Kompas.com - 04/10/2021, 15:18 WIB
Foto yang diambil pada 7 Desember 2017 ini menunjukkan para buruh India memuat batu bara ke truk di sebuah tambang terbuka di Dhanbad, Negara Bagian Jharkhand, India timur. Ratusan juta orang di India terpaksa hidup dengan dampak dari energi paling kotor, batu bara, di mana pemerintah menyalahkan kurangnya dana untuk meningkatkan produksi listrik dari sumber yang lebih hijau. AFPFoto yang diambil pada 7 Desember 2017 ini menunjukkan para buruh India memuat batu bara ke truk di sebuah tambang terbuka di Dhanbad, Negara Bagian Jharkhand, India timur. Ratusan juta orang di India terpaksa hidup dengan dampak dari energi paling kotor, batu bara, di mana pemerintah menyalahkan kurangnya dana untuk meningkatkan produksi listrik dari sumber yang lebih hijau.

NEW DELHI, KOMPAS.com – India dihantui krisis energi karena mulai kehabisan stok batu bara di dalam negeri.

Banyak pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) batu bara di sana berebutan mengamankan pasokan “emas hitam”.

Kini, sekitar 135 PLTU batu bara di India hanya memiliki stok bahan baku yang hanya cukup untuk empat hari.

Karena langkanya batu bara di dalam negeri, India terancam mengalami krisis energi listrik seperti yang dialami China.

Baca juga: Kelangkaan Energi di Eropa, Jutaan Orang Terancam Tidak Mampu Bayar Biaya Gas dan Listrik

Krisis energi yang terjadi di China memukul perekonomian negara tersebut karena banyak pabrik tutup akibat kurangnya pasokan listrik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada September, sektor manufaktur di China mengalami kontraksi pertamanya sejak pandemi Covid-19 dimulai sebagaimana dilansir Financial Times, Minggu (4/10/2021).

Beijing lantas memerintahkan perusahaan energi milik negara untuk mengamankan pasokan batu bara dengan segala cara untuk mencegah habisnya stok menjelang musim dingin.

Hal tersebut semakin membuat harga batu bara terkerek dan berimbas terhadap negara lain, termasuk India.

Baca juga: Setelah China Krisis Energi, India Hadapi Kelangkaan Batu Bara

“Sektor ketenagalistrikan (India) sedang menghadapi semacam badai yang sempurna,” kata Aurodeep Nandi, seorang ekonom di Nomura Financial Advisory and Securities.

“Anda terjebak dalam situasi di mana permintaan tinggi dengan pasokan bahan baku yang rendah dari sisi domestik. Dan Anda belum mengisi ulang dengan mengimpor,” sambung Nandi.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menggembirakan, Pertumbuhan Energi Terbarukan Global Cetak Rekor Baru

Menggembirakan, Pertumbuhan Energi Terbarukan Global Cetak Rekor Baru

Global
Pesan Angle Merkel Sebelum Letakkan Jabatan: Ambil Vaksin Secepatnya!

Pesan Angle Merkel Sebelum Letakkan Jabatan: Ambil Vaksin Secepatnya!

Global
Ledakan di Dekat Fasilitas Nuklir Natanz Iran, Terdengar Hingga 20 Kilometer

Ledakan di Dekat Fasilitas Nuklir Natanz Iran, Terdengar Hingga 20 Kilometer

Global
Di Desa Terpencil India, Setiap Orang Punya Lagu sebagai Nama

Di Desa Terpencil India, Setiap Orang Punya Lagu sebagai Nama

Global
Pertama Kali Buka Perbatasan Sejak 2 Tahun Pandemi, Fiji Sambut Meriah Turis dengan “Bula”

Pertama Kali Buka Perbatasan Sejak 2 Tahun Pandemi, Fiji Sambut Meriah Turis dengan “Bula”

Global
Menhan AS Sebut Penerbangan Pesawat China di Dekat Taiwan Seperti 'Latihan'

Menhan AS Sebut Penerbangan Pesawat China di Dekat Taiwan Seperti "Latihan"

Global
Biden dan Putin Dijadwalkan Bertemu Secara Virtual di Tengah Ketegangan Ukraina

Biden dan Putin Dijadwalkan Bertemu Secara Virtual di Tengah Ketegangan Ukraina

Global
Pejabat Pemerintah Inggris Diduga Adakan Pesta Saat Kasus Covid-19 Tinggi, Warga Lapor Polisi

Pejabat Pemerintah Inggris Diduga Adakan Pesta Saat Kasus Covid-19 Tinggi, Warga Lapor Polisi

Global
Momen Tamu Pernikahan Tak Mau Tinggalkan Prasmanan Meski Api Berkobar di Belakangnya

Momen Tamu Pernikahan Tak Mau Tinggalkan Prasmanan Meski Api Berkobar di Belakangnya

Global
Orangtua Remaja Pelaku Penembakan SMA Oxford AS Merasa Tidak Bersalah

Orangtua Remaja Pelaku Penembakan SMA Oxford AS Merasa Tidak Bersalah

Global
Granat Perang Dunia II Tertancap di Bokong Pasien, Pasukan Penjinak Bom Dipanggil ke UGD

Granat Perang Dunia II Tertancap di Bokong Pasien, Pasukan Penjinak Bom Dipanggil ke UGD

Global
Paus Fransiskus di Athena, Kunjungan Kepausan Pertama dalam Dua Dekade, Ini Pesannya

Paus Fransiskus di Athena, Kunjungan Kepausan Pertama dalam Dua Dekade, Ini Pesannya

Global
Lagi, Korsel Laporkan Temuan Covid-19 Harian Tertinggi

Lagi, Korsel Laporkan Temuan Covid-19 Harian Tertinggi

Global
Australia Mulai Vaksinasi Covid-19 Anak 5-11 Tahun pada Awal 2022

Australia Mulai Vaksinasi Covid-19 Anak 5-11 Tahun pada Awal 2022

Global
Unik Global: Kisah Pria dengan Dua Wajah | Raja-Raja Gila dalam Sejarah Kerajaan Kuno

Unik Global: Kisah Pria dengan Dua Wajah | Raja-Raja Gila dalam Sejarah Kerajaan Kuno

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.