Punya Anak, Pria Lajang Ini Pinjam Rahim Perempuan untuk Mengandung Anaknya

Global
Studi: Rasa Bosan Buat Orang Merokok Lebih Banyak Selama Pandemi Covid-19

Studi: Rasa Bosan Buat Orang Merokok Lebih Banyak Selama Pandemi Covid-19

Global
Viral: Gara-gara Tolak Bersihkan Salju, Pria Ini Tinggalkan Istrinya

Viral: Gara-gara Tolak Bersihkan Salju, Pria Ini Tinggalkan Istrinya

Global
AS dan China Dinilai Akan Terus Mendominasi Dunia Beberapa Abad ke Depan

AS dan China Dinilai Akan Terus Mendominasi Dunia Beberapa Abad ke Depan

Global
Diduga Suntik Botox, Puluhan Unta Didiskualifikasi dari Festival Unta Arab Saudi

Diduga Suntik Botox, Puluhan Unta Didiskualifikasi dari Festival Unta Arab Saudi

Global
Drama Olimpiade Beijing Berlanjut, China Kecam Negara-negara Pemboikot

Drama Olimpiade Beijing Berlanjut, China Kecam Negara-negara Pemboikot

Global
Indonesia Tetap Berangkatkan Jemaah Umrah ke Arab Saudi meski Ada Varian Omicron

Indonesia Tetap Berangkatkan Jemaah Umrah ke Arab Saudi meski Ada Varian Omicron

Global
Perusahaan Massachusetts Buat Brownies Ganja Raksasa, Bikin Kenyang atau Teler?

Perusahaan Massachusetts Buat Brownies Ganja Raksasa, Bikin Kenyang atau Teler?

Global
Tim Luar Angkasa China Temukan 'Rumah Misteri' di Bulan

Tim Luar Angkasa China Temukan "Rumah Misteri" di Bulan

Global
Biden: AS Tak Akan Kirim Pasukan ke Ukraina untuk Hadapi Rusia

Biden: AS Tak Akan Kirim Pasukan ke Ukraina untuk Hadapi Rusia

Global
Australia Laporkan Kasus Covid-19 Varian 'Mirip Omicron'

Australia Laporkan Kasus Covid-19 Varian "Mirip Omicron"

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.