Kompas.com - 03/10/2021, 20:25 WIB
Para staf medis Afghanistan berjaga di pintu masuk rumah sakit untuk menerima korban-korban ledakan di Masjid Besar Eid Gah, Kabul, Minggu (3/10/2021). AFP PHOTO/HOSHANG HASHIMIPara staf medis Afghanistan berjaga di pintu masuk rumah sakit untuk menerima korban-korban ledakan di Masjid Besar Eid Gah, Kabul, Minggu (3/10/2021).

KABUL, KOMPAS.com - Ledakan terjadi di luar masjid ibu kota Afghanistan, saat pemakaman juru bicara Taliban sedang dilangsungkan pada Minggu (3/10/2021).

Insiden ini menewaskan sedikitnya dua warga sipil, kata pejabat senior Taliban.

Ledakan terjadi di dekat pintu masuk Masjid Besar Eid Gah di Kabul, kata juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid di Twitter, dan menambahkan bahwa sejumlah warga sipil tewas.

Baca juga: Laporan Rahasia: Uang di Bank Sentral Afghanistan Sudah Dikuras Sebelum Taliban Berkuasa

Juru bicara dari Kementerian Dalam Negeri, Qari Sayed Khosti, mengatakan kepada AFP, "Informasi awal kami menunjukkan dua warga sipil tewas dan tiga terluka dalam ledakan itu."

Doa pemakaman untuk ibu Zabihullah Mujahid, yang meninggal minggu lalu, diadakan di masjid tersebut pada Minggu sore, tulis tulis jubir Taliban itu di media sosial hari Sabtu.

Ia juga menulis, "Semua orang dan teman diundang untuk hadir".

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ahmadullah, penjaga toko di dekat TKP, mengatakan kepada AFP, "Saya mendengar suara ledakan di dekat Masjid Eid Gah diikuti tembakan senjata.

"Tepat sebelum ledakan, Taliban memblokade jalan untuk mengadakan upacara doa untuk ibu Zabihullah Mujahid di Masjid Eid Gah."

Baca juga: Taliban Larang Jenggot Pria Afghanistan Dicukur karena Melanggar Syariat

Wartawan AFP di dua lokasi di ibu kota juga mendengar suara ledakan dan penembakan.

Sejumlah ambulans yang membawa korban luka-luka terlihat bergegas menuju Rumah Sakit Darurat Kabul di daerah Shahr-e Naw.

Pihak rumah sakit mengatakan di Twitter, empat pasien sedang dirawat.

Menurut pantauan wartawan AFP, staf medis sudah menanti di luar ketika orang-orang tiba dengan pakaian berlumuran darah.

Baca juga: Taliban Perintahkan Pasukan Khusus Berburu Kombatan ISIS

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Buku Pertama tentang Polandia dalam Bahasa Indonesia Resmi Diterbitkan

Buku Pertama tentang Polandia dalam Bahasa Indonesia Resmi Diterbitkan

Global
Polisi China Berhasil Tangkap Pelarian Korea Utara yang Kabur dari Penjara

Polisi China Berhasil Tangkap Pelarian Korea Utara yang Kabur dari Penjara

Global
Anggota Parlemen Selandia Baru Bersepeda ke RS untuk Melahirkan

Anggota Parlemen Selandia Baru Bersepeda ke RS untuk Melahirkan

Global
Gempa Kuat M 7,5 di Peru, Hampir Separuh Negara Berguncang

Gempa Kuat M 7,5 di Peru, Hampir Separuh Negara Berguncang

Global
Waspada, Covid-19 Varian Omicron Sudah Masuk Australia

Waspada, Covid-19 Varian Omicron Sudah Masuk Australia

Global
PM Kepulauan Solomon Tolak Tekanan untuk Mengundurkan Diri Setelah Kerusuhan

PM Kepulauan Solomon Tolak Tekanan untuk Mengundurkan Diri Setelah Kerusuhan

Global
Dokter Penemu Covid-19 Varian Omicron Sebut Gejalanya Tidak Biasa tapi Ringan

Dokter Penemu Covid-19 Varian Omicron Sebut Gejalanya Tidak Biasa tapi Ringan

Global
Pemimpin Pemerintahan Taliban Muncul dan Berjanji Tidak Ikut Campur Urusan Negara Lain

Pemimpin Pemerintahan Taliban Muncul dan Berjanji Tidak Ikut Campur Urusan Negara Lain

Global
Mengenang Panggung Terakhir John Lennon, Berduet dengan Elton John

Mengenang Panggung Terakhir John Lennon, Berduet dengan Elton John

Global
Mengenal Barbados, Persemakmuran Inggris yang Pisah jadi Republik

Mengenal Barbados, Persemakmuran Inggris yang Pisah jadi Republik

Global
Video Penumpang Gelap Ditemukan Hidup di Ruang Roda Pendaratan, Buat Netizen Terkejut

Video Penumpang Gelap Ditemukan Hidup di Ruang Roda Pendaratan, Buat Netizen Terkejut

Global
Khawatir Omicron, Belanda Mulai Berlakukan Pembatasan Lebih Ketat

Khawatir Omicron, Belanda Mulai Berlakukan Pembatasan Lebih Ketat

Global
Joystick Raksasa 9 Kaki Masuk Rekor Dunia, Bagaimana Cara Memainkannya?

Joystick Raksasa 9 Kaki Masuk Rekor Dunia, Bagaimana Cara Memainkannya?

Global
Cegah Bahaya Tertabrak, UU Baru Dewan Australia Barat Larang Kucing ke Luar Rumah

Cegah Bahaya Tertabrak, UU Baru Dewan Australia Barat Larang Kucing ke Luar Rumah

Global
Boeing 737 Tabrak Kawanan Burung Saat Akan Mendarat, Bangkai dan Darah Berceceran di Bodi Pesawat

Boeing 737 Tabrak Kawanan Burung Saat Akan Mendarat, Bangkai dan Darah Berceceran di Bodi Pesawat

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.