Kompas.com - 01/10/2021, 14:48 WIB

MOSKWA, KOMPAS.com – Rusia mendesak Tajikistan dan Afghanistan untuk menyelesaikan setiap perselisihan melalui kesepakatan bersama.

Mengutip Kementerian Luar Negeri Rusia, TASS mewartakan bahwa Moskwa mendengar kabar kedua negara tersebut mengirim pasukannya ke daerah perbatasan.

Presiden Tajikistan Emomali Rakhmon menolak untuk mengakui kabinet yang dibentuk Taliban di Afghanistan sebagaimana dilansir Reuters.

Baca juga: Jenderal AS: Kesepakatan Trump dan Taliban Jadi Penyebab Kejatuhan Afghanistan

Rakhmon juga mengecam Taliban melakukan pelanggaran hak asasi manusia karena mengepung Provinsi Panjshir di mana pasukan oposisi mengadakan demonstrasi.

Di sisi lain, Taliban memperingatkan Tajikistan agar tidak ikut campur mengenai urusan dalam negeri Afghanistan.

Sekitar seperempat dari populasi Afghanistan adalah etnik Tajik. Sementara, anggota Taliban sebagian besar terdiri atas etnik mayoritas yakni Pashtun.

Baca juga: Laporan Rahasia: Uang di Bank Sentral Afghanistan Sudah Dikuras Sebelum Taliban Berkuasa

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Alexei Zaitsev, dikutip TASS, mengatakan Moskwa mengamati dengan prihatin ketegangan antara Tajikistan-Afghanistan.

“Di tengah pernyataan yang saling kuat oleh para pemimpin kedua negara,” kata Zaitsev.

Zaitsev menuturkan, Taliban menginformasikan bahwa puluhan ribu pasukan khususnya dikerahkan di provinsi Takhar di timur laut Afghanistan, berdekatan dengan Tajikistan.

Baca juga: Pukulan Telak bagi AS, Taliban Temukan Gudang Berisi Senjata Canggih Mereka

Namun, kantor berita RIA mengutip Juru Bicara Taliban Bilal Karimi yang menyangkal bahwa kelompok itu membangun pasukannya di perbatasan Tajik.

Kementerian Luar Negeri Tajikistan tidak segera memberikan komentar atas laporan tersebut.

Tajikistan, yang terdapat pangkalan militer Rusia, mengadakan parade militer di dua provinsi yang berbatasan dengan Afghanistan pada Rabu (29/9/2021) dan Kamis (30/9/2021).

Baca juga: Taliban Serukan AS Berhenti Terbangkan Drone di Afghanistan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Reuters
 
Pilihan Untukmu

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rangkuman Hari Ke-219 Serangan Rusia ke Ukraina, Putin Teken Perjanjian Caplok 4 Wilayah Ukraina, Konvoi Mobil Sipil di Zaporizhzhia Diserang

Rangkuman Hari Ke-219 Serangan Rusia ke Ukraina, Putin Teken Perjanjian Caplok 4 Wilayah Ukraina, Konvoi Mobil Sipil di Zaporizhzhia Diserang

Global
[POPULER GLOBAL] Penyebab Kematian Ratu Elizabeth II | Pejabat Indonesia Diretas

[POPULER GLOBAL] Penyebab Kematian Ratu Elizabeth II | Pejabat Indonesia Diretas

Global
Pria Rusia Patahkan Lengan dengan Palu, Diduga untuk Hindari Mobilisasi Parsial

Pria Rusia Patahkan Lengan dengan Palu, Diduga untuk Hindari Mobilisasi Parsial

Global
Viral Astronot Eropa Tampilkan Gerakan Yoga di Luar Angkasa

Viral Astronot Eropa Tampilkan Gerakan Yoga di Luar Angkasa

Global
Putin: Rusia Tidak Berusaha Ciptakan Uni Soviet Lagi

Putin: Rusia Tidak Berusaha Ciptakan Uni Soviet Lagi

Global
Putin Tandatangani Perjanjian Caplok Donetsk, Luhansk, Kherson, dan Zaporizhzhia dari Ukraina

Putin Tandatangani Perjanjian Caplok Donetsk, Luhansk, Kherson, dan Zaporizhzhia dari Ukraina

Global
China Setujui Produksi Pesawat COMAC C919 Buatan Lokal, Saingi Boeing dan Airbus

China Setujui Produksi Pesawat COMAC C919 Buatan Lokal, Saingi Boeing dan Airbus

Global
10 Fakta dan Temuan dari Kematian Mahsa Amini Menurut Kedubes Iran di Indonesia

10 Fakta dan Temuan dari Kematian Mahsa Amini Menurut Kedubes Iran di Indonesia

Global
Korea Utara 3 Kali Tembakkan Rudal Balistik dalam 5 Hari

Korea Utara 3 Kali Tembakkan Rudal Balistik dalam 5 Hari

Global
Krisis Inggris Memprihatinkan, Menteri Keuangan Perancis Sampai Khawatir

Krisis Inggris Memprihatinkan, Menteri Keuangan Perancis Sampai Khawatir

Global
Ukraina Hari Ini: Konvoi Mobil Sipil di Zaporizhzhia Diserang, 23 Tewas dan 28 Luka-luka

Ukraina Hari Ini: Konvoi Mobil Sipil di Zaporizhzhia Diserang, 23 Tewas dan 28 Luka-luka

Global
Angkatan Laut Korsel, AS, dan Jepang Gelar Latihan Bersama di Semenanjung Korea

Angkatan Laut Korsel, AS, dan Jepang Gelar Latihan Bersama di Semenanjung Korea

Global
Iran Tangkap Reporter yang Liput Pemakaman Mahsa Amini

Iran Tangkap Reporter yang Liput Pemakaman Mahsa Amini

Global
Putin Akan Pidato Besar Usai Rusia Caplok Kherson dan Zaporizhzhia di Ukraina

Putin Akan Pidato Besar Usai Rusia Caplok Kherson dan Zaporizhzhia di Ukraina

Global
Cerita Diaspora Indonesia Keroyokan Kenalkan Kebaya di Eropa…

Cerita Diaspora Indonesia Keroyokan Kenalkan Kebaya di Eropa…

Global
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.