Kompas.com - 08/10/2021, 16:23 WIB
Tangkapan layar dari video yang diunggah kantor berita Asvaka menunjukkan para korban ledakan bom Kabul, Afghanistan, berkumpul di luar bandara pada Kamis (26/8/2021). Dua pembom bunuh diri yang bersenjata meledakkan diri di tengah kerumunan orang yang menanti evakuasi jalur udara oleh Amerika Serikat, untuk melarikan diri dari penguasaan Taliban. ASVAKA NEWS AGENCY via APTangkapan layar dari video yang diunggah kantor berita Asvaka menunjukkan para korban ledakan bom Kabul, Afghanistan, berkumpul di luar bandara pada Kamis (26/8/2021). Dua pembom bunuh diri yang bersenjata meledakkan diri di tengah kerumunan orang yang menanti evakuasi jalur udara oleh Amerika Serikat, untuk melarikan diri dari penguasaan Taliban.

KABUL, KOMPAS.com - Anggota ISIS-K yang menjadi pelaku bom bunuh diri di Bandara Kabul disebut dibebaskan oleh Taliban.

Dua sumber di AS mengungkapkan, si pembunuh massal dilepaskan dari Penjara Parwan di Pangkalan Udara Bagram.

Militer AS dilaporkan sudah meninggalkan Bagram jauh sebelum milisi menguasai Afghanistan pada 15 Agustus yang lalu.

Baca juga: Taliban Tangkap Pemimpin ISIS-K Setelah Ledakan Bom di Masjid Kabul

Dalam laporan yang dipublikasikan CNN, selain Bagram, Penjara Pul-e-Charkhi dekat ibu kota juga menampung anggota ISIS-K.

Dilansir The Sun Kamis (7/10/2021), Taliban mengosongkan dua penjara tersebut saat menguasai Afghanistan pada 15 Agustus.

Sekitar 12 hari kemudian atau pada 27 Agustus, dua teroris tersebut meledakkan diri di bandara yang begitu padat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pasalnya, ribuan warga Afghanistan memadati bandara berusaha menyelamatkan diri dari milisi, dengan sekutu berusaha mengatur mereka.

Akibat aksi bom bunuh diri tersebut, sekitar 170 orang tewas dengan 13 di antaranya adalah tentara AS.

Washington merespons dengan menyerang ISIS-K, dan mengeklaim sudah melenyapkan perencana serangan bomnya.

Kabir Aidi alias Mustafa disebut terlibat dalam serangan teror yang terjadi di Gerbang Abbey, dekat bandara.

Pentagon dikutip Fox News menyatakan, Aidi tewas oleh serangan drone tempur Reaper di Provinsi Nangarhar.

Rudal yang diluncurkan Reaper menghantam Aidi yang saat serangan berada di dalam mobil bersama komplotannya.

Baca juga: Mantan Pemimpin ISIS-K Dieksekusi oleh Taliban

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber The Sun
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Junta Myanmar Kurangi Hukuman Penjara Aung San Suu Kyi Menjadi 2 Tahun

Junta Myanmar Kurangi Hukuman Penjara Aung San Suu Kyi Menjadi 2 Tahun

Global
AS Resmi Umumkan Boikot Diplomatik di Olimpiade Beijing 2022

AS Resmi Umumkan Boikot Diplomatik di Olimpiade Beijing 2022

Global
POPULER GLOBAL: Nikahi Mantan Istri lalu Donasi Ginjal | Di Ambang Invasi Rusia ke Ukraina

POPULER GLOBAL: Nikahi Mantan Istri lalu Donasi Ginjal | Di Ambang Invasi Rusia ke Ukraina

Global
Rusia Umumkan Kasus Pertama Varian Omicron: 2 Warga dari Afrika Selatan

Rusia Umumkan Kasus Pertama Varian Omicron: 2 Warga dari Afrika Selatan

Global
Giliran Argentina Laporkan Kasus Pertama Varian Omicron

Giliran Argentina Laporkan Kasus Pertama Varian Omicron

Global
100-an Kucing Ditemukan Mati di Sebuah Rumah di Perancis

100-an Kucing Ditemukan Mati di Sebuah Rumah di Perancis

Global
Siapakah Orang Pertama yang Menerbangkan Pesawat?

Siapakah Orang Pertama yang Menerbangkan Pesawat?

Internasional
Pria Nekat Ingin Masuk Kandang Singa untuk Ambil Berlian, Pengunjung Ikut Panik

Pria Nekat Ingin Masuk Kandang Singa untuk Ambil Berlian, Pengunjung Ikut Panik

Global
Aung San Suu Kyi Dipenjara 4 Tahun, PBB: Persidangan Palsu, Bermotif Politik

Aung San Suu Kyi Dipenjara 4 Tahun, PBB: Persidangan Palsu, Bermotif Politik

Global
Aung San Suu Kyi Dipenjara 4 Tahun, Inggris Kecam Junta Myanmar

Aung San Suu Kyi Dipenjara 4 Tahun, Inggris Kecam Junta Myanmar

Global
Pencipta Asterix Wafat Tinggalkan Komik yang Belum Selesai, Akan Diteruskan Putrinya

Pencipta Asterix Wafat Tinggalkan Komik yang Belum Selesai, Akan Diteruskan Putrinya

Global
Sejarah Penerbangan Dunia, dari Balon Udara hingga Roket

Sejarah Penerbangan Dunia, dari Balon Udara hingga Roket

Internasional
Menilik Simulasi Sidang Model ASEAN yang Diikuti Anak Muda Indonesia Secara Virtual

Menilik Simulasi Sidang Model ASEAN yang Diikuti Anak Muda Indonesia Secara Virtual

Global
Hilang Hampir Seminggu di Pedalaman, 2 Remaja Ini Selamat Tanpa Air Minum

Hilang Hampir Seminggu di Pedalaman, 2 Remaja Ini Selamat Tanpa Air Minum

Global
Nikahi Lagi Mantan Istri yang Sakit Parah, Chen Siap Donasi Ginjal dan Jual Rumah

Nikahi Lagi Mantan Istri yang Sakit Parah, Chen Siap Donasi Ginjal dan Jual Rumah

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.